Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Beetroot juice (Beta Vulgaris L) alternative handling of anemia in pregnancy Zakiyah, Zahrah; Setyaningsih, Dewi
Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol 13 No 2 (2019): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/kia.v13i2.398

Abstract

Iron deficiency anemia has become an important issue not only at the global level but even internationally. Iron supplementation is chosen as a solution to overcome iron deficiency anemia during pregnancy. The choice of iron as a solution has a negative effect because iron can initiate oxidative stress which is bad for health. The purpose of this study was to compare the effect of supplementing Fe and beetroot juice in the treatment of anemia in pregnant female rats. This research was an experimental study with a Randomized Posttest Only Control Group Design. The sample used was 20 pregnant female rats. The variables of this study were erythrocytes counts and hemoglobin levels. Statistical testing used the One-way ANOVA test. The mean of erythrocytes counted in the beetroot juice group of beetroot 3.6 gr /BW was able to compensate for the average of erythrocytes counts in the Fe supplementation group 1.08 mg/BW, followed by the group of 1.8g/BW beetroot juice. The average analysis of beetroot juice 3.6 gr/BW had no difference with the supplementation of Fe 1.08 mg/BW. This fact shows that the administration of 3.6 gr/BW beetroot juice was as effective as the supplementation of Fe 1.08 mg/BW in increasing hemoglobin levels. Beetroot juice was proven as an alternative product for handling anemia during pregnancy.
determinan faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang optimalisasi nutrisi bagi ibu menyusui zakiyah, zahrah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v5i2.332

Abstract

ASI menjadi satu-satunya sumber gizi yang menjamin keberlanjutan nutrisi bagi bayi pasca intrauterin, khususnya 6 bulan pertama kelahirannya. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dirinya dan untuk menghasilkan ASI. Variasi makanan ibu dapat menyebabkan perubahan profil asam lemak dan kadar makro serta mikronutrien dalam ASI. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik total sampling sebanyak 73 responden. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang optimalisasi nutrisi bagi ibu menyusui.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar tingkat pengetahuan responden berada pada tingkat cukup sebanyak 48 responden (65.8%). Ada hubungan antara faktor usia (p=0.026) dan faktor pendidikan (p=0.010) dengan tingkat pengetahuan, sedangkan faktor pekerjaan (p=0.171) dan pengalaman dalam hal ini status pemberian ASI (p=0.074) menunjukkan hasil tidak ada hubungan dengan tingkat pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa usia dan pendidikan menjadi determinan faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang optimalisasi nutrisi bagi ibu menyusui.  
POTENSI JUS UMBI BIT SEBAGAI SUPLEMENTASI ANEMIA Zakiyah, Zahrah; Setyaningsih, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional : Pemanfaatan Literasi Digital Dalam Publikasi Ilmiah
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POTENTIAL OF BEETROOT JUICE AS ANEMIA SUPLEMENTATION AbstrakKebutuhan zat besi pada kehamilan secara signifikan terus meningkat sejalan dengan bertambahnya usia kehamilan. Sebanyak 48.9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia defisiensi besi. Stress oksidatif berkontribusi terhadap kejadian anemia defisiensi besi Zat besi sebagai pengobatan utama anemia defisiensi besi diketahui ikut serta dalam peningkatan radikal bebas melalui reaksi Fenton and Haber–Weiss. Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi kadar antioksidan GPx pada tikus bunting anemia yang diberi suplementasi jus umbi bit dan zat besi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan desain Randomized Posttest Only Control Group Design. Hasil penelitian dianalisis dengan uji ANOVA One Way. Subjek penelitian terbagi dalam 5 kelompok pengamatan. Hasil penelitian ini adalah jus umbi bit dosis 3.6 gr/BB memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mencapai kadar Glutation Peroksidase (GPx) sesuai dengan kelompok tikus sehat dibandingkan suplementasi zat besi 1.08 mg/BB. Kesimpulan peneltian inin adalah jus umbi bit terbukti berpotensi lebih baik untuk menyeimbangkan antioksidan pada penderita anemia defisiensi besi. Kata Kunci : Bit (Bet vularis L),  Antioksidan, Glutation Peroksidase (GPx), Suplemetasi zat besi.