Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUCTURAL EQUATION MODELING PARTIAL LEAST SQUARE (SEM PLS) UNTUK MENGETAHUI KINERJA KARYAWAN PADA PT. DEMPO LASER METALINDO SURABAYA wibisono, aryo; anwar, muhajir; kirono, indro
J STATISTIKA: Jurnal Imiah Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7 No 1 (2015): J Statistika: Jurnal Imiah dan Aplikasi Statistika
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Univ. PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.807 KB) | DOI: 10.36456/jstat.vol7.no1.a184

Abstract

KinerjakaryawandariPT. Dempo Laser Metalindo Surabayadipengaruhiolehsejumlahfaktor yang dapatdilihatsecarabersama-sama yang melibatkanberbagaifakor, yaitugayakepemimpinan, kepuasankerja, dankompensasi.Permasalahan yang dihadapiperusahaanadalahketerlambatankehadirankaryawandanadanyaproduk reject dariklien, maka agar terciptakinerjakaryawan yang diharapkanmakaperusahaanharusdapatmemberikankompensasi yang sesuaisertagayakepemimpinan yang bisamendorongmemberikansemangat, sehingganantinyadapatmenimbulkankepuasankerjakaryawan yang berdampakmeningkatnyakinerjakaryawan. Structural Equation Modeling (SEM) denganpendekatanPLS merupakanmetodeanalisisyang dapatdigunakanuntukmengetahuipengaruhgayakepemimpinanterhadapkepuasankerja, gayakepemimpinanterhadapkinerjadankompensasiterhadapkepuasankerja,kompensasiterhadapkinerjakaryawan PT Dempo Laser Metalindo Surabaya. Obyekdaripenelitianiniadalahkaryawan PT Dempo Laser Metalindo Surabaya, denganjumlahsampelsebesar50. Data diperolehdenganmenggunakankuesionerdanhasilpenelitianmenunjukkanbahwagayakepemimpinanberpengaruhterhadapkepuasankerja ,gayakepemimpinanberpengaruhterhadapkinerjadankompensasiberpengaruhterhadapkepuasankerja, kompensasiberpengaruhterhadapkinerjakaryawan PT Dempo Laser Metalindo.
Analisis Ketahanan Infrastruktur Jalan Terhadap Perubahan Iklim Berbasis Data Spasial Dan Pemodelan Hidrologi Anwar, Muhajir; Aprian, Reza; Maulana, Hilman
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/ije.v5i1.1619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan infrastruktur jalan terhadap perubahan iklim dengan mengintegrasikan data spasial dan pemodelan hidrologi. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui kombinasi analisis Geographic Information System, Digital Elevation Model, serta simulasi hidrologi dan hidrodinamik untuk mengidentifikasi area rawan banjir dan titik kritis pada jaringan jalan. Data yang digunakan meliputi curah hujan historis, proyeksi iklim, penggunaan lahan, serta jaringan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas curah hujan menyebabkan kenaikan debit puncak dan luas genangan, terutama pada wilayah dengan topografi rendah dan tingkat urbanisasi tinggi. Analisis jaringan mengungkap bahwa gangguan pada ruas dengan nilai konektivitas tinggi berdampak signifikan terhadap kinerja sistem transportasi secara keseluruhan. Tingkat ketahanan infrastruktur masih tergolong rendah, ditunjukkan oleh rendahnya kemampuan mempertahankan fungsi dan pemulihan pascagangguan. Integrasi analisis spasial dan hidrologi terbukti efektif dalam memberikan gambaran komprehensif mengenai risiko dan ketahanan infrastruktur. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas drainase, perbaikan desain jalan, serta penguatan perencanaan berbasis risiko untuk mendukung infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim. Abstract: This study aims to analyze the resilience of road infrastructure to climate change by integrating spatial data and hydrological modeling. A quantitative approach is applied through a combination of Geographic Information System analysis, Digital Elevation Model data, and hydrological and hydrodynamic simulations to identify flood-prone areas and critical points within the road network. The data used include historical rainfall, climate projections, land use, and road network data. The results show that increasing rainfall intensity leads to higher peak discharge and wider inundation areas, particularly in regions with low topography and high levels of urbanization. Network analysis reveals that disruptions on road segments with high connectivity values significantly affect the overall performance of the transportation system. The level of infrastructure resilience remains relatively low, as indicated by its limited capacity to maintain functionality and recover after disturbances. The integration of spatial and hydrological analysis proves effective in providing a comprehensive understanding of infrastructure risk and resilience. This study recommends enhancing drainage capacity, improving road design, and strengthening risk-based planning to support climate-adaptive infrastructure.