Hikmah, Febrial
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI HAMBAT AKTIVITAS BAKTERI Propionibacterium acnes TERHADAP EKSTRAK ETANOL RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata (K.) Schum) Hikmah, Febrial
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i01.P13

Abstract

Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat (acne vulgaris). Bakteri ini memiliki protein yang berperan dalam degradasi jaringan kulit sehingga menyebabkan peradangan. Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata (K.) Schum) telah diteliti memiliki banyak manfaat antibakteri. Potensi antibakteri tersebut diduga dapat menghambat aktivitas Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Belum ada penelitian yang menjelaskan bahwa ekstrak rimpang lengkuas merah dapat menghambat aktivitas Propionibacterium acnes. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengetahui uji hambat aktivitas bakteri Propionibacterium acnes terhadap ekstrak etanol rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata (K.) Schum). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu difusi cakram. Penelitian ini menghasilkan bahwa ekstrak etanol lengkuas merah pada konsentrasi 100% dapat menghambat aktivitas bakteri Propionibacterium acnes dengan rerata diameter sebesar 12,5 mm. Potensi hambat ekstrak tersebut, lebih besar dibandingkan obat herbal jerawat komersial yaitu sebesar 6,6 mm, namun tidak lebih besar terhadap klindamisin yaitu sebesar 19,3 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol rimpang lengkuas merah memiliki potensi untuk menghambat aktivitas bakteri Propionibacterium acnes sehingga dapat dijadikan alternatif pengobatan jerawat secara tradisional.
PREVALENSI KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA WANITA BEKERJA DI RUMAH (IRT) DAN BEKERJA DI KANTOR Hikmah, Febrial; Nurmiwiyati, Nurmiwiyati
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 3, No 2 (2023): Pharmaceutical Science Journal Vol 3 No 2, 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v3i2.620

Abstract

Dermatitis kontak merupakan reaksi inflamasi akut atau kronis dari suatu zat yang bersentuhan dengan kulit. Terdapat dua jenis dermatitis kontak, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi kejadian dermatitis kontak pada wanita bekerja di rumah (IRT) dan bekerja di kantor.  Penelitian ini merupakan penelitian desktiptif cross sectional dengan pengambilan data dari rekam medis di poli kulit dan kelamin RSU Tangerang Selatan periode tahun 2021 hingga 2022. Semua data pasien yang terdiagnosis dermatitis kontak, berjenis kelamin wanita dan berusia di atas 25 tahun dianalisis sebagai data penelitian. Hasil penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa baik ibu rumah tangga maupun wanita yang bekerja di kantoran berpeluang yang sama untuk mengalami gangguan kulit dermatitis kontak. Lokasi lesi bagi pasien ibu rumah tangga paling banyak pada daerah tangan dan lain-lain, sedangkan pada wanita kantoran paling banyak pada daerah kaki dan wajah. Terapi yang paling banyak diberikan oleh dokter pada setiap kelompok pekerjaan yaitu terapi kombinasi kortikosteroid dan antihistamin.