Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Differences Respiration Rates in Grasshoppers (Oxya serville) and Crickets (Archeta domesticus) After the addition of Insecticides Melisa, Putri
Jurnal Jeumpa Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v7i2.3764

Abstract

Laju metabolisme umumnya diperkirakan dengan mengukur banyaknya oksigen yang disantap dengan persatuan waktu. Belalang merupakan serangga herbivor yang tercantum dalam Ordo Orthoptera dengan jumlah spesies 20.000. belalang bisa ditemui nyaris di seluruh ekosistem terestrial. Jangkrik terkategori serangga yang dalam kehidupannya hadapi metamorfosis tidak sempurna. Insektisida merupakan salah satu tipe pestisida tidak hanya tipe fungisida, rodentisida, herbisida, bakterisida, akorisida lamprisida serta lain- lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui laju respirasi pada Belalang (Oxya serville) dan Jangkrik (Archeta domesticus) sebelum dan sesudah penambahan insektisida. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua perlakuan (ditambah insektisida dan tidak ditambah insektisida) dan 3 ulangan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa berat tubuh pada hewan uji sangat mempengaruhi laju respirasi dari hewan tersebut, semakin berat tubuh suatu organisme, maka semakin banyak oksigen yang dibutuhkan dan Pemberian insektisida dapat mempengaruhi laju repirasi hewan, karena insektisida dapat meghambat proses respirasi sel.
Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Elemen Pancasila Dasar Negaraku pada Peserta Didik Kelas II SDN 18 Sitiung Kabupaten Dharmasraya Susilawati, Wiwik Okta; Khairita, Martiya Nurni; Melisa, Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13129

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pendidik merasa kesulitan dalam memberikan penjelasan yang berupa contoh-contoh sehingga peserta didik kesulitan berimajinasi dalam mengeluarkan gagasan-gagasan saat proses pembelajaran dan peserta didik masih ribut ketika pendidik menjelaskan materi dikarenakan penyampaian yang monoton sehingga masih belum memaksimalkan pembelajaran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Sehingga berakibat peserta didik tidak begitu tetarik dan merasa bosan dengan pembelajaran yang disampaikan. Sehingga peserta didik kurang antusias dalam pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengembangan media pembelajaran puzzle elemen Pancasila dasar negaraku pada peserta didik kelas II SDN 18 Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Berdasarkan hasil validasi dari segi kegrafikan diperoleh nilai 88% (sangat valid), validasi materi 92,85% (sangat valid), pada aspek bahasa memperoleh 94,28% (sangat valid), aspek soal 83% (valid) dan pada validasi modul ajar 92% (sangat valid). Tingkat praktikalitas pengembangan media pembelajaran puzzle elemen Pancasila dasar negaraku oleh pendidik mencapai nilai rata-rata 93% (sangat praktis), dan tingkat kepraktisan pengembangan media puzzle elemen Pancasila dasar negaraku oleh peserta didik mencapai nilai rata-rata 92,03% (sangat praktis). Nilai efektifitas pengembangan media pembelajaran puzzle elemen Pancasila dasar negaraku dengan rata-rata 93,10% yang diperoleh dari hasil tes belajar oleh peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran puzzle elemen Pancasila dasar negaraku pada peserta didik kelas II SDN 18 Sitiung Kabupeten Dharmasraya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif.