Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Idiom Bahasa Dawan Dialek Amanuban di Kabupaten Timor Tengah Selatan Siti Hajar; Heni Purniawati
Deiksis Vol 12, No 03 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.38 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i03.5195

Abstract

Bahasa Dawan merupakan bahasa yang digunakan hampir di seluruh daratan Timor atau pah meto (daratan kering). Bahasa Dawan sering disebut Uab Meto’ oleh penuturnya. Bahasa Dawan masyarakat Timor Tengah Selatan (TTS) terdiri atas tiga dialek yaitu dialek Molo, Amanuban, dan Amanatun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi idiom bahasa Dawan yang digunakan masyarakat Amanuban di Desa Falas Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah simak catat dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua jenis idiom, yakni idiom penuh dan idiom sebagian/semiidiom dengan klasifikasi idiom dengan bagian tubuh sebanyak 62, idiom dengan kata indra sebanyak  21, idiom dengan warna sebanyak 4, idiom dengan nama benda-benda alam sebanyak 11, idiom dengan nama-nama binatang sebanyak 7, idiom dengan bagian tumbuhan sebanyak 9, dan idiom dengan kata bilangan sebanyak 8. Kata Kunci: Idiom, Bahasa, Dawan, Amanuban
Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Anak Melalui Media Animasi Audio Visual Siswa Kelas VI SD Ahmad Ahmad; Siti Hajar; Farid Fauzi Almu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.572 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i1.44

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyimak cerita anak melalui media animasi audio visual siswa kelas VI SD Negeri Oeba 3 Kupang, Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Oeba 3 Kupang. Variabel dalam penelitian ini yaitu keterampilan menyimak cerita anak dan penggunaan media animasi audio visual. Setiap siklus terdapat instrumen yang berwujud tes dan nontes. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data penelitian keterampilan menyimak cerita anak pada pratindakan, siklus I, dan siklus II menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kelas. Hal tersebut terlihat pada keaktifan siswa dan keantusiasan siswa dalam mengikuti pembelajaran menyimak cerita anak melalui media animasi audio visual.
Penguatan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Berdasarkan Pedoman Tarjih Muhammadiyah pada Majelis Taklim Nurul Qalbi Kelurahan Pengkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang: Strengthening Training on Funeral Management Based on Muhammadiyah Tarjih Guidelines at the Nurul Qalbi Taklim Assembly, Penkase Oeleta Village, Alak District, Kupang City Syarifuddin Darajad; Ihwan Ihwan; Yahya Nikmad Nobisa; Siti Syahida Nurani; Wahid Hasym TRA Beni; Kamis Karno; Andi Irfan; Marwan Gozali; Siti Hajar; Darma Nobisa; Arifin Arifin; Masita Bareut
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 5 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i5.11909

Abstract

This Community Service Program (PKM) for funeral arrangements was conducted by the Muhammadiyah University of Kupang Community Service Team at the Nurul Qalbi Taklim Assembly, Alak District, Kupang City. This training provided members of the Taklim Assembly with insight into funeral arrangements according to the Sunnah of the Prophet Muhammad, supported by the Tarjih Muhammadiyah guidelines. The methods used in this training were lectures, practice of funeral arrangements, and videos of funeral arrangements by Tarjih Muhammadiyah. This training activity had a positive impact on the knowledge and experience of the Taklim Assembly members regarding funeral arrangements, in line with the demands of the Prophet Muhammad SAW, as outlined in the Tarjih Muhammadiyah decision. Overall, this funeral arrangement training activity was deemed successful against the planned target. The activity had 20 participants out of a total of 30 members of the Taklim Assembly; this demonstrates motivation and enthusiasm to understand the material presented. Participants followed the training activities well, the stages of the funeral arrangement training from beginning to end.