Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Struktur Tata Kelola Global Value Chains Produk Kopi dalam Perdagangan Kopi Global: Studi Komparatif Kopi Indonesia dan Kopi Vietnam Primadiana Yunita
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.036 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v2i05.299

Abstract

Abstrak:Kopi adalah salah satu komoditas paling potensial untuk diperdagangkan di dunia. Indonesia dan Vietnam adalah dua negara di Asia Tenggara yang menjadi eksportir terkemuka di pasar global. Namun hal yang menarik dari beberapa tahun belakangan ini adalah Vietnam dapat menyaingi Indonesia menjadi posisi kedua eksportir kopi global sedangkan Indonesia turun di peringkat keempat. Fenomena ini sangat tidak terlepas dari banyaknya permasalahan dalam tata kelola nilai rantai produk kopi di Indonesia. Tujuan penelitian ini melihat daya saing produk kopi Indonesia dan kopi Vietnam di persaingan global, maka penting untuk melihat rantai produksi, hingga persaingan perusahaan dan tata kelola pemerintah kedua negara dalam sektor kopi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan metode studi komparatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan dalam struktur tata kelola global value chains produk kopi Indonesia dan Vietnam. Adapun perbedaan tersebut yakni pada struktur input dan output yang mencakup menurunnya produktivitas kopi Indonesia dibandingkan kopi Vietnam. Perbedaan selanjutnya adalah pada pertimbangan geografis yang berhubungan pada produksi kopi di Vietnam dan Indonesia. Lebih lanjut dalam melakukan tata kelola produk baik Vietnam dan Indonesia juga mempunyai cara berbeda. baik pada kontrol lembaga yang berkaitan dengan global value chains dan mekanisme kerja sama.
Ekonomi Politik Tembakau: Kemampuan Industri Tembakau Multinasional dalam Memengaruhi Kebijakan Tobacco Control di Indonesia Sevy Kusdianita; Primadiana Yunita
Journal of World Trade Studies Vol 5 No 1 (2015): Domestic Politics and International Trade Policy
Publisher : Journal of World Trade Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jwts.v5i1.833

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menduduki peringkat teratas mengenai jumlah perokok. Di samping itu, jumlah hasil produksi tembakau yang beredar di Indonesia juga termasuk tinggi. Jumlah yang tinggi dalam produksi tembakau merupakan akumulasi dari produksi tembakau perusahaan dalam negeri maupun produksi tembakau perusahaan multinasional yang berinvestasi di perusahaan dalam negeri. Tulisan ini bertujuan menguraikan dan menganalisis mengenai kekuatan industri tembakau multinasional dalam mengintervesi kebijakan tobacco control di Indonesia. Artikel ini berargumen bahwa industri tembakau multinasional dapat mengintervensi kebijakan tobacco control di suatu negara, terutama di negara dunia ketiga. Intervensi yang dilakukan oleh perusahaan tembakau multinasional tersebut dikarenakan oleh dua kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan multinasional pada umumnya, yakni relational power dan structural power. Kekuatan tersebut telah terbukti mampu memberikan keuntungan bagi industri tembakau multinasional yang ada di Indonesia serta kepada negara asal industri tembakau multinasional tersebut.
Struktur Tata Kelola Global Value Chains Produk Kopi dalam Perdagangan Kopi Global: Studi Komparatif Kopi Indonesia dan Kopi Vietnam Primadiana Yunita
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i05.299

Abstract

Abstrak:Kopi adalah salah satu komoditas paling potensial untuk diperdagangkan di dunia. Indonesia dan Vietnam adalah dua negara di Asia Tenggara yang menjadi eksportir terkemuka di pasar global. Namun hal yang menarik dari beberapa tahun belakangan ini adalah Vietnam dapat menyaingi Indonesia menjadi posisi kedua eksportir kopi global sedangkan Indonesia turun di peringkat keempat. Fenomena ini sangat tidak terlepas dari banyaknya permasalahan dalam tata kelola nilai rantai produk kopi di Indonesia. Tujuan penelitian ini melihat daya saing produk kopi Indonesia dan kopi Vietnam di persaingan global, maka penting untuk melihat rantai produksi, hingga persaingan perusahaan dan tata kelola pemerintah kedua negara dalam sektor kopi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan metode studi komparatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan dalam struktur tata kelola global value chains produk kopi Indonesia dan Vietnam. Adapun perbedaan tersebut yakni pada struktur input dan output yang mencakup menurunnya produktivitas kopi Indonesia dibandingkan kopi Vietnam. Perbedaan selanjutnya adalah pada pertimbangan geografis yang berhubungan pada produksi kopi di Vietnam dan Indonesia. Lebih lanjut dalam melakukan tata kelola produk baik Vietnam dan Indonesia juga mempunyai cara berbeda. baik pada kontrol lembaga yang berkaitan dengan global value chains dan mekanisme kerja sama.