Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dakwah dan Politik Masa Pergerakan: Kajian Historis Media Islam Era Radikalisme Rakyat di Jawa 1912-1942 Rizkianto, Anggit
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v2i2.40

Abstract

Studi terhadap media-media Islam masa pergerakan nasional di Jawa selama ini banyak didominasi oleh kajian historis dengan perspektif gerakan sosial-politk. Tanpa menghilangkan aspek politisnya, studi ini berupaya menajamkan pembacaan sejarah melalui perspektif gerakan dakwah. Kajian yang dilakukan bermaksud menguraikan karakteristik jurnalisme dakwah media Islam selama masa pergerakan, dan membaca hubungannya dengan aspek-aspek lain yang bersifat politik. Metodologi studi ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari lima tahap, mulai dari pemilihan topik, heuristik, kritik sumber atau verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil studi menunjukkan bahwa media-media Islam pada masa pergerakan bukanlah organ yang independen dan bergerak sendiri, karena mereka selalu terhubung dengan misi dan agenda kelompok dakwah yang menaunginya. Jurnalisme dakwah yang diperjuangkan media-media Islam pada masa itu dapat disebut sebagai jurnalisme profetik atau jurnalisme kenabian dengan semangat pembaharuan Islam di Indonesia. Di sisi lain, gerakan politik mereka bersifat ideologis dengan maksud berkontribusi pada terwujudnya masyarakat-bangsa Indonesia yang berlandaskan Islam. Dengan karakteristik itu, maka dapat dibaca adanya hubungan mutualisme antara dakwah dan politik pada media-media Islam, juga organisasi keislaman di baliknya.
Dakwah Dan Pendidikan Sarekat Islam Sebagai Fase Pembuahan Nilai-Nilai Pancasila Rizkianto, Anggit
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i1.5083

Abstract

Sebelum dirumuskan dan disahkan menjadi dasar negara, nilai-nilai Pancasila terlebih dahulu melalui fase pembuahan. Artinya, gagasan-gagasannya sudah tumbuh jauh sebelum dibahas secara formal (dalam sidang BPUPK maupun PPKI). Studi ini bemaksud mengungkap lebih jauh proses pembuahan nilai-nilai Pancasila dalam suatu pegerakan kelompok Islam, yakni Sarekat Islam, khususnya dalam bidang dakwah dan pendidikan yang tidak dapat dipisahkan dari gerakan kelompok tersebut sejak masa-masa dekade kedua abad ke-20. Studi ini merupakan studi kepustakaan di mana data didapatkan melalui metode dokumentasi dengan menggunakan literatur-literatur sejarah yang berbicara tentang gerakan Sarekat Islam. Kemudian digunakan metode triangulasi sumber data untuk menguji kredibilitas data. Hasil studi menunjukkan bahwa dakwah dan pendidikan yang diperjuangkan Sarekat Islam semakin menegaskan bahwa pembuahan nilai-nilai Pancasila sudah dimulai sejak masa-masa awal pergerakan nasional. Sarekat Islam memainkan peran penting dalam proses intelektual dan kultural untuk membangun kesadaran akan kebangsaaan (nasionalisme), kemanusiaan, pemerintahan yang demokratis, penegakkan keadilan, serta keberagamaan. Kesadaran-kesadaran tersebut terus membentuk dialektika pemikiran-ideologis, dan menjadi bibit nilai-nilai Pancasila.Da'wah And Islamic Sarekat Education As A Phase Of Producing Pancasila Values. Before being formulated and ratified as the basis of the state, the values of Pancasila went through the seeding phase. In other words, the ideas of Pancasila have grown before they were formally discussed (in BPUPK and PPKI council). This study intends to reveal the seeding process of Pancasila values in an Islamic group movement called Sarekat Islam, especially in the fields of da'wah and education which have been inseparable from this organization since the second decade of the 20th century. This study is a literature study, and the data is were collected through the documentation method using historical literature about the Sarekat Islam movement. Then, source triangulation method was used to test the credibility of the data. The result of the study shows that the da'wah and education of Sarekat Islam assert that the conception of Pancasila values has started since the early days of the national movement. Sarekat Islam played an important role in intellectual and cultural processes to build awareness of nationality (nationalism), humanity, democratic governance, enforcement of justice, and religiosity. Those have formed the dialectic of thoughts-ideology, and became the seeds of the values of Pancasila.