Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE STANDAR PENETRATION TEST DAN GROUND PENETRATION RADAR Adsura, Softy Putri; Nur, Andi Agus
Bulletin of Scientific Contribution Vol 19, No 1 (2021): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v19i1.30921

Abstract

Berkembangnya teknologi pada saat ini lebih memudahkan dalam identifikasi lapisan permukaan maupun bawah permukaan yang mana dapat dilakukan dengan penggalian ataupun dengan memanfaatkan radar. Untuk mengetahui karakteristik dan persebaran litologi dapat dilakukan analisa dengan pengambilan data secara vertikal maupun horizontal. Pengambilan data secara vertikal dapat dilakukan dengan menggunakan metode Standar Penetration Test (SPT) sedangkan untuk pengambilan data secara horizontal dapat dilakukan dengan menggunakan Ground Penetrating Radar (GPR). Ground Penetrating Radar (GPR) atau georadar adalah salah satu alat yang digunakan untuk mendeteksi benda yang terkubur dibawah permukaan dengan memanfaatkan gelombang radio. Pembangunan gedung atau penyelidikan tanah dalam suatu proyek perlu dilakukan analisa secara cepat, tepat, dan efisien sehingga dalam pembangunannya akan berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun. Pengambilan data ini dilakukan di lapangan maupun dilaboratorium untuk mengetahui keselarasan antara kedua metode yang digunakan. Analisa ini diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui kondisi lapisan bawah permukaan baik secara horizontal maupun secara vertikal secara tepat. Selain itu, analisa ini juga dapat dijadikan acuhan untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi karena dengan analisa ini dapat menentukan tipe tanah dan daya dukung tanah. Adapun hasil analisa daerah telitian menunjukkan daerah telitian tersusun oleh litologi dominan berupa lempung pada kedalaman 0 hingga kurang lebih 16 meter, pada 16 dan seterusnya ditemukan batupasir dengan sifat yang padat, semakin dalam analisa dilakukan semakin kompak batuan yang ditemukan .Kata kunci : Ground Penetrating Radar, Georadar, Standar Penetration Test, Geologi teknik
Evaluation of the Effectiveness of CO₂ Nanobubbles as an Enhanced Oil Recovery Method on Low Permeability Artificial Core Adsura, Softy Putri; Sunardi, Edy
Journal of Business, Social and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v7i1.592

Abstract

Background: Low-permeability reservoirs, characterized by limited pore connectivity and dominance of capillary forces, present significant challenges to conventional Enhanced Oil Recovery (EOR) methods. Water flooding often fails to mobilize residual oil in such reservoirs, which typically results in low recovery factors. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of the Enhanced Oil Recovery (EOR) method based on CO₂ nanobubbles in low-permeability artificial cores with matrix-supported characteristics. Methods: Experimental analysis was conducted on artificial cores fabricated from 80% quartz sand and 20% Portland cement. The study involved petrophysical characterization, oil saturation, and core flooding experiments using both water flooding and CO₂ nanobubble injection. Scanning Electron Microscopy (SEM) was used to observe microstructural changes and fluid redistribution. Results: The initial characterization of the artificial core showed a porosity of ±31% and permeability of approximately 5 mD. Water flooding did not increase the recovery factor (RF = 0%), while CO₂ nanobubble injection achieved a recovery factor increase of ±3.76%. SEM observations revealed more uniform fluid redistribution and reduced residual oil after nanobubble flooding, confirming the effectiveness of CO₂ nanobubbles in mobilizing oil from tight pore systems. Conclusion: The study concludes that CO₂ nanobubble-based EOR is effective in low-permeability reservoirs, with scale compatibility between nanobubble size and pore throat geometry playing a crucial role in enhancing recovery. This approach offers a promising direction for optimizing EOR in tight reservoirs.