Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Korelasi Tingkat Stres terhadap Self Directed Learning Readiness Mahasiswa Kedokteran Selama Pembelajaran Online Luailiyah, Afridatul; Julianti A, Andi Citra; Utami, Kamila Dwi
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 4, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.4.1.2022.11-17

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 membawa perubahan besar dalam sistem pembelajaran. Adaptasi pembelajaran dari offline menjadi online membuat mahasiswa yang mengalami stres akademik menjadi semakin meningkat. Pembelajaran online membutuhkan banyak persiapan dalam berbagai aspek, sehingga jika tidak di persiapkan baik oleh mahasiswa dan dosen mengakibatkan meningkatnya stress dan menurunnya self-eficacy Kesiapan belajar mandiri atau Self directed learning readiness merupakan komponen yang penting untuk membiasakan belajar sepanjang hayat di pendidikan kedokteran. Penelitian ini ingin mencari korelasi tingkat stress selama pandemi covid-19 dengan Self Directed Learning Readiness mahasiswa kedokteran.Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan studi observasional dengan desain cross-sectional. Seluruh mahasiswa kedokteran Universitas Islam Sultan Agung tahun kedua.yang bersedia mengisi kuesioner di jadikan sebagai subjek penelitian. Mahasiswa yang tidak lengkap mengisi kuesioner diekskusikan dari data penelitian. Kuesioner DASS (Depression anxiety stress scales) dan SDLRS (Self directed learning readiness scale) di bagikan secara online melalui aplikasi google form. Analisa statistik yang dugunakan adalah uji korelasi Spearman untuk mengatahui hubungan antara tingkat stress dengan kesiapan belajar mandiri mahasiswa kedokteran.Hasil: Hasil uji bivariat didapatkan nilai (p) 0,002 (p<0,05) dan (r) -0,206 , sehingga terbukti ada korelasi yang bermakna yang bersifat lemah dan memiliki nilai negatif antara tingkat stres terhadap kesiapan belajar mandiri mahasiswa tahun pertama fakultas kedokteran.Kesimpulan: Semakin rendah tingkat stress maka mahasiswa semakin siap melakukan belajar mandiri dan semakin tinggi tingkat stress maka semakin rendah kesipan mahasiswa dalam melakukan belajar mandiri selama pandemi covid-19.
Ultrasound-Guided Scalp Block as an Anesthetic Technique and Postoperative Analgesia for Awake Cranioplasty in High-Risk Patients Luailiyah, Afridatul; Prihatno, M. Mukhlis Rudi; Wicaksono, Nugroho
Jurnal Neuroanestesi Indonesia Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : https://snacc.org/wp-content/uploads/2019/fall/Intl-news3.html

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24244/jni.v15i1.729

Abstract

Cranioplasty is a surgical procedure that restores normal anatomy following craniectomy. Skull bone reconstruction ensures protection and normalizes physiology as well as cerebrospinal fluid dynamics. We present a case of a 37-year-old male following intracerebral hemorrhage (ICH) evacuation via craniotomy. The patient had uncontrolled hypertension and cardiomegaly on chest X-ray, with secondary hemiparesis. Scalp nerve block was employed as an anesthetic technique and for postoperative analgesia. Preoperatively, his heart rate was 70–80 beats/min, blood pressure 158/107 mmHg, and oxygen saturation 100% on room air. Intravenous dexmedetomidine infusion was started (loading dose 1 mcg/kg for 15 minutes, followed by 0.4–0.8 mcg/kg/h) along with 2% lidocaine infusion at 1 mg/kg/h titrated to the desired level of sedation and analgesia. A unilateral (landmark-guided) scalp block was performed using 22 mL of 0.5% levobupivacaine to block the supraorbital, supratrochlear, zygomaticotemporal, auriculotemporal, greater occipital, and lesser occipital nerves. The patient also received intravenous paracetamol 1 g three times daily. Hemodynamics remained stable throughout surgery. The Numeric Rating Scale (NRS) score was 0 at 30 minutes to 6 hours postoperatively, and 1–2 between 8 and 48 hours. Awake regional anesthesia allowed sympathetic tone to remain intact and enabled rapid postoperative neurological assessment. Ultrasound-guided scalp block is an effective alternative anesthetic technique for awake cranioplasty, providing hemodynamic stability, optimal pain control, and faster recovery in high-risk patients