Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROMARU KABUPATEN SIGI Titus, Titus; Afni, Nur; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.835

Abstract

Seorang penderita TB dengan BTA positif yang derajat positifnya tinggi berpotensi menularkan penyakit TB. Setiap satu BTA positif akan menularkan kepada 10-15 orang lainnya, sehingga kemungkinan setiap kontak untuk tertular TBC adalah 17%. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor risiko kejadian Tubeculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Case Control Study dengan jumlah 98 sampel (49 kasus dan 49 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square  ( X2).Hasil uji statistik dengan  uji Odds Ratio menunjukan bahwa kontak serumah  merupakan faktor risiko terhadap kejadian tuberculosis paru dengan nilai OR 1.560>1, luas ventilasi merupakan faktor risiko terhadap kejadian tuberculosis paru dengan nilai OR 2.212>1 dan riwayat imunisasi BCG merupakan faktor risiko terhadap kejadian tuberculosis paru dengan nilai OR 17.333 > 1.Saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas Puskesmas untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang faktor risiko dalam mencegah tuberculosis paru dengan menganjurkan melakukan pemeriksaan jika terdapat batuk lebih dari 1 bulan tidak kunjung sembuh serta untuk masyarakat untuk lebih meningktkan pola hidup sehat dan mencegah faktor pencetus dan merubah gaya hidup yang dapat menyebabkan tuberculosis paru. Kata Kunci : Kontak Serumah, Luas Ventilasi, Riwayat Imunisasi BCG, kejadian Tuberculosis Paru        
Kontemplasi atau Konservasi? Makna dan Motif “Merenungkan Taurat TUHAN” dalam Mazmur 1:2b melalui Penyelidikan Naskah dan Sejarah Prabowo, Paulus Dimas; Lelono, Joko; Modok, Agustina Sulastri; Titus, Titus
Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab Vol. 1 No. 2: JUITA (Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab) 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69668/juita.v1i2.20

Abstract

The word ‘meditate’ in Psalm 1:2b has various translations in ancient manuscripts, which are at least divided into two camps, namely manuscripts that support the translation ‘meditate’ including the Masoretic, Septuagint, Theodotion, Peshitta, Vulgate, and Targum and manuscripts that support the translation ‘speak aloud’ including Aquila, Symmachus, Quinta, Sexta, and Syro-Hexapla. The translation of ‘meditate’ relates to reading quietly and paying attention to the mind, while the translation of ‘speak aloud’ relates to reading out loud for others to hear. In turn, it appears that there are differences in motives between the two, namely the motives of contemplation and conservation. Based on a study using the textual criticism method, with consideration of consistency and context, it can be seen that the blessed according to Psalm 1:2b are those who like to contemplate the Law of the LORD. The contemplation activity is private, in the context of learning, with the practice of reading silently. The goal is to experience spiritual growth and knowledge.