Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Mining Insight

Bentuk Desain dan Pemilihan Jenis Tanaman Lahan Pasca Tambang Nikel di Desa Tangofa Provinsi Sulawesi Tengah Sandi, Reski; Shaddad, Aqsal Ramadhan
Jurnal of Mining Insight Vol 2 No 1 (2024): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v2i1.262

Abstract

Environmental changes due to mining business are generally irregular, and most tend to be a steep relief. The objective of this research is to produce the reclamation design and to determine the right type of vegetation for planting in the former nickel mining area. This study employs qualitative research method which consist of field survey data collection, precipitation data, and size of the reclamation design as well as the history of the company being analyzed. Referring to the results of this study, the design of reclamation is vital in mine planning based on the principles as stipulated in the goverment regulation of the republic of indonesia no. 78 the year 2010. In relationt to the planned closure of the post-mining land. It is necessary to design the land after the mining activities expire considering that the land would be utilized by its allocation. Making a reclamation design used the bench method, by forming terraces since the relief was quite steep. Based on the calculation of geotechnical science by the company, the results of the slope was quite optimal with a value of SF ± 1,5 in the 3D design as reference drawings for reclamation design. Plants suitable for early revegetation is sengon, it is based on the analysis performed on 2 (two) soil chemical properties located in blok X for micro nutrient parameters. The soil pH at this location was categorized as a weak acid, and the nutrient content at the research site was classified high since it possessed higher than the averagae value based on laboratory results.
Estimasi Sumberdaya Batubara dengan Menggunakan Metode Poligon Pada PIT Selatan PT Mandiri Hijau Buana Kalimantan Timur Firdaus, Firdaus; Nur Salam, Amin; Sandi, Reski
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 1 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi sumberdaya batubara pada pit selatan PT Mandiri Hijau Buana, Kecamatan Palaran, Kalimantan Timur dengan menggunakan metode poligon. Metode ini dipilih karena relatif sederhana dan mampu memberikan hasil perhitungan dalam waktu yang singkat dengan menentukan area pengaruh di sekitar titik bor. Data penelitian diperoleh dari 10 titik bor yang kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak Minescape untuk mengetahui geometri seam batubara dalam bentuk 2D. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat satu lapisan batubara pada seam A dengan ketebalan berkisar 3,50–6,17 meter, memiliki kemiringan sebesar 50° pada elevasi 69 mdpl. Estimasi sumberdaya batubara berdasarkan klasifikasi SNI 5015:2019 diperoleh sumberdaya terukur (measured) sebesar 122.211,11 ton dengan luas area 15,31 Ha, sumberdaya tertunjuk (indicated) sebesar 180.600,65 ton dengan luas area 46,11 Ha, dan sumberdaya tereka (inferred) sebesar 220.933,63 ton dengan luas area 63,47 Ha. Hasil ini menunjukkan bahwa metode poligon efektif digunakan untuk menghitung tonase sumberdaya batubara pada daerah penelitian dengan kondisi geologi moderat.
Efisiensi Kerja Quality Control dalam Mengendalikan Grade Nikel di Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara ma'rief, Al’Faizah; Sandi, Reski
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 2 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi kerja Quality Control (QC) dalam mengendalikan kadar nikel (Ni) pada front penambangan dan stockpile di Pit 2, Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui pengambilan sampel bijih dari front penambangan dan stockpile selama tiga pekan berturut-turut. Hasil analisis laboratorium menunjukkan kadar Ni di front penambangan berkisar antara 1,61–2,41% dengan rata-rata 1,87% pada pekan pertama, 1,84% pada pekan kedua, dan 1,79% pada pekan ketiga. Sementara itu, kadar Ni pada stockpile rata-rata sebesar 1,82%, 1,84%, dan 1,74% pada periode yang sama. Selisih rata-rata kadar Ni antara front penambangan dan stockpile hanya 0,05%, yang umumnya disebabkan oleh kontaminasi alat sampling dan faktor cuaca. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem QC yang diterapkan cukup efisien dalam menjaga konsistensi kadar Ni di atas nilai cut off grade perusahaan sebesar 1,45%. Namun demikian, peningkatan kebersihan alat sampling dan prosedur preparasi masih diperlukan untuk meminimalisasi penyimpangan kadar.
Analisis Korelasi Zona Limonit dan Saprolit Berdasarkan Data Pengeboran Pada PT Gag Nikel Provinsi Papua Barat ma'rief, Al’Faizah; Sandi, Reski; Rumkel, Budiman Gusnandar; Shaddad, Aqsal Ramadhan
Jurnal of Mining Insight Vol 3 No 4 (2025): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v3i4.307

Abstract

Penelitian ini membahas analisis korelasi antara zona limonit dan saprolit berdasarkan data pengeboran pada area PT Gag Nikel di Provinsi Papua Barat. Endapan nikel laterit di wilayah tersebut terbentuk akibat pelapukan batuan ultrabasa di lingkungan tropis, yang menghasilkan profil laterit tebal dengan dua lapisan utama, yaitu limonit di bagian atas dan saprolit di bawahnya. Data diperoleh dari sembilan titik bor yang tersebar di area penelitian berupa data collar dan assay yang menggambarkan variasi litologi, ketebalan lapisan, serta kadar nikel pada berbagai kedalaman. Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak ArcGIS dan Surpac untuk pemodelan spasial dan korelasi vertikal antar titik bor. Hasil analisis menunjukkan bahwa lapisan limonit paling tebal terdapat pada beberapa titik bor tertentu, sedangkan lapisan saprolit tersebar merata di seluruh area dengan ketebalan yang bervariasi, termasuk area dengan ketebalan saprolit yang relatif tipis. Pemahaman pola sebaran dan hubungan spasial kedua zona ini sangat penting untuk penentuan model geologi serta estimasi sumber daya nikel laterit yang akurat dan optimal bagi aktivitas eksplorasi dan pengembangan tambang di Papua Barat. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode analisis dan pemodelan sumber daya mineral penting yang mendukung industri logam dan energi baru terbarukan di Indonesia.