Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Orientasi Seksual Pada Remaja Yohana Wulan Rosaria; Titi Nurhayati
Jurnal Pendidikan Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v(6)i(2)y(2017).page:113-121

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan studi kualitatif dengan melaksanakan diskusi kelompok terarah pada komunitas tersebut. Populasi adalah seluruh komunitas LSL yang tergabung dalam Yayasan Rumah Singggah PEKA dalam binaan KPA Kota Bogor berjumlah 2200 orang dengan jumlah total sampel 60 orang sesuai dengan inklusi. Pengambilan data dengan cara wawancara. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui gambaran variabel independen dan dependen sedangkan analisis bivariat dilakukan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan orientasi seksual pada remaja dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa menurut statistik variabel pekerjaan ayah responden sebagai non PNS dan responden yang memiliki pasangan seks tetap secara signifikan berpengaruh dengan orientasi seksual remaja.
LAPORAN KASUS ASUHAN KEBIDANAN NIFAS DENGAN ANEMIA SEDANG DI RSUD LEUWILIANG Raidatul Jannah; Elin Supliyani; Fauzia Djamilus; Titi Nurhayati
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 6 No. 3 (2026): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis bagi ibu dan bayi, di mana berbagai komplikasi fisik maupun psikologis dapat terjadi, salah satunya adalah anemia. Anemia nifas yang tidak ditangani dapat menyebabkan subinvolusi uteri, perdarahan, infeksi, penurunan produksi ASI, hingga meningkatkan risiko kematian ibu. Oleh karena itu, asuhan yang tepat sangat penting diberikan. Laporan ini membahas asuhan kebidanan masa nifas pada Ny. S, 20 tahun, P1A0, dengan anemia sedang di RSUD Leuwiliang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi, dan literatur. Hasil pengkajian menunjukkan keluhan pusing dan lemas, dengan Hb 9,1 g/dl serta tanda klinis anemia. Penatalaksanaan meliputi pemantauan kondisi ibu, edukasi tanda bahaya, konseling nutrisi, dan pemberian tablet tambah darah 60 mg dua kali sehari. Setelah 29 hari, kadar Hb meningkat menjadi 12,4 g/dl tanpa komplikasi lanjutan. Disarankan ibu memenuhi kebutuhan nutrisi, istirahat cukup, dan menggunakan kontrasepsi. Fasilitas kesehatan diharapkan rutin memeriksa Hb dan memberikan tablet tambah darah selama 40 hari pasca persalinan.