Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat Saputri, Harmi; Rahmi, Azi Matur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.506 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan motorik kasar pada anak usia dini di taman kanak-kanak Twin Course Kabupaten Pasaman Barat. Pada TK tersebut telah terlaksana pembelajaran motorik kasar dengan baik. Pada saat senam, dan kegiatan olahraga terlihat anak mahir dalam melakukan kegiatan, seperti melompat dengan baik, lari santai. Begitu pula lembaga ini banyak memenangkan lomba-lomba olahraga yang berhubungan dengan motorik kasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat sudah baik. Pembelajaran motorik kasar anak usia dini yaitu dilakukan dengan gerakan eksplorasi berupa metode yang digunakan anak membiarkan bebas bergerak di dalam atau diluar ruangan., gerakan ritmit atau berirama berupa gerakan senam, menari, dan gerakan gerakan yang senada serasi yang dilakukan anak berkelompok dan gerakan menguji diri berupa berjalan diatas papan titian, gerakan senangang diatur bentuknya, gerakan menggunakan balok dan berjalan diatas balok dengan memindahkan balok kedepan satu persatu agar anak tidak jatuh ketanah
Penanaman Kedisiplinan pada Kelompok Bermain Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang Rahmi, Azi Matur; Anggraeni, Dwiyani
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.234

Abstract

Studi pendahuluan menemukan permasalahan bahwa pendidik masih kesulitan dalam menanamkan sikap disiplin pada anak, namun pada kurikulum merdeka belajar, pendidikan harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini. Berdasarkan aturan pemerintahan tentang pembaharuan kurikulum KTSP menjadi kurikulum merdeka yaitu penguatan karakter menjadi profil pelajar Pancasila, sehingga guru kesulitan dalam penanaman nilai karakter terutama karakter kedisiplinan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti akan melakukan penelitian tentang “Penanaman Kedisiplinan Anak Di Kelompok Bermain Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu dengan teknik observasi, wawancara dan dolumentasi untuk pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah penanaman kedisiplinan kelompok bermain Laboratoriun Universitas Negeri Padang yaitu memberikan komunikasi, pembiasaan, diskusi. Dilihat dari karakter anak berdasarkan kurikulum 1) sikap anak menunggu giliran, 2) taat terhadap aturan sehari-hari, 3) mendengar orang lain berbicara.
Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat Saputri, Harmi; Rahmi, Azi Matur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan motorik kasar pada anak usia dini di taman kanak-kanak Twin Course Kabupaten Pasaman Barat. Pada TK tersebut telah terlaksana pembelajaran motorik kasar dengan baik. Pada saat senam, dan kegiatan olahraga terlihat anak mahir dalam melakukan kegiatan, seperti melompat dengan baik, lari santai. Begitu pula lembaga ini banyak memenangkan lomba-lomba olahraga yang berhubungan dengan motorik kasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat sudah baik. Pembelajaran motorik kasar anak usia dini yaitu dilakukan dengan gerakan eksplorasi berupa metode yang digunakan anak membiarkan bebas bergerak di dalam atau diluar ruangan., gerakan ritmit atau berirama berupa gerakan senam, menari, dan gerakan gerakan yang senada serasi yang dilakukan anak berkelompok dan gerakan menguji diri berupa berjalan diatas papan titian, gerakan senangang diatur bentuknya, gerakan menggunakan balok dan berjalan diatas balok dengan memindahkan balok kedepan satu persatu agar anak tidak jatuh ketanah
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Melalui Pelatihan Metode Proyek di Kabupaten Bekasi Ruwaida, Gina Asri; Rahmi, Azi Matur; Ali, Saiful Mukti
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 2 No. 05 (2025): Mei 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v2i05.904

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak usia dini melalui pelatihan penerapan metode proyek kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bekasi. Pendidikan pada tahap usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk pola pikir analitis dan problem solving anak sejak dini. Namun, kenyataannya, pendekatan pembelajaran yang diterapkan di berbagai lembaga PAUD masih dominan bersifat konvensional dan berpusat pada guru, sehingga anak-anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif, eksploratif, dan kontekstual. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan ini melibatkan guru PAUD dalam pelatihan yang dirancang secara sistematis dan bertahap. Program pelatihan mencakup enam tahap utama, yaitu: identifikasi kebutuhan guru, penyusunan materi pelatihan berbasis metode proyek, pelaksanaan pelatihan interaktif, implementasi di kelas yang didampingi oleh tim ahli, evaluasi pelaksanaan program, serta penyusunan laporan dan diseminasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami serta mengimplementasikan metode proyek secara efektif, yang berdampak pada meningkatnya partisipasi aktif anak dalam proses pembelajaran. Anak menunjukkan kemampuan dalam mengamati, bertanya, mengevaluasi, dan menyusun solusi terhadap permasalahan sederhana yang dihadapi sehari-hari. Tidak hanya itu, keterlibatan orang tua juga meningkat dalam mendukung kegiatan proyek anak di rumah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan metode proyek merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD serta menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak sejak usia dini secara berkelanjutan.
Efektivitas Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Bekasi Rahmi, Azi Matur; Angraeni, Dwiyani; Fitrasari, Imas; Putri, Sifah Amelia
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2301

