HASANAH, SITI NURUL
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kekerasan dalam Film Anak (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Doraemon The Movie: Nobita dan Legenda Raja Matahari) Hasanah, Siti Nurul
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1297

Abstract

Televisi merupakan media komunikasi massa yang sudah tidak asing di telinga kita. Banyaknya acara TV yang menghibur menjadi daya tariktersendiri pemirsanya untuk berlama-lama berada di depan TV untuk menyaksikan acara favoritnya. Berbagai jenis film ditayangkan oleh berbagai stasiun TV salah satunya adalah film kartun yang menjadi acara favoritnya anak-anak. Tidak hanya film kartun yang lucu dan menghibur saja yang disukai anak, film kartun yang bergenre aksi juga menjadi daya tersendiri bagi anak terutama anak laki-laki sehingga kerap sekali anak meniru ucapan atau perbuatan yang dilakukan oleh tokoh idolanya di dalam film kartun. Penelitian ini mengguanakn teori semiotika yang digagas oleh Roland Barthes, dengan begitu pada penelitian ini peneliti memperoleh data bahwa film doraemon yang merupakan film anak dengan tokoh utamanya robot kucing berwarna biru ini tetap tidak terlepas dari adegan-adegan yang mengandung unsur kekerasan baik itu kekerasan verbal maupun non verbal, seperti memukul, menendang, mencekik, merusak benda, mengguanakan kata kasar, merendahkan orang lain, mengancam, dan terdapat pula unsur seksualitas. Sehingga mengharuskan orang tua agar selalu memberikan pengawasan dan arahan kepada anak supaya mereka dapat memilih tontonan yang baik dan sesuai dengan umur mereka.
INOVASI DONGENG MELALUI BUKU CERITA SEBAGAI SARANA MEMBANGUN INTERAKSI DAN BUDAYA LITERASI MEMBACA Hasanah, Siti Nurul; Isnaniah, Isnaniah; Forsia, Lastry
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Strategi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Era Pasca Pandemi
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk membangun interaksi dan budaya literasi membaca menggunakan inovasi dongeng melalui buku cerita. Metode yang dilakukan yaitu obeservasi, menyebarkan questionare sebagai need analysis kemudian melakukan pendampingan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mendongeng melalui buku cerita. Hasil kegiatan Pengabdiana kepada Masyarakat menunjukan bahwa terdapat kemajuan dari hari kehari, yang sebelumnya anak-anak malu-malu untuk bercerita di depan teman-temannya dihari berikutnya mulai memiliki rasa keberanian untuk bercerita didepan teman-teman. Kedua meningkatnya minat baca dengan dibuktikan membaca buku lebih dari satu judul buku. Ketiga, meningkatkannya interaksi tanya jawab dengan tim atau dengan teman terkait isi dalam buku cerita yang didongengkan oleh tim atau teman-temannya
Kekerasan dalam Film Anak (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Doraemon The Movie: Nobita dan Legenda Raja Matahari) Hasanah, Siti Nurul
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1297

Abstract

Televisi merupakan media komunikasi massa yang sudah tidak asing di telinga kita. Banyaknya acara TV yang menghibur menjadi daya tariktersendiri pemirsanya untuk berlama-lama berada di depan TV untuk menyaksikan acara favoritnya. Berbagai jenis film ditayangkan oleh berbagai stasiun TV salah satunya adalah film kartun yang menjadi acara favoritnya anak-anak. Tidak hanya film kartun yang lucu dan menghibur saja yang disukai anak, film kartun yang bergenre aksi juga menjadi daya tersendiri bagi anak terutama anak laki-laki sehingga kerap sekali anak meniru ucapan atau perbuatan yang dilakukan oleh tokoh idolanya di dalam film kartun. Penelitian ini mengguanakn teori semiotika yang digagas oleh Roland Barthes, dengan begitu pada penelitian ini peneliti memperoleh data bahwa film doraemon yang merupakan film anak dengan tokoh utamanya robot kucing berwarna biru ini tetap tidak terlepas dari adegan-adegan yang mengandung unsur kekerasan baik itu kekerasan verbal maupun non verbal, seperti memukul, menendang, mencekik, merusak benda, mengguanakan kata kasar, merendahkan orang lain, mengancam, dan terdapat pula unsur seksualitas. Sehingga mengharuskan orang tua agar selalu memberikan pengawasan dan arahan kepada anak supaya mereka dapat memilih tontonan yang baik dan sesuai dengan umur mereka.