Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa melalui Layanan Konseling Individual Menggunakan Metode Pendekatan Realitas: Studi di SMP Negeri 5 Cikarang Utara Fazriah, Syahriyatul; Satiah, Satiah
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202152.239

Abstract

Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri kelas VIII SMPN 5 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Secara khusus bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kepercayaan diri; (2) Mendeskripsikan pemilihan peminatan sekolah menengah atas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing-masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari tiga kali pertemuan ( tiga kali tatap muka), demikian pula halnya dengan Siklus II. Data tingkat kepercayaan diri peserta didik digali dengan Angket kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kepercayaan diri siswa di SMPN 5 Cikarang Utara mengalami peningkatan setelah menggunakan layanan konseling individual.
Kajian Tentang Wanprestasi Dalam Hubungan Perjanjian Satiah, Satiah; Amalia, Riska Ari
JATISWARA Vol. 36 No. 2 (2021): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtsw.v36i2.280

Abstract

Terbitnya perjanjian akan menimbulkan prestasi bagi para pihak. Namun jika salah satu pihak ingkar janji, maka timbul sebuah kebingungan, apakah kasus ini menjadi ranah pidana atau perdata.Adapun rumusan masalah yang diangkat adalah 1) apakah perkara wanprestasi dapat dialihkan menjadi perkara pidana 2) apakah upaya hukum perkara wanprestasi dengan perkara penipuan dapat berjalan dalam waktu yang bersamaan? Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui apakah hubungan keperdataan dalam wanprestasi dapat beralih menjadi perkara pidana? 2) apakah upaya hukum seseorang yang digugat wanpretasi dan dituntut pidana dapat dilakukan secara bersamaan? Untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan perundang-undangan(statue approach dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Adapun kesimpulan yang dapat ditarik adalah sebagai berikut 1) wanprestasi dan penipuan memiliki unsur yang berbeda sehingga perkara wanprestasi tidak dapat dialihkan menjadi perkara penipuan 2) jika wanprestasi dan penipuan terjadi dalam suatu perkara yang memiliki hubungan hukum maka proses pidana dapat ditangguhkan sampai ada putusan perkara perdata.