Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TEKNIK BUDIDAYA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) khairani, rita; Jayanti, Sri; Herika, Herika; A, Muhammad; Rafiqah, Rafiqah
Jurnal Jeumpa Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya lalat black soldier fly (Hermetia illucens). Penelitian dilaksanakan di Dusun Bukit, Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa pada bulan April sampai Mei 2017. Penelitian ini menggunakan satu teknik perangkap serangga yaitu sweep net. Hasil penelitian menunjukkan media fermentasi bekatul dengan kombinasi sampah organik dapat dijadikan pakan yang cocok dalam budidaya lalat black soldier fly (Hermetia illucens). Proses budidaya dapat dilakukan dengan pemancingan lalat black soldier fly (Hermetia illucens) menggunakan fermentasi bekatul dan sampah organik di alam. Fermentasi bekatul akan mengeluarkan bau khas yang memancing lalat black soldier fly untuk mendatangi tempat pemancingan. Selanjutnya proses budidaya dapat dilakukan di tempat tertutup menggunakan kandang berukuran 2m x 1m x 2,5m.
Criminal Responsibility Against People Of The Crime Of Matters Is Reviewed From Article 170 Of The Criminal Law Book Firmansyah, Rahman; G, Deny; A, Muhammad; Rahadian, Rian
DE LEGA LATA: JURNAL ILMU HUKUM Vol 9, No 2 (2024): July-December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/dll.v9i2.19709

Abstract

This study examines criminal liability and judges' considerations for perpetrators of demolition based on Article 170 of the Criminal Code (KUHP), with a focus on the analysis of Decision Number 15/Pid.B/2022/PN.Kwg. Demolition is an act of violence that involves two or more people together against one or more victims, with the potential to cause serious physical injury or even death. This study aims to uncover how Criminal Liability Against Perpetrators of Demolition is Reviewed from Article 170 of the Criminal Code (Study of Decision Number: 15/Pid.B/2022/PN.Kwg) and Judge's Considerations in Deciding Cases of the Crime of Murder in Decision Number: 15/Pid.B/2022/PN.Kwg. The research method used is document analysis, by using court decision documents to examine legal considerations,  the evidence submitted, as well as other factors that affect the criminal decision-making process. The results of this study consider key aspects such as the evidence needed to prove the guilt of the perpetrators of the demolition committed by members of CSOs, as well as the influence of the number of perpetrators in the demolition, and the role of each perpetrator in the incident. This study highlights that criminal liability for perpetrators of demolition committed by members of CSOs is greatly influenced by the evidence presented at the trial, including the chronology of events, motives, and contributions of each perpetrator to the violence that occurred. The court also considers mitigating factors such as the losses incurred by the victim and the attitude of the perpetrator after the incident. The implication of this study is to deepen the understanding of the application of Article 170 of the Criminal Code in cases of rape, as well as its relevance in the context of modern criminal law. These findings make an important contribution to legal practitioners, academics, and law enforcement in understanding how the criminal justice system handles violent crimes committed together, with the hope of improving justice and the effectiveness of law enforcement in Indonesia
Perancangan Sistem Monitoring Android-IoT yang Efisien untuk Solar Charge Controller MPPT Epever berbasis Modbus RTU A, Muhammad; Prayogi, Soni
Techno.Com Vol. 24 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i3.13438

Abstract

Permintaan terhadap energi terbarukan terus meningkat, sehingga diperlukan sistem monitoring yang efisien dan dapat diakses secara real-time untuk memastikan kinerja yang optimal. Penelitian ini mengimplementasikan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) dengan antarmuka Android pada solar charge controller MPPT merek Epever. Alasan utama pemilihan topik ini adalah keterbatasan aksesibilitas dan minimnya tampilan antarmuka pengguna pada sistem monitoring konvensional. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai penghubung komunikasi antara solar charge controller dan aplikasi Android melalui jaringan Wi-Fi. Parameter yang dimonitor meliputi tegangan baterai, tegangan panel surya, arus, dan status pengisian daya, yang ditampilkan secara real-time pada perangkat Android. Metode yang digunakan mencakup perancangan sistem, integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian performa di berbagai kondisi intensitas cahaya matahari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan data secara akurat dengan jeda waktu yang rendah, serta meningkatkan kemudahan pengguna dalam memantau kinerja sistem. Kesimpulannya, sistem ini memberikan solusi monitoring yang murah, portabel, dan mudah dikembangkan untuk sistem energi surya, serta berkontribusi dalam pengelolaan energi yang cerdas dan berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan sistem monitoring yang efisien dan portabel berbasis Android-IoT menggunakan komunikasi Modbus RTU, yang belum banyak digunakan pada sistem serupa. Dibandingkan dengan sistem monitoring konvensional, sistem ini menunjukkan peningkatan efisiensi dalam hal latensi, konsumsi daya, dan aksesibilitas pengguna.   Kata kunci: Internet of Things, Solar Charge Controller, MPPT Epever, Monitoring Real-Time.