Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Hybrid (Luring-Daring) Mata Pelajaran Agama Hindu di SMA Dwijendra Denpasar Pada Era Pasca-Pandemi Negara, Gede Agus Jaya
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v9i3.4548

Abstract

The COVID-19 pandemic has accelerated the transformation of global education, including Hindu religious instruction, which emphasizes spiritual values and traditional practices. This shift demands adaptive learning strategies that preserve the essence of religious teachings while remaining responsive to technological advancements. This study aims to analyze the hybrid learning strategy (offline-online) implemented in Hindu religious education at SMA Dwijendra Denpasar, assess its challenges and opportunities, and evaluate the effectiveness of the applied model. A qualitative approach with a case study design was employed, using data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that the developed model successfully integrates cognitive, affective, and spiritual dimensions through interactive approaches such as virtual pilgrimages, gamification, and digital journaling. In addition to increasing students’ motivation and participation, this strategy redefines the teacher’s role into that of a spiritually grounded facilitator utilizing technology. Nevertheless, several challenges persist, including digital access inequality, limitations in translating sacred experiences into digital formats, and the complexity of managing multimodal instruction. Even so, innovations such as the Virtual Pura and digital peer mentoring systems have helped overcome some of these barriers. The study concludes that a value-based and contextually grounded hybrid learning strategy can foster authentic, adaptive, and transformative religious learning experiences in the post-pandemic era.
Penguatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum Cinta dengan Pendekatan Deep Learning Suparya, I Ketut; Wijaya, Komang Wisnu Budi; Negara, Gede Agus Jaya; Dharma, I Wayan Wira
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37751

Abstract

Kurikulum Cinta hadir sebagai inovasi pembelajaran yang menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama, lingkungan, dan bangsa, yang sejalan dengan filosofi Agama Hindu. Minimnya integrasi kurikulum cinta dan deep learning dalam praktik pembelajaran mencerminkan kesenjangan antara idealitas kurikulum dengan realitas di kelas. Observasi di Utama Widyalaya Astika Dharma  menunjukkan ketiadaan perangkat pembelajaran berbasis kedua konsep tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis Kurikulum Cinta yang terintegrasi dengan nilai-nilai Tri Hita Karana dan Tri Kaya Parisudha melalui pendekatan deep learning. Program pengabdian ini menerapkan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan reflektif-transformatif melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: 100% guru mampu menyusun RPP dan LKPD, 85% berhasil mengembangkan media digital, partisipasi siswa meningkat dari 60% menjadi 88%, dan hasil belajar meningkat dari 64 menjadi 82. Program ini berhasil menghasilkan model perangkat pembelajaran berbasis Kurikulum Cinta perspektif Hindu dengan pendekatan deep learning yang mendukung transformasi pendidikan agama Hindu secara kontekstual dan berkelanjutan