Salfina, Yoli Firda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Mental terhadap Penurunan Kecemasan Bertanding pada Atlet Taekwondo Kodim Bukittinggi Salfina, Yoli Firda; Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.934 KB)

Abstract

Dalam kondisi saat ini masih banyak ditemukan atlet yang masih bermasalah dalam pengontrolan atau menangani kecemasan bertanding yang dialaminya, walau sudah beberapakali mengikuti pertandingan. Kecemasan bertanding merupakan salah satu faktor psikologis yang mempengaruhi atlet dalam pertandingan, sehingga menjadi salah satu penyebab kegagalan atlet dalam pertandingan seperti penampilan yang tidak optiman dan penurunan prestasi. Salah satu Teknik yang dapat digunakan dalam mengelola kecemasan yaitu latihan mental. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh latihan mental terhadap penurunan kecemasan bertanding pada atlet taekwondo Kodim Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dan menggunakan disain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah seluruh atlet taekwondo kodim Bukittinggi dengan kelas pra-junior dan junior, Teknik pangambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 10 orang dan pada penelitian ini semua subjek menjadi kelompok eksperimen. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah menggunakan skala kecemasan bertanding (CSAI-2R) yang disusun Marten dan rekan-rekan dan disesuaikan oleh peneliti dengan kondisi atlet, jumlah item dalam skala tersebut sebanyak 12 item. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini paired sample t-test. Hasil uji pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penurunan skor yang signifikan pada nilai mean pretest dan posttest. Dimana saat pretest didapat mean sebesar (29,30) dan posttest sebesar (21,50), jadi bisa dikatakan terdapat penurunan yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Pada uji paired sample t-test terdapat hasil nilai p = 0,000 (p<0,05) sehingga bisa disimpulkan bahwa latihan mental dapat berpenhgaruh pada penurunan kecemasan bertanding atlet.
Pengaruh Latihan Mental terhadap Penurunan Kecemasan Bertanding pada Atlet Taekwondo Kodim Bukittinggi Salfina, Yoli Firda; Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kondisi saat ini masih banyak ditemukan atlet yang masih bermasalah dalam pengontrolan atau menangani kecemasan bertanding yang dialaminya, walau sudah beberapakali mengikuti pertandingan. Kecemasan bertanding merupakan salah satu faktor psikologis yang mempengaruhi atlet dalam pertandingan, sehingga menjadi salah satu penyebab kegagalan atlet dalam pertandingan seperti penampilan yang tidak optiman dan penurunan prestasi. Salah satu Teknik yang dapat digunakan dalam mengelola kecemasan yaitu latihan mental. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh latihan mental terhadap penurunan kecemasan bertanding pada atlet taekwondo Kodim Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dan menggunakan disain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah seluruh atlet taekwondo kodim Bukittinggi dengan kelas pra-junior dan junior, Teknik pangambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 10 orang dan pada penelitian ini semua subjek menjadi kelompok eksperimen. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah menggunakan skala kecemasan bertanding (CSAI-2R) yang disusun Marten dan rekan-rekan dan disesuaikan oleh peneliti dengan kondisi atlet, jumlah item dalam skala tersebut sebanyak 12 item. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini paired sample t-test. Hasil uji pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penurunan skor yang signifikan pada nilai mean pretest dan posttest. Dimana saat pretest didapat mean sebesar (29,30) dan posttest sebesar (21,50), jadi bisa dikatakan terdapat penurunan yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Pada uji paired sample t-test terdapat hasil nilai p = 0,000 (p<0,05) sehingga bisa disimpulkan bahwa latihan mental dapat berpenhgaruh pada penurunan kecemasan bertanding atlet.