Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Fuzzy Logic Control Untuk Pemberi Pakan Ayam Otomatis Pada Ayam Broiler Dengan Menggunakan Teknologi IoT Husyainus Sobri; Yanuar Nurdiansyah; Dwi Retno Istiyadi; Ardian Infantono
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.488 KB) | DOI: 10.54706/senastindo.v3.2021.159

Abstract

Implementation of Fuzzy Logic Control Method for Automatic Feeding of Broiler Chickens Using Internet of Things Technology; Husyainus Sobri, 172410102013, 2021, Information Technology Study Program, Faculty of Computer Science, University of Jember. Broiler chickens or also known as broilers are superior breeds resulting from crosses from chicken nations that have high productivity, especially in producing chicken meat. Broiler chickens are the result of cross-breeding and sustainable systems so that the genetic quality can be said to be good. Good genetic quality will appear optimally if the chicken is given supportive environmental factors, for example giving good feed so that chickens avoid death and lack of chicken weight. The use of technology in feeding chickens is an effective way to improve the quality of good chickens and avoid chicken mortality. The technology used can set the feeding time automatically and feed accordingly. To make technology work automatically, a decision-making method is needed. One suitable method is Fuzzy Logic Control. The Fuzzy Logic Control method can overcome the diversity of feeding parameters to make decisions.
Optimasi desain dan analisis kekuatan struktur sayap komposit dengan variasi material, thickness, arah serat dan kondisi batas menggunakan MSC Patran Nastran (studi kasus pesawat UAV CH-4) Adamy, Muhammad Ervin; Ghofur, Muhammad Abdul; Infantono, Ardian; Purwantiningsih, Yustina Titin
SENATIK STT Adisutjipto Vol 6 (2020): Keselamatan Penerbangan di masa Pandemi Covid-19 [ISBN 978-602-52742-2-0]
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v6i0.430

Abstract

Struktur pada pesawat terbang berfungsi untuk mentransfer beban-beban yang terjadi pada permukaan pesawat ke bidang lain yang memiliki kekuatan lebih besar sehingga komponen pesawat tidak mengalami kegagalan karena setiap komponen menerima beban yang relatif kecil. Pada perancangan struktur sayap pesawat terbang, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah masalah berat dan kekuatan struktur. Struktur yang dibuat harus memiliki kekuatan maksimal dengan berat seringan mungkin serta memenuhi faktor keamanan (safety factor). Penelitian ini melakukan desain optimasi dan analisis kekuatan stuktur sayap pesawat dengan memvariasikan jenis material, thickness dan kondisi batas. Jenis material yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah komposit carbon/epoxy T300/N5208, Alumunium dan Titanium. Material komposit dengan berbagai varisasi susunan arah serat dimana lamina disusun secara simetris dengan arah serat (90°/90°/90°/90°)s, (45°/45°/45°/45°)s, (0°/0°/0°/0°)s, (0°/0°/90°/90°)s dan (0°/45°/-45°/90°)s dan ketebalan per layer nya sebesar 0,000125 m atau 0,125 mm. Thickness dibuat seragam dari wingroot sampai dengan wingtip, kemudian thickness dibuat bervariasi dengan membagi tiga section sayap. Kondisi batas diposisikan di ujung spar dan diposisikan di bagian ujung skin sayap. Desain optimasi dan analisis kekuatan struktur Ribs, Spar dan Skin menggunakan Patran Nastran. Objek penelitian ini pada perancangan geometri sayap mengambil studi kasus pada jenis pesawat UAV CH4 Rainbow milik TNI AU. Dalam penelitian ini diperoleh  stress dan weight pada ketebalan yang seragam dan posisi kondisi batas di spar untuk material komposit sebesar 75,8 MPa, 2,228 x 103 Kg. Material alumunium sebesar 59,2 MPa, 3,871 x 103 dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6,168 x 107 . Desain optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan cara memvariasikan ketebalan dan menambah posisi kondisi batas di ujung skin sayap, diperoleh stress, defleksi dan weight untuk material komposit sebesar 551 MPa , 0,675 m, 277 Kg. Material alumunium memperoleh stress dan weight sebesar 59,2 MPa, 3871 Kg dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6168 Kg. Dengan demikian, desain struktur sayap pesawat UAV CH-4 Rainbow yang paling optimal adalah komposit dengan variasi ketebalan spar dan rib (1 cm, 0,75 cm, 0,5 cm) serta skin (0,375 cm, 0,25 cm, 0,125 cm).