Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Bhabinkamtibmas through Guidance and Counseling to Prevent Crime of Child Intercourse in the Tasikmalaya Police Jurisdiction Siagian, Oktovian Prawira Hidayat
Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya kasus tindak pidana persetubuhan anak yang terjadi di kota yang dijuluki sebagai kota santri yang kental akan agamanya yang hal ini dapat mengancam masa depan anak. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk menganalisis binluh yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan binluh,dan peran bhabinkamtibmas melalui binluh. Teori dan konsep yang digunakan penulis dalam menjawab permasalahan yaitu teori gunung es kepolisian pro aktif, theory of planned behavior , teori unsur manajemen, teori faktor manajemen, teori pencegahan kejahatan, konsep persetubuhan, konsep binluh, konsep bhabinkamtibmas, dan konsep perkap no 21 tahun 2007 serta konsep peran. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis. Adapun temuan penelitian ini yakni penyelenggaraan binluh bhabinkamtibmas dianalisis dengan Perkap Nomor 22 Tahun 2007 dan SOP bhabinkamtibmas serta Teori Faktor Manajemen, kemampuan petugas dianalisis dengan Perkap Nomor 7 Tahun 2008, materi binluh merupakan yang terbaru, anggaran terlambat pencairannya. Faktor yang mendukung yaitu sarpras, dukungan fungsi lain, kerja sama lintas instansi, serta perhatian dan dukungan dari masyarakat. Sedangkan yang menjadi penghambat yaitu sumber daya manusia, anggaran dan penentuan sasaran yang belum tepat serta pelatihan yang belum maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan kepada bhabinkamtibmas agar membuat peta kerawanan tindak pidana persetubuhan anak, pemberian pelatihan yang lebih mendalam seperti menggunakan video peragaan, serta pengkoordinasian dengan instansi lain untuk mempermudah penyebaran materi kamtibmas.
The Role of Police in Preventing the Regeneration of Armed Criminal Groups: A Study in Ilaga District Siagian, Oktovian Prawira Hidayat; Nita, Surya; Sukabdi, Zora A.
POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES Vol. 4 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/polri.v4i2.1692

Abstract

This study aims to analyze the extent of the role of education in deciding the regeneration of KKB criminal groups. The collaboration between the Puncak Regency Police and the Ilaga Regency Government in the implementation of education programs as an effort to prevent the regeneration of Armed Criminal Groups (KKB) shows positive potential in shaping the character and social awareness of the younger generation. This program that integrates the values of nationalism and ethics indirectly reduces the interest in recruitment by the KKB. This study uses a qualitative method with interview data collection techniques, observation and documentation. The results show that cross-sector synergy increases the effectiveness of planning, coordination, and implementation of educational programs, although it still faces challenges such as limited resources, infrastructure, and organizational cultural differences. Therefore, increasing human resource capacity, improving infrastructure, and making more adaptive policy adjustments are needed to optimize community support and program effectiveness. The findings of this study make an important contribution to the development of strategies to prevent KKB regeneration through continuous education.