Bondan Wiratmoko
Teknik Perancangan Mekanik Dan Mesin, Politeknik ATMI Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN MESIN CUCI TANGAN OTOMATIS PORTABEL UNTUK MENGURANGI EFEK PANDEMI COVID 19 Tri Hannanto Saputra; Herda Agus Pamasaria; Bondan Wiratmoko; Reza Hermawan; Romi Supriyono
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.534-540.2020

Abstract

Mesin cuci tangan otomatis adalah alat yang berfungsi untuk membersihkan tangan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi efek pandemi Covid 19 melalui rancang bangun mesin cuci tangan otomatis portabel. Kelebihan mesin ini adalah dapat bekerja secara otomatis pada saat ada tangan yang ingin dibersihkan dan dapat dipindah dengan mudah. Mesin ini dapat mengeluarkan air kemudian mengeluarkan cairan sabun untuk membantu proses membersikan tangan. Sensor infra merah (infrared) pada kran air dan cairan sabun digunakan untuk mendeteksi keberadaan tangan yang ingin dibersihkan. Air dikeluarkan melalui pompa yang diatur oleh selenoid valve. Relay digunakan untuk mengendalikan input dan output mesin ini. Sinyal yang terdeteksi pada infrared diteruskan sebagai input relay, kemudian relay meneruskan sinyal tersebut agar air dan cairan sabun dapat keluar secara otomatis. Mesin dilengkapi dengan baterai sebagai alternatif sumber tenaga. Penggunaan alat ini dapat mempermudah manusia dalam kegiatan membersihkan tangan. Kata kunci: Covid 19, Mesin cuci tangan otomatis, Pembersih tangan, Infrared, Selenoid valve ABSTRACT Automatic hand washing machine is a tool that functions to clean hands automatically. This study aims to reduce the effects of the Covid 19 pandemic through the design of a portabel automatic hand washing machine. The advantage of this machine is that it can work automatically when there is a hand that you want to clean and can be moved easily. This machine can remove water and then remove soap to help the process of washing hands. Infrared sensor (infrared) on water faucet and soap liquid is used to detect the presence of the hand that wants to be cleaned. The water is discharged through a pump which is regulated by the selenoid valve. Relays are used to control the input and output of this machine. Signal detected in infrared forwarded as an input relay, then the relay forwards the signal so that water and soap can come out automatically. The machine is equipped with a battery as an alternative source of power. The use of this tool can make it easier for humans to clean their hands. Keywords: Covid 19, Automatic hand washing machine, Hand sanitizer, Infrared, Selenoid valve
Peluang dan Sifat Mekanis Serat Alam Non-Kayu dalam Pembuatan Papan Partikel (Review Paper) Bawono, Nugroho Mamayu Hayuning; Bawono, Baju; Wiratmoko, Bondan; Stefanditya, Yotam; Anggoro, Paulus Wisnu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5058

Abstract

Penelitian mengenai inovasi produk dalam material komposit merupakan urgensi, salah satu industri yang memiliki potensi inovasi adalah wood-based panels (WBPs) khususnya papan partikel. Selama ini kayu masih menjadi bahan utama dalam produksi papan partikel. Akan tetapi kesadaran konsumen mengenai dampak penggunaan kayu secara berlebih mendorong industri ini untuk mencari alternatif pengganti kayu. Pada penelitian ini dilakukan review yang bertujuan untuk mengetahui, membandingkan, dan mencari peluang serat alam non-kayu sebagai material dalam papan partikel. Berdasarkan 11 jurnal yang telah diulas dari berbagai peneliti di dunia didapatkan hasil bahwa penggunaan serat alam non-kayu adalah feasible jika material tersebut memiliki karakteristik mekanis yang mirip dengan kayu. Serabut kelapa merupakan serat alam yang memiliki potensi menjadi material pengganti kayu pada produk papan partikel. Modulus of elasticity (MOE) dan modulus of rupture (MOR) Spesimen yang telah diuji oleh berbagai peneliti menunjukkan bahwa sifat mekanis serabut kelapa memiliki kemiripan dengan kayu dengan beberapa penyesuaian seperti homogenisasi ukuran partikel dan jenis perekat yang digunakan. Maka dapat disimpulkan bahwa serabut kelapa merupakan salah satu material potensial yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut.