Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik AMATA

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN PANGAN NON TUNAI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Suherwin; Junaid, Muhammad
Jurnal Teknik AMATA Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v6i1.325

Abstract

BNPT dimaksudkan pada upaya membangun sistem perlindungan (keberdayaan pangan) sosial kepada masyarakat miskin. Dengan hadirnya program ini, membantu masyarakatmiskin yang rawan pangan, agar mendapatkan bahan pangan untuk kebutuhanrumah tangga. Untuk merekomendasikan penerima bantuan sosial tentunya perlu dataterkait pendapatan harian atau pendapatan bulanan para calon penerima. Hal tersebut diperlukan untuk meminimalisir kurang tepatnya sasaran para penerima bantuan sosial dan mencegah terjadinya kesenjangan dan kecemburuan sosial. Dari berbagai metode yang ada dan dapat digunakan dalam sistem pendukung keputusan, pada penelitian ini akan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dapat diartikan sebagai metode penjumlahan sederhana atau pembobotan sederhana dalam menyelesaikan masalah dari sebuah sistem pendukung keputusan. Dengan kata lain, metode ini akan mencari rating kinerja (skala prioritas) pada setiap alternatif di semua atribut. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan perbaikan pada kriteria penerima manfaat, peningkatan transparansi dalam proses verifikasi, penguatan sosialisasi dan edukasi, serta peningkatan kapasitas petugas. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi, seperti yang diusulkan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW), dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan efisiensi penyaluran bantuan.
Prediksi Titik Lokasi Pembangunan Tower BTS (Base Transceiver Station) Di Pulau Barrang Lompo Dengan Metode K-Means Suherwin; Wila, Muh. Saleh
Jurnal Teknik AMATA Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v5i1.203

Abstract

Base Transceiver Station (BTS) adalah sumber utama konsumsi energi. Masalah utama dalam bidang telekomunikasi di Indonesia adalah sulitnya pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Infrastruktur telekomunikasi dapat berupa jaringan kabel maupun jaringan wireless. pembangunan BTS menjadi sebuah masalah dalam penentuan titik lokasi yang cocok dan efektifitas dalam pembangunan BTS.pada penelitian ini melakukan prediksi titk lokasi pembangunan tower BTS menggunakan metode K-means. K-means digunakan untuk clustering yang dapat membagi sebuah data jadi 2 atau lebih dengan kecepatan dan kinerja yang dalam data yang besar dengan pemilih data secara acak. Aplikasi rapidminer dan aplikasi SW Maps menjadi alat pendukung dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini aksesibilitas yang mudah, kondisi tanah yang keras dan lapang serta berbatu sehingga dalam pembangunan semacam bangunan tower akan cocok untuk didirikan. Pembangunan seperti bangunan yang dapat bernilai ekonomi seperti, Caffé, Toko bangunan atau Toko serbaguna.