Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Community Service Consortium

Program Kreativitas Mahasiswa Kios Usaha Bersama Anak (KUBA) Kampung Bakat, Surabaya, Jawa Timur Pranoto, Henry Susanto; Mihope, Indy Kevin; Sugiharto, Agus; Padmawidjaja, Liestya; Gondoputranto, Olivia; Hendra, Hendra; Adelyne, Felicia
Journal Community Service Consortium Vol 5 No 1 (2025): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v5i1.5640

Abstract

KUBA atau Kios Usaha Bersama Anak adalah suatu wadah pemberdayaan ekonomi kewirausahaan yang memiliki konsep berupa sebuah kios yang kegiatan operasionalnya dijalankan oleh kaum remaja. Kegiatan KUBA bertujuan untuk memberikan wawasan baru dan praktik langsung mengenai kewirausahaan kepada kaum remaja. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di Sanggar Kampung Bakat, yang berkedudukan di Jl. Sono Indah 4, Kec. Sukomanunggal, Kota Surabaya. Metode pemberdayaan meliputi pelatihan wawasan kewirausahaan, sistemasi kios, dan pelaksanaan praktis kewirausahaan. Pemberdayaan ini diikuti dengan antusias oleh sebanyak 17 remaja, dengan testimoni para peserta menyatakan bahwa kegiatan KUBA ini sangat membantu mereka dalam memahami konsep usaha dan memberikan wawasan yang berguna untuk mengembangkan kewirausahaan.
Membangun Kemandirian Ekonomi Kreatif bagi Perempuan Disabilitas melalui Fesyen Berkelanjutan Gondoputranto, Olivia; Soelistyowati, Soelistyowati; Budidharmanto , Lexi Pranata
Journal Community Service Consortium Vol 6 No 1 (2026): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v6i1.6205

Abstract

Industri fashion dikenal sebagai salah satu sektor penyumbang limbah tekstil terbesar, terutama dalam bentuk potongan kain perca yang sering kali dianggap tidak bernilai. Fenomena ini justru membuka peluang untuk menciptakan model bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga mengedepankan nilai sosial dan keberlanjutan lingkungan. Program ini melibatkan 10 perempuan penyandang disabilitas daksa dari komunitas Kinarya Digdaya yang memiliki keterampilan dasar menjahit dan menyulam, namun hanya memproduksi untuk kebutuhan pribadi atau pesanan skala kecil. Melalui program pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan teknis dalam mengolah limbah perca menjadi produk fashion bernilai jual tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang menelusuri proses pemberdayaan mulai dari peningkatan aspek teknis, pengembangan desain kreatif, hingga manajemen usaha kecil dan strategi pemasaran digital berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif yang diakhiri dengan evaluasi kualitas, fungsi, dan estetika produk. Hasil program menunjukkan bahwa pengolahan limbah perca mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian kelompok perempuan disabilitas. Limbah tekstil yang semula dipandang sebelah mata dapat ditransformasikan menjadi sumber daya produktif yang membawa manfaat ekonomi bagi komunitas serta dampak positif bagi kelestarian lingkungan.