Abstract

Penelitian ini melihat permasalahan bahwa pendidik masih kesulitan dalam melakukan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak sementara setiap lembaga diwajibkan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat karena adanya upaya dari pemerintah. Sehingga puskesmas dan kementrian kesehatan selalu mengkontrol dalam melakukan kegiatan. Culturally  Responsive  Teaching (CRT)  merupakan  pendekatan  teoritis  yang  bertujuan  membantu  siswa menerima  dan  memperkuat  identitas  budayanya,  serta  meningkatkan  prestasi  belajar. Sementara dalam Pendidikan harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini namun pada saat observasi peneliti melihat dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat belum optimal yaitu adanya anak jajan sembarangan atau jajan di luar lingkungan sekolah, anak tidak mencuci tangan sebelum makan, anak tidak menyiran toilet setelah digunakan dan lain sebagainya. Berdasakan dari temuan tesebut peneliti tertarik melakukan penelitian Pengaruh Implementasi Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) Dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian dilihat dari Metode Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terdiri  dari  4  indikator yaitu  1)  Menjaga budaya kebersihan diri, 2) Membiasakan budaya makan makanan yang bergizi, 3)  Membudayakan menggunaan jamban sehat,  dan 4)  Budaya olahraga dengan teratur.
Pelatihan Guru dan Orang Tua dalam Menumbuhkan Kebiasaan Digital Sehat serta Pencegahan Kekerasan pada Anak Usia Dini di Desa Cikedokan Srianita, Yossi; Rahmi, Azi Matur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1887

Abstract

The main focus of early childhood stimulation is direct interaction with parents, real play and exploration of the surrounding environment, but based on initial observations many parents have given gadgets since an early age, and use digital media without parental supervision. The background of this activity is driven by the increasing use of digital devices by early childhood which has the potential to cause negative impacts such as: addiction, exposure to content that is not appropriate for the age and development of children, to the risk of physical and sexual violence in children in the real world and digitally. The implementation method includes: 1) socialization 2) interactive training, 3) mentoring for teachers and parents to develop parenting and learning patterns oriented towards healthy digital literacy and character education. The expected results of community service activities are an increase in participants' knowledge on how to guide children in using technology wisely, instill moral values and build positive communication between home and school.
Penyuluhan Integrasi Pendidikan Karakter dalam Membentuk Anak Tangguh di Era Digital di Desa Cikedokan Bekasi Rahmi, Azi Matur; Ruwaida, Gina Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1862

Abstract

Community service (PKM) activities are implemented to help improve teachers' and parents' understanding of character education. The rise in bullying among students negatively impacts every aspect of their behavior and mental well-being. To improve the quality of early childhood education, counseling is essential in every learning process. Therefore, community service activities are required by every lecturer to fulfill the Tri Dharma of Higher Education (Tri Dharma) requirements. This community service program is designed to provide intensive training in strengthening character education for children. This training is expected to equip them with practical skills and a deeper understanding of the integration of character education by fostering collaboration between parents and the community, thereby shaping student character in accordance with the vision of a Golden Indonesia. These include the integration of character values into learning, character-based digital literacy skills, mental and emotional resilience, positive social behavior in the real and digital worlds, and educational environmental support.
Instilling Character Education Through the Essence of Behavioral Development in Overcoming Bullying in Kindergarten Rahmi, Azi Matur; Ramadhan, Mariana Panji; Asniyah, Asniyah
Suluah Pasaman Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YDI Lubuk Sikaping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70588/suluahpasaman.v4i1.1030

Abstract

Bullying is a problem that can arise from an early age, including in kindergartens. This behavior can negatively impact a child's social and emotional development if not handled appropriately. This research/study aims to describe the instillation of character education through the essence of behavioral coaching as an effort to overcome bullying in early childhood. The method used is a qualitative approach with observation techniques, interviews, and documentation studies in kindergarten environments. The results of the study indicate that instilling character values ​​such as empathy, honesty, responsibility, and tolerance through habituation, role modeling, and positive reinforcement can reduce bullying behavior. In addition, the role of teachers as role models and mentors, as well as parental involvement in supporting behavioral coaching at home are important factors in the success of these efforts. Seen from habituation in fostering empathy, role modeling in developing self-control, positive reinforcement forming an attitude of mutual respect and mentoring in managing emotions