p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Develop
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI D.I. YOGYAKARTA susanto, joko; wildan pratama, muhammad arsya
Develop Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.023 KB) | DOI: 10.25139/dev.v5i1.3689

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui determinan  pengangguran terbuka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2010-2018. Data tersebut mencakup tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, upah minimum kabupaten/kota, dan modal manusia. Penelitian ini menggunakan regresi panel berdasarkan Fully Modified Ordinary Least Square (FMOLS) dan Dynamic Ordinary Least Square (DOLS).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berdampak negatif, sedangkan upah minimum kabupaten/kota berdampak positif terhadap pengangguran terbuka. Peningkatan pertumbuhan ekonomi mendorong penurunan pengangguran terbuka, sedangkan kenaikan upah minimum kabupaten diikuti oleh kenaikan tingkat pengangguran terbuka. Sementara  itu, modal manusia tidak berpengaruh pada tingkat pengangguran terbuka akibat rendahnya rata-rata lama sekolah. Untuk itu, pemerintah perlu meningkatkan sumber daya manusia melalui wajib belajar 12 tahun.
DETERMINAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI D.I. YOGYAKARTA susanto, joko; wildan pratama, muhammad arsya
Develop Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.023 KB) | DOI: 10.25139/dev.v5i1.3689

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui determinan  pengangguran terbuka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2010-2018. Data tersebut mencakup tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, upah minimum kabupaten/kota, dan modal manusia. Penelitian ini menggunakan regresi panel berdasarkan Fully Modified Ordinary Least Square (FMOLS) dan Dynamic Ordinary Least Square (DOLS).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berdampak negatif, sedangkan upah minimum kabupaten/kota berdampak positif terhadap pengangguran terbuka. Peningkatan pertumbuhan ekonomi mendorong penurunan pengangguran terbuka, sedangkan kenaikan upah minimum kabupaten diikuti oleh kenaikan tingkat pengangguran terbuka. Sementara  itu, modal manusia tidak berpengaruh pada tingkat pengangguran terbuka akibat rendahnya rata-rata lama sekolah. Untuk itu, pemerintah perlu meningkatkan sumber daya manusia melalui wajib belajar 12 tahun.