Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TERAPI MUROTTAL AL-QURAN DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL USIA REMAJA Yunita, Ike; Susanti, Wiji; Resnawati, Resnawati; Putri, Arini Serda; Jayanti, Nisa Sri; Damayanti, Fegi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42163

Abstract

Kehamilan pada usia remaja merupakan salah satu tantangan besar dalam kesehatan reproduksi yang dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis, termasuk kecemasan menjelang persalinan. Terdapat seorang ibu hamil berusia 17 tahun, primigravida (kehamilan pertama), datang ke Puskesmas Leuwiliang dengan keluhan sulit tidur, sering merasa gelisah, dan takut menghadapi persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis efektivitas terapi murottal Al-Qur'an dalam menurunkan kecemasan persalinan pada ibu hamil usia remaja. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest post test without control. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor sebanyak 30 ibu hamil. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh/sensus, sehingga besar sampel sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan menurun dari 8,50 menjadi 3,97 setelah terapi, dengan perbedaan yang secara statistik signifikan (p = 0,000). Simpulan penelitian bahwa terapi Murottal Al-Qur'an secara signifikan menurunkan kecemasan persalinan pada ibu hamil usia remaja. Disarankan ibu hamil usia remaja untuk rutin mendengarkan Murottal Al-Qur’an, terutama pada trimester akhir kehamilan, sebagai upaya untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan ketenangan menjelang persalinan.
EFEKTIVITAS RELAKSASI DZIKIR DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I Yunita, Ike; Susanti, Wiji; Resnawati, Resnawati; Putri, Arini Serda; Jayanti, Nisa Sri; Damayanti, Fegi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55969

Abstract

Nyeri yang berat dapat memicu respons stres yang kuat, meningkatkan stimulasi saraf simpatetik, merangsang pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol, serta meningkatkan kecemasan ibu secara signifikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas relaksasi dzikir dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest post test without control. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor sebanyak 40 ibu hamil. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh/sensus, sehingga besar sampel sebanyak 40 responden. Instrumen penelitian menggunakan Numerical Rating Scale. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, rerata intensitas nyeri berada pada kategori nyeri berat (mean 8,47), sedangkan setelah diberikan relaksasi dzikir, rerata intensitas nyeri menurun secara bermakna menjadi nyeri sedang mendekati ringan (mean 3,97). Perbedaan ini didukung oleh hasil uji statistik dengan nilai p < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Penurunan intensitas nyeri ini mencerminkan bahwa relaksasi dzikir mampu meningkatkan kenyamanan ibu bersalin melalui mekanisme relaksasi psikologis dan spiritual, yang berperan dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan kemampuan koping terhadap nyeri persalinan. Bidan diharapkan dapat memberikan edukasi dan pendampingan relaksasi dzikir sejak masa antenatal untuk meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan.