Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Nelini, Nelini; Suhadi, Suhadi; Sety, La Ode Muhammad; Rosminah, Rosminah
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18257

Abstract

Abstrak Jenis penyakit baru yang yang dikenal dengan Covid-19 sangat berbahaya yang memiliki gejala ringan dan berat dan ditularkan melalui hewan ke manusia. Perubahan perilaku masyarakat perihal tindakan pencegahan sangat penting untuk menghambat penyebaran Covid-19. Terjadinya perubahan perilaku masyarakat bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang mematuhi aturan pemerintah untuk menerapkan protocol kesehatan. Ditinjau dari banyaknya kasus Covid-19 pada tanggal 16 November 2020, bahwa Kecamatan Baruga merupakan daerah yang paling tinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 203 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan persepsi masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian ini adalah survey dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Baruga sebanyak 17.346 orang. Sampel penelitian sebanyak 391 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan persepsi dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Saran; diharapkan kepada pemerintah untuk mengintensifkan sosialisasi pencegahan Covid-19 pada masyarakat. Hendaknya masyarakat memiliki kepatuhan yang tinggi pada pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian baik di dalam rumah maupun diluar rumah. Kata kunci: Pengetahuan, persepsi, Masyarakat, Pencegahan, Covid-19
PENGARUH SIKAP, KEPERCAYAAN DAN DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 Suhadi, Suhadi; Nelini, Nelini; Sety, La Ode Muhammad; Rosminah, Rosminah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i3.20443

Abstract

AbstrakBeta-Coronavirus novel yang dianggap sebagai virus corona dengan tipe yang baru, muncul diakhir tahun 2019 dan dikenal dengan Covid-19 yang menjadi masalah kesehatan dunia termasuk indonesia. Virus ini menyebar melalui (droplets) tetesan cairan yang dikeluarkan oleh orang yang terkena Covid-19 dan masuk melalui mulut, hidung serta mata. Upaya pencegahan dan penanggulangan dampak dari virus ini bukan hanya merupakan tanggung jawab dari pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan dan peran dari pemerintah setempat. Masyarakat merupakan pihak yang berperang penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Dilihat dari banyak kasus Covid-19 di bulan November tahun 2020, menunjukan bahwa Kecamatan Baruga merupakan daerah yang tinggi kasus konfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 203 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara sikap, kepercayaan dan dukungan tokoh masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian ini adalah survey dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Baruga sebanyak 17.346 orang. Sampel penelitian sebanyak 391 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh signifikan antara sikap, kepercayaan dan dukungan tokoh masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Artinya secara bersama-sama berpengaruh dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Kata kunci: Sikap, Kepercayaan, Dukungan Tokoh Masyarakat, Pencegahan, Covid-19
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI Nelini, Nelini; Suhadi, Suhadi; Sety, La Ode Muh
Preventif Journal Vol 5, No 2 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i2.18963

Abstract

Abstrak Jenis penyakit baru yang yang dikenal dengan Covid-19 sangat berbahaya yang memiliki gejala ringan dan berat dan ditularkan melalui hewan ke manusia. Perubahan perilaku masyarakat perihal tindakan pencegahan sangat penting untuk menghambat penyebaran Covid-19. Terjadinya perubahan perilaku masyarakat bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang mematuhi aturan pemerintah untuk menerapkan protocol kesehatan. Ditinjau dari banyaknya kasus Covid-19 pada tanggal 16 November 2020, bahwa Kecamatan Baruga merupakan daerah yang paling tinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 203 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan persepsi masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Jenis penelitian ini adalah survey dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat Kecamatan Baruga sebanyak 17.346 orang. Sampel penelitian sebanyak 391 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan persepsi dengan tindakan pencegahan penyakit Covid-19. Saran; diharapkan kepada pemerintah untuk mengintensifkan sosialisasi pencegahan Covid-19 pada masyarakat. Hendaknya masyarakat memiliki kepatuhan yang tinggi pada pelaksanaan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian baik di dalam rumah maupun diluar rumah. Kata kunci: Pengetahuan, persepsi, Masyarakat, Pencegahan, Covid-19
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN VIRAL LOAD PASIEN HIV DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI Hilma, Thamrin Yuniar; Ermawati, Rahim; Nelini, Nelini; Irna, Kartika Diyana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46083

Abstract

Antiretroviral (ARV) merupakan salah satu obat yang dapat menghambat pertumbuhan virus. Pengobatan ARV bertujuan untuk mengurangi replikasi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV), memperlambat progres perjalanan penyakit serta untuk meningkatkan jumlah sel CD4. Pengobatan yang dilakukan dengan ARV dapat mengubah HIV dari penyakit terminal menjadi kondisi kronik pada beberapa negara yang menyediakan terapi secara merata dan berkesinambungan. Salah satu indikator tingkat keberhasilan terapi ARV adalah dengan melakukan pemeriksaan viral load. Viral load adalah salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah penderita HIV/AIDS sehingga kita dapat mengetahui risiko transmisi, respon terapi dan risiko penyebaran infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan viral load pasien HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien HIV yang diambil dari data rekam medis pasien Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari tahun 2022 sebanyak 85 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling yang dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan viral load pasien HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kepatuhan pasien mengonsumsi obat ARV, maka semakin menurun pula kadar viral load pada pasien yang terinfeksi HIV. Kata Kunci: Pasien, HIV, Kepatuhan, Viral Load
Profil Pemeriksaan Hematologi Rutin Pada Pasien HIV dan HIV dengan TB di RSUD Kota Kendari Kolewora, Yusuf Musafir; Thamrin, Hilma Yuniar; Asrul, Muhamad; Nelini, Nelini; Rahim, Ermawati
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 6 Nomor 2
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i2.3757

Abstract

HIV and TB are a combination disease that can cause death and can accelerate the development of disease between the two. HIV and TB disease affect each other in all aspects and people infected with HIV are more prone to being infected with active TB, which is around 21-34 times, compared to people who are HIV negative. Objective to find out the profile of routine hematology examinations in HIV and HIV patients with TB at Kendari City Hospital. Method The research design uses a retrospective descriptive, namely by describing and interpreting an object according to the existing data. This study was a non-experimental study because it did not control the research variables and the researchers collected data on the results of the medical records of Kendari City General Hospital patients in 2022/2023 as many as 33 samples. Results Neutrophils increased in HIV patients, Lymphocytes decreased in HIV and HIV patients with TB, and Hemoglobin decreased in HIV patients with TB. Discussion shows that neutrophil parameters increase in HIV patients due to increased inflammatory activity. Decreased lymphocyte levels in HIV and HIV patients with TB are due to decreased immune response in the body. While Hb levels decrease in HIV patients with TB due to TB disease there is an abnormality which is anemia. Anemia is characterized by decreased hemoglobin levels in the body. Conclusion Decreased lymphocyte levels in HIV patients are due to decreased immune response in the body. Meanwhile, decreased hemoglobin levels in HIV-infected patients with TB are due to TB disease having an abnormality which is anemia.