Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Stimulasi Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan Berat Badan Bayi Usia 4-6 Bulan Amir, Ade Nurhasanah; jessica, fanny
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6921

Abstract

Perkembangan bayi  0-6 bulan adalah masa yang paling penting sekaligus kritis selaian membutuhan nutrisi yang baik, bayi juga sangat mebutuhkan stimulasi  untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan optimal. Stimulasi dapat dilakukan pada bayi adalah pijat bayi untuk membantu perkembangan bayi.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pijat terhadap pertumbuhan berat badan bayi. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimen  pre and post test desain. Sampel dalam penelitian berjumlah 16 bayi dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Teknik samping dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan melakukan intervensi pada kelompok perlakuan selama 30 hari. Hasil penelitian untuk analisis univariat didapatkan rata-rata berat badan bayi sebelum intervensi dengan rata-rata berat badan 8,6 kg setelah intervensi selama 30 hari dilakukan pengkuran berat bayi di dapatkan hasil post test adalah 9,2 kg untuk kelompok perlakuan  sedangkan untuk kelompok kontrol pretes didapatkan 7,5 kg lalu di timbang kembali setalah 30 hari tanpa intervensi didapatkan berat badan badan bayi 7,7 kg . Hasil Analisis bivariat didapatkan p value 0,028 yang berarti ada pengaruh pemberian pijat bayi terhadap penambahan verat badan bayi..Simpulan dari penelitian menjelaskan terdapat pengaruh antara pemijatan dengan perkembangan panjang  dan berat tubuh bayi                                                                                                  Kata Kunci : Pijat bayi; Berat badan; Stimulasi
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI KOTA PADANG Amir, Ade Nurhasanah; Diana Morika, Honesty
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1850

Abstract

Pendahuluan: Kadar hemoglobin merupakan indikator biokimia untuk mengetahui status gizi ibu hamil. World Health Organization (WHO) merekomendasikan kadar hemoglobin ibu hamil ideal adalah ≥ 11 gr/dl dan tidak dibawah 10,5 gr/dl pada trimester II kehamilan. Tinggi rendahnya kadar hemoglobin selama kehamilan mempunyai pengaruh terhadap berat bayi lahir karena dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan berat bayi lahir di kota Pariaman. Metode penelitian: design penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan di kota Pariaman dengan menggunakan data ibu melahirkan bulan Januari-Juni 2011 dan pengambilan sampel dengan cara consecutive sampling serta data dianalisis dengan uji korelasi Pearson dimana p < 0,05. Hasil penelitian: ditemukan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil trimester III adalah 11,16 (SD 0,82) gr/dl dan ditemukan ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 31,25%. Rata-rata berat bayi lahir pada penelitian adalah 3.103 (SD 405) gram dan ditemukan bayi yang mempunyai berat lahir rendah sebesar 3,1%. Kesimpulan: penelitian ini tidak ditemukan adanya hubungan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan berat bayi lahir di kota Pariaman (p > 0,05)Kata kunci: Kadar hemoglobin, berat bayi lahir, ibu hamil