Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

EFISIENSI PERKOTAAN DAN POLA RANTAI PASOKAN DI PASAR JALANAN TRADISIONAL (Studi Pada Pasar Terong di Kota Makassar) Idris, Syahril; Mustafa, Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kecenderungan dijalan terong sebagai aktifitas perdagangan pasar jalanan tradisionaldan untuk mengetahui pola rantai pasokan (Supply Chain) khususnya antara pemasok, pedagang tradisional dan pembeli di Pasar Terong Kota Makassar yang selama ini berlangsung serta untuk mengetahuipola rantai pasokan tetap mendukung terjadinya efisiensi perkotaan. Penelitian ini menggunakan analisis data secara induktif yang berarti proses pengambil suatu kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum, analisis ini juga digunakan untuk memperoleh gambaran secara mendalam dan obyektif mengenai pola rantai pasokan (supply chain). Tujuan penggunaan analisis ini adalah untuk menggambarkan proses suatu keadaan yang sementara berjalan pada saat penelitian dilakukan dan mengetahui sebab-sebab dari suatu gejala tertentu. Hasil analisis ini disajikan dalam bentuk kata-kata tertulis yang sederhana berdasarkan informasi yang ada untuk menggambarkan keadaan pasar dan aliran pola rantai pasokan barang.
Strategi Rancang Bangun Hemat Energi Rumah Sakit Plamonia Kota Makassar Mustafa, Syamsuddin; Asnur, Syamfitriani; Opu, Andi Besse
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6914

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan energi dan potensi penerapan desain hemat energi pada bangunan rumah sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner kepada pengguna gedung serta observasi langsung terhadap kondisi fisik bangunan. Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi energi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi iklim, orientasi bangunan, kualitas lingkungan sekitar, dan karakteristik selubung bangunan. Observasi pada RS Pelamonia mengungkapkan bahwa gedung tersebut belum menerapkan prinsip desain hemat energi, baik dari segi orientasi bangunan, desain fasad, maupun sistem bukaan. Data dari kuesioner juga mendukung temuan tingginya konsumsi energi oleh pengguna. Sebagai solusi, desain hemat energi yang direkomendasikan meliputi orientasi bangunan ke arah utara-selatan, penggunaan second skin façade, dan penerapan ventilasi silang. Dengan penerapan konsep ini, bangunan rumah sakit dapat tetap beroperasi secara optimal dengan konsumsi energi yang lebih efisien, tanpa mengorbankan kenyamanan dan nilai estetika bangunan. This study aims to assess its energy consumption and explore the potential application of energy-efficient design strategies in hospital buildings. A quantitative approach was employed, involving questionnaire surveys with building users and direct observations of the building’s physical conditions. The findings indicate that energy consumption is influenced by several factors, including climate conditions, building orientation, surrounding environmental quality, and building envelope characteristics. Observations at Pelamonia Hospital show that the building has not yet applied energy-efficient design principles in terms of orientation, façade design, or opening systems. The questionnaire data further confirm high energy consumption among users. As a solution, the recommended strategies include orienting the building along the north–south axis, applying a second-skin façade, and incorporating cross ventilation. Implementing these strategies would allow hospital buildings to operate optimally with greater energy efficiency, without sacrificing comfort or aesthetic value.