Wau, Hasanema
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BEMA SEBAGAI TAHTA PENGADILAN KRISTUS: KAJIAN ESKATOLOGIS TENTANG PENGHARGAAN BAGI ORANG PERCAYA Wau, Hasanema; Samuji, Kornelius
Jurnal Penggerak Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v7i2.127

Abstract

Bema Kristus atau Tahta Pengadilan Kristus merupakan salah satu topik eskatologi yang relatif terabaikan dalam literatur teologis, meskipun memiliki implikasi signifikan bagi pemahaman kehidupan dan pelayanan orang percaya. Berbagai karya menunjukkan adanya kerancuan dalam membedakan antara penghakiman bagi orang percaya dan penghakiman bagi orang tidak percaya, sehingga kedua peristiwa tersebut kerap dipandang sebagai satu ajang yang sama. Penelitian ini bertujuan memperjelas siapa yang memiliki legitimasi untuk hadir dalam peristiwa Bema, apa tujuan dan ruang lingkup penilaiannya, serta bagaimana dasar pertimbangan Kristus dalam memberikan penghargaan kekal. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menelaah pandangan para teolog seperti Skorupski, Gaines, Bailey, Keathley, dan Hoyt yang menegaskan bahwa Bema Kristus bukanlah forum penghukuman, melainkan evaluasi dan penganugerahan upah berdasarkan kualitas pelayanan orang percaya. Analisis terhadap teks-teks Alkitab seperti 2 Korintus 5:10, 1 Korintus 3:13–15, serta janji-janji Kristus dalam Kitab Wahyu menunjukkan bahwa Bema bersifat remuneratif, bukan retributif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bema Kristus merupakan peristiwa evaluatif yang secara esensial berbeda dari penghakiman atas orang tidak percaya, karena bersifat remuneratif dan bertujuan memberikan upah berdasarkan kualitas pelayanan orang percaya. Penelitian ini dapat memperkaya doktrin eskatologi dan memberikan pemahaman yang lebih tepat mengenai penghargaan ilahi dalam kehidupan kekristenan.
SORGA DAN NERAKA SEBAGAI SIMBOL:: KAJIAN BIBLIKA DOKTRIN KRISTEN PROGRESIF DAN IMPLIKASINYA BAGI ORANG PERCAYA Pattinaja, Aska Aprilano; Octavianus, Jonathan; Wau, Hasanema
Jurnal Teologi RAI Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Teologi RAI - Edisi Desember
Publisher : STT-RAI Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63276/jurnalrai.v2i3.121

Abstract

This article aims to explore a controversial issue in Progressive Christian thought, specifically the rejection or symbolic interpretation of eschatology, especially concerning the reality of heaven and hell. A review of the literature reveals a research gap in this area because studies on Progressive Christianity tend to focus only on soteriology, bibliology, and apologetics. Using a biblical study method with an exegetical analysis approach and historical-systematic theology, this research finds that the symbolic theological approach often weakens the biblical foundation of God's justice and holiness and clouds the eschatological truth as taught by Jesus and the apostles. Therefore, this article presents a biblical reading that affirms a balance between divine love and justice, demonstrating that the doctrines of heaven and hell are not merely moral constructs but essential parts of the salvation story. The results are expected to enhance the discourse of Indonesian contextual theology by illustrating the limits of progressive hermeneutics in relation to the orthodoxy of the Christian faith.