Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Konten Digital Karang Taruna sebagai Agen Promosi Potensi Lokal Mulyani, Yani Sri; Apriyani, Yanti; Adiwisastra, Miftah Farid; Fikri, Egi Azwul; Hakim, Ilham Farhanul; Rustiman, Rizky Akbar Firdaus; Utami, Anggi Damayanti; Yulianti, Febi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3372

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam cara masyarakat mempromosikan potensi lokal. Transformasi digital menjadi langkah penting menuju masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi . Namun demikian, banyak desa di Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan produk khas belum mampu memasarkan potensinya secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan di bidang digital.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Karang Taruna ,pelaku UMKM dan masyarakat desa dalam mengembangkan serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi potensi daerah, baik dalam bidang produk unggulan, pariwisata, maupun kebudayaan. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan konten digital yang menarik dan efektif, seperti fotografi, videografi, penulisan narasi promosi, serta pemanfaatan media sosial sebagai platform publikasi. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, Karang Taruna dapat berperan sebagai agen promosi digital yang kreatif dan inovatif dalam memperkenalkan potensi desa ke tingkat nasional maupun internasional.Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa, memperkuat semangat kolaborasi antar pemuda, dan menciptakan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi serta citra desa di era digital.Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif, praktik langsung pembuatan konten (foto, video, media sosial), serta pendampingan dalam publikasi digital . Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam menggunakan media digital, menghasilkan konten promosi yang menarik, dan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya branding lokal
Collaborative Leadership Practices and Their Impact on Educational Quality Management Yulianti, Febi; Rizal, Rizal; Pahriadi, Pahriadi; Aqil, Muhammad; Wilade, Surahman; Lapasere, Sisriawan
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2868

Abstract

Collaborative leadership has emerged as a critical approach for enhancing educational quality management, yet its implementation in resource-constrained rural schools remains underexplored. This qualitative descriptive study examined collaborative principal leadership and its role in implementing educational quality management at SD Inpres 3 Tolai, Central Sulawesi, Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews with the principal and nine teachers, document analysis, and structured questionnaires, then analyzed using thematic analysis and descriptive statistics. Findings revealed that collaborative leadership achieved 90.2% effectiveness, characterized by participatory decision-making, professional empowerment, trust-building, and institutionalization of Professional Learning Communities. Six major themes emerged: participatory decision-making, empowerment and professional development, trust-building and democratic climate, Professional Learning Communities, adaptive leadership in the digital era, and implementation challenges including time constraints and resource limitations. Teachers unanimously perceived the principal's leadership as highly collaborative, with 59.4% strongly agreeing and 40.6% agreeing across all measured dimensions. The study demonstrates that collaborative leadership can function effectively in resource-constrained contexts by leveraging relational capital—trust, communication, and shared commitment—to compensate for material limitations. Findings support Collaborative Leadership Theory and Total Quality Management principles, illustrating how distributed decision-making fosters continuous improvement and democratic organizational culture. The research contributes evidence-based insights for strengthening educational leadership capacity in rural Indonesian elementary schools.