Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kelahiran dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Barat: Sebuah Tinjauan Historis Tamami, Fuad; Fauzi, Fauzi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.v5i1.325

Abstract

Artikel ini membahas perkembangan sejarah peradaban ilmiah di Barat, dari era Mesir Babilonia hingga pemikiran filosofis Katolik. Dimulai dari Yunani Kuno, pemikiran ilmiah berpusat pada rasionalitas dan observasi, dengan tokoh seperti Thales, Pythagoras, dan Aristoteles yang meletakkan dasar ilmu pengetahuan, meski masih dipengaruhi mitos dan agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan studi kepustakaan untuk menelaah evolusi ilmu dari peradaban manusia. Sejarah menunjukkan transisi penting dari paradigma spekulatif menuju metode eksperimen dan observasi sistematis, menandai awal sains modern. Evolusi pemikiran ilmiah dalam konteks Barat mencakup empat era: zaman klasik Yunani, Zaman Keemasan Islam, Renaisans, dan era kontemporer. Perkembangan ini mencerminkan pergeseran dari mitologi dan keyakinan religius menuju penalaran rasional dan empiris, membentuk fondasi sains modern yang berlandaskan metodologi empiris dan analisis logis.
Analysis of Science Education Students' Self-Efficacy in Developing Learning Products Through the Project-Based Learning Model Gunawan, Gunawan; Herayanti, Lovy; Tamami, Fuad
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 11 No 1 (2025): January-June
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v11i1.9545

Abstract

Developing innovative learning products demands high self-efficacy from prospective educators. The Project-Based Learning (PjBL) model offers the potential to develop this competency, yet its impact on the self-efficacy of postgraduate students requires in-depth analysis. This study aims to analyze the self-efficacy levels of Master's students in Science Education in developing learning products (presentations, videos, and a book chapter) implemented through the PjBL model. This study employed a descriptive method with a mixed-methods approach. Data were collected from 11 students through a Likert-scale self-efficacy questionnaire and open-ended responses, then analyzed using descriptive statistics and thematic analysis. The results show that students' overall self-efficacy is high (mean score > 4.18), with slightly higher confidence in asynchronous tasks such as video production (4.24) and writing a book chapter (4.25). The main finding identifies a gap between the very high motivation and growth mindset and the lower self-efficacy in higher-order thinking skills, particularly in data analysis and applying theory to practice (lowest score 3.82). It is concluded that PjBL is effective in building self-efficacy and motivation, while also successfully identifying crucial areas for professional development. Therefore, it is recommended that future PjBL implementation be enriched with more focused guidance on strengthening analytical and synthesis skills to optimize the competencies of future science educators.
Evaluasi Keterlaksanaan Pembelajaran Online Fisika SMA Pada Masa Pandemi Covid-19 Rahmatullah, Rahmatullah; Tamami, Fuad
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 2 No. 2 (2020): Edisi Juli-Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dampak pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini adalah pembelajaran berlangsung secara online. Perubahan cara belajar ini menjadi perhatian ditengah kesiapan yang belum begitu maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran online fisika SMA yang telah berlangsung. Sampel yang digunakan adalah pendidik fisika SMA di Kota Mataram. Data yang didapatkan berupa hasil observasi, wawancara, dan studi literatur. Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa pelaksanaan pembelajaran secara online menemui beberapa hambatan. Hambatan ini berusaha diminimalisir oleh pendidik namun belum cukup efektif dalam mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Ketercapaian hasil belajar yang maksimal didapatkan hanya pada ranah kognitif. Sementara itu, untuk ranah afektif sangat sulit untuk dikembangkan terlebih lagi ranah psikomotor. Solusi yang dapat digunakan untuk meminimalisir kendala ini diantaranya pemilihan model, metode dan pendekatan yang tepat, sehingga kondisi yang terjadi dilapangan dapat terkontrol dengan baik. Sementara itu penerapan berbagai media berbantuan teknologi sangat berperan aktif dalam membantu meningkatkan kemampuan afektif dan psikomotor peserta didik. Lab virtual menjadi salah satu solusi sederhana dalam meningkatkan kemampuan afektif dan psikomotor peserta didik. Fitur yang mudah diakses pada Phet Simulation menjadi contoh teknologi yang dapat membantu peserta didik untuk melakukan percobaan atau investigasi. Selain itu aplikasi android juga menjadi solusi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Kelebihannya adalah dapat membantu peserta didik dalam belajar tanpa harus terhubung internet, akses lebih mudah. Banyak hal yang dapat dikembangkan baik itu demonstrasi, simulasi, animasi hingga praktikum didalamnya. Penggunaan model, metode dan pendekatan jika digabungkan dengan teknologi/media akan memberikan kesan menarik dan mampu membantu meningkatkan kemampuan peserta didik.