Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Black Box Testing Dengan Teknik State Transition Testing Pada Inventori Alat-Alat Medis Setiawan, Alvin; Gunawan, Heru; Hidayatullah, Alfin; Putra, Muhammad Aprinaldi Syah; Sugema, Rizqy Cahya; Pane, Aldo Hasiolan; Nasution, Ahmat Rajalli; Irsyad, Muhamad
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 2 No. 2 (2022): Mei - Agustus
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v2i3.218

Abstract

South Tangerang General Hospital has an inventory system for medical devices that are used for recording incoming and outgoing medical devices. By the Ministry of Health of the Republic of Indonesia 2018, hospitals need a service system that can meet the requirements for quality, safety, and benefits of maintaining the quality of medical devices and health supplies. To determine the quality of a system, it is necessary to test the software to see the conditions directly. Black Box Testing is one of the most commonly used testing methods. This method is done by looking at the input and output of each system flow. Testers in this test method do not have to understand the flow of system code but must know the flow of system expectations. One technique of the black box testing method is the state transition technique. The state transition technique is done by looking at the suitability of the flow from one path to the next. The results of testing on the medical equipment inventory system at South Tangerang General Hospital were found to be 100% appropriate.
PEMAHAMAN PELATIH DAN ATLET TERHADAP PERATURAN BARU DALAM PENCAK SILAT (STUDI KASUS ATLET POPNAS PROVINSI JAMBI) Irsyad, Muhamad; Saputra, Endarman; -, Yusradinafi; Oktadinata, Alek
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 2 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i2.20965

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menggali seberapa baik pelatih dan atlet memahami aturan-aturan terbaru dalam olahraga pencak silat, dengan fokus khusus pada atlet yang terlibat dalam ajang POPNAS di Provinsi Jambi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya pembaruan regulasi oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menjelang pelaksanaan POPNAS 2025, yang meliputi sistem penilaian elektronik, kategori usia, serta aturan teknis pertandingan. Perubahan ini menuntut kesiapan pelatih dan atlet dalam memahami dan menerapkan aturan secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahan saat bertanding. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan total sampling, yang melibatkan sebanyak 14 responden yaitu 4 orang pelatih dan 10 atlet. Untuk mengumpulkan data, digunakan instrumen berupa kuesioner yang memakai skala Likert, dan instrumen ini sudah melalui pengujian validitas serta reliabilitas. Dari hasilnya, ternyata tingkat pemahaman para pelatih dan atlet soal peraturan baru itu masuk kategori sangat baik, dengan persentase keseluruhan yang lebih dari 80%. Pemahaman tertinggi terdapat pada indikator sikap terhadap peraturan baru, sedangkan indikator terendah pada aspek sosialisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelatih dan atlet pencak silat Provinsi Jambi telah memahami dengan baik peraturan baru pencak silat, meskipun diperlukan peningkatan dalam penyebaran informasi dan pelatihan terkait regulasi terbaru.