Rizkina, Van Biaila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELEVANSI PENDIDIKAN KARAKTER KI HAJAR DEWANTARA DENGAN PAUD DI INDONESIA Rizkina, Van Biaila; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 5, No 2 (2020): December 2020, 8 ARTICLES, PAGES 64 - 142
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v5i2.3719

Abstract

This research aims to determine the relationship between the character education theory of Ki Hajar Dewantara on early childhood education in Indonesia. This research uses qualitative research methods by comparing several sources related to the title of this article. The approach uses analytical descriptive based literary studies. Ki Hajar Dewantara is one of the Indonesian education figures who make character education as a concept in education. Early childhood education was the earliest stage of the birth and growing characteristics of a child. Ki Hajar Dewantara implements character education in early childhood education by carrying the concept of "Tri Education Center" in three wards, namely family, school, and community. In addition, Ki Hajar Dewantara Applied "System Among" and "Tutwuri Handayani" in character education that must be performed by educators in schools. In the concept, Ki Hajar Dewantara intends that character education in early childhood education should be able to liberate the learners according they own age but not as well as from the watch care of teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teori pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara terhadap pendidikan anak usia dini di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan membandingkan beberapa sumber yang berkaitan dengan judul artikel ini. Pendekatan menggunakan deskriptif analitis berdasarkan studi literatur. Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu tokoh pendidikan Indonesia yang menjadikan pendidikan karakter sebagai konsep dalam pendidikan. Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal dari lahir dan berkembangnya karakteristik seorang anak. Ki Hajar Dewantara mengimplementasikan pendidikan karakter pada pendidikan anak usia dini dengan mengusung konsep “Tri Pusat Pendidikan” dalam tiga lingkungan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Selain itu, Ki Hajar Dewantara menerapkan “Sistem Among” dan “Tutwuri Handayani” dalam pendidikan karakter yang harus dilakukan oleh para pendidik di sekolah. Dalam konsepnya tersebut, Ki Hajar Dewantara bermaksud bahwa pendidikan karakter dalam pendidikan anak usia dini pelaksanaannya harus dapat membebaskan peserta didik sesuai kemauannya tetapi tidak terlelepas juga dari pantauan guru sebagai pendidik.
Pengembangan Media Animals Suitcase Sebagai Media Stimulasi Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini Rizkina, Van Biaila; Mirawati, Mirawati; Kurniawan, Dede Trie
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52608

Abstract

Kecerdasan naturalis pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting yang perlu distimulasi pada anak usia dini, salahsatunya ditujukan agar dapat membentuk pribadi anak yang peka dan peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Animals Suitcase yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam menstimulasi kecerdasan naturalis anak. Penelitian ini menggunakan metode dan desain penelitian Educational Design Research (EDR) dengan tahapan analisis dan identifikasi kebutuhan pengembangan media, desain dan pengembangan media, hingga tahap uji kelayakan dan kesesuaian media serta tahap uji coba media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media Animals Suitcase meliputi permainan ineteraktif seperti kartu pengenal, poster tempel habitat hewan, kartu interaktif mengenal makanan hewan, puzzle susun hewan, serta poster tempel lindungi hewan bertema hewan Endemik Indonesia. Adapun hasil uji kelayakan media diperoleh dengan kategori sangat baik. Setelah diujicobakan secara terbatas, media ini dapat membantu stimulasi kecerdasan naturalis anak dengan memberikan kesempatan pada anak untuk berinteraksi, berkolaborasi serta menggunakan keterampilan proses dan sikap sains dalam pengenalan life science.
RELEVANSI PENDIDIKAN KARAKTER KI HAJAR DEWANTARA DENGAN PAUD DI INDONESIA Rizkina, Van Biaila; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 5 No 2 (2020): December 2020, 8 ARTICLES, PAGES 64 - 142
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v5i2.3719

Abstract

This research aims to determine the relationship between the character education theory of Ki Hajar Dewantara on early childhood education in Indonesia. This research uses qualitative research methods by comparing several sources related to the title of this article. The approach uses analytical descriptive based literary studies. Ki Hajar Dewantara is one of the Indonesian education figures who make character education as a concept in education. Early childhood education was the earliest stage of the birth and growing characteristics of a child. Ki Hajar Dewantara implements character education in early childhood education by carrying the concept of "Tri Education Center" in three wards, namely family, school, and community. In addition, Ki Hajar Dewantara Applied "System Among" and "Tutwuri Handayani" in character education that must be performed by educators in schools. In the concept, Ki Hajar Dewantara intends that character education in early childhood education should be able to liberate the learners according they own age but not as well as from the watch care of teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teori pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara terhadap pendidikan anak usia dini di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan membandingkan beberapa sumber yang berkaitan dengan judul artikel ini. Pendekatan menggunakan deskriptif analitis berdasarkan studi literatur. Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu tokoh pendidikan Indonesia yang menjadikan pendidikan karakter sebagai konsep dalam pendidikan. Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal dari lahir dan berkembangnya karakteristik seorang anak. Ki Hajar Dewantara mengimplementasikan pendidikan karakter pada pendidikan anak usia dini dengan mengusung konsep “Tri Pusat Pendidikan” dalam tiga lingkungan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Selain itu, Ki Hajar Dewantara menerapkan “Sistem Among” dan “Tutwuri Handayani” dalam pendidikan karakter yang harus dilakukan oleh para pendidik di sekolah. Dalam konsepnya tersebut, Ki Hajar Dewantara bermaksud bahwa pendidikan karakter dalam pendidikan anak usia dini pelaksanaannya harus dapat membebaskan peserta didik sesuai kemauannya tetapi tidak terlelepas juga dari pantauan guru sebagai pendidik.