Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM AL-QUR’AN SURAT ASY-SYU’ARĀ 89 (Tinjauan Terhadap Tafsir al-Marāgī) Sadaruddin, Maulida Ade Suryani
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 5, No 02 (2020): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v5i02.898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan akhlak yang dapat diambil dari Q.S. asy-Syu’arā ayat 89 dan mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Q.S. asy-Syu’arā ayat 89 dengan proses pembelajaran akhlak pada tingkatan Madrasah Aliyah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber primer dari penelitian ini adalah kitab tafsir al-Marāgī sebuah karya fenomenal dari Ahmad Mustafa al-Marāgī. Adapun sumber sekundernya adalah literatur-literatur yang berkaitan dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara dokumentasi, dan analisis data dengan menggunakan deskriptif analitik, selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis secara konseptual mengenai kandungan isi disertai dengan istilah yang ada di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam Q.S. asy-Syu’arā ayat 89 terdiri dari dua bagian, yaitu akhlak kepada Allah dan akhlak pribadi. Di antara akhlak kepada Allah adalah bertaqwa, tawakkal, ikhlas. Sedangkan yang termasuk akhlak pribadi adalah istiqamah, malu, tawadhu, pemaaf, amanah, dan sabar.  Selain daripada itu, dalam penelitian ini menunjukkan pentingnya penyucian dan pembersihan hati dalam rangka menciptakan akhlak yang karimah bagi setiap muslim, khususnya para murid supaya tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif.
Optimization of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education: Opportunities and Challenges in Learning Evaluation Awalia Rina Rahmawati; Risfita Wulandari; Sadaruddin, Maulida Ade Suryani; Mustofa, Triono Ali; Chedimae, Hamdan
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 37 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v37i2.11015

Abstract

In the era of digital transformation, artificial intelligence (AI) has become important innovation in the world of education, including in the evaluation of learning Islamic Religious Education. This research aims to examine the optimization the application of AI in Islamic Religious Education evaluation, the challenges faced, and the future potential the future. With a qualitative approach based on literature review, this research analyzing literature related to the application of AI in the context of Islamic education. Results The study shows that AI is capable of enhancing the effectiveness of evaluating cognitive aspects. Cognitive through digital quizzes and real-time data analysis systems, as well as starting reaching affective and psychomotor aspects with technology such as chatbots, facial recognition, and virtual reality. However, a number of challenges also arise, among others, the limitations of AI in capturing the spiritual dimension, the potential for algorithmic bias algorithmic, ethical and data privacy issues, as well as teacher readiness and infrastructure. In the future, AI has great potential to become a comprehensive and personal, if the application of AI in learning and evaluation can be supervised in an ethical and still making teachers the central figure in the formation of values and character. This research recommends a synergy between technology developers, educators, and Sharia experts in developing a human-centered AI-based evaluation system and in accordance with Islamic values.
Reactualization of Muhammadiyah's Educational Philosophy in the Contemporary Era Sadaruddin, Maulida Ade Suryani; Maksum, M. Nur Rochim; Salim, Hakimuddin
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This research aims to understand the philosophy of Muhammadiyah education, the challenges it faces, and efforts to reactualize the philosophy of Muhammadiyah education in addressing educational challenges in the contemporary era. Methodology: This study employs a qualitative approach, incorporating literature reviews. Results: The results of this study demonstrate that the principles of Muhammadiyah's educational philosophy comprise ontological principles, including the value of monotheism, epistemological principles that integrate revelation with reason, and axiological principles relevant to the goals and values of Muhammadiyah education. Applications/Originality/Value: Reactualization efforts that can be carried out in Muhammadiyah education include strengthening transformative and profound integration-interconnections, responding to the digital revolution by focusing on critical digital literacy, and pedagogical reactualization by prioritizing a student-centered learning approach.
Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan Al-Qur’an Metode Ummi di Pringkuku Wardana, Dimas Wisnu; Hafidz, Hafidz; Shohib, Muhammad Wildan; Afifah, Siti Nur; Hikmah, Aisyah Durrotul; Wibowo, Luthfi Tegar Satrio; Mutiah, Rahmadita; Sadaruddin, Maulida Ade Suryani; Wulandari, Risfita; Kurnianto, Ikhsan Dwi Cahyo Ryan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37836

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tantangan literasi Al-Qur’an di Desa Pringkuku, Pacitan. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan kompetensi guru pengajar yang berdampak pada metode pengajaran yang digunakan sehingga memunculkan hambatan dalam perkembangan kemampuan baca Al-Quran. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran anak-anak dan lansia melalui metode ummi, memperkuat peran dakwah Muhammadiyah sebagai gerakan pemberdayaan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Al-Qur’an. Melalui pendekatan partisipatif-edukatif, memberikan hasil yang cukup baik pada kemampuan baca dan pemahaman peserta. Program ini membuktikan efektivitas metode ummi dalam meciptakan ekosistem dakwah berbasis pendidikan yang berkelanjutan.