Merdekawati, Arnasari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Jigsaw dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa pada Materi Persamaan Kuadrat Kelas XI MultiMedia SMK Negeri 3 Kota Bima Sriaryaningsyih, Sriaryaningsyih; Merdekawati, Arnasari
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 3 No. 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v3i4.405

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika melalui metode jigsaw siswa kelas XI MultiMedia SMK Negeri 3 Kota Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. PTK (CAR-Classroom Action Research), yaitu suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan, memperbaiki kondisi di mana praktek-praktek pembelajaran dilakukan serta dilakukan secara kolaboratif, Berdasarkan analisis terhadap data hasil penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMK Negeri 3 Kota Bima menggunakan metode jigsaw dengan melakukan tindakan yaitu perubahan dalam penyampaian materi pelajaran, siswa menganalisis permasalahan , pembentukan kelompok diskusi dengan pengelompokan siswa secara heterogen, dan perwakilan kelompok siswa menyampaikan hasil diskusi di depan kelas. Langkah-langkah kegiatan tersebut dapat menguatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika dengan materi pokok matriks ( determinan, transport dan invers). Peningkatan ini terbukti pada hasil belajar siswa dari sebelum dilakukan tindakan dengan nilai rata-rata sebesar 66,14 meningkat menjadi 72,26 pada siklus I dan menjadi 81,41 pada siklus II, maka sudah tercapai nilai ketuntasan yaitu sebanyak 100% siswa mencapai taraf keberhasilan. Kemudian kemampuan berpikir kritis juga mengalami peningkatan, terlihat dari hasil observasi yang menunjukkan ada peningkatan setiap siklusnya. Siklus I, presentase ketuntasan kemampuan berpikir kritis sebesar 52.94%, dan pada sklus II presentase ketuntasan siklus II sebesar 91.17%.