Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Bimbingan Konseling Islam sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa SMA haning, Tyashaning; kusuma, mega; Mahasri , Mahasri Shobabiya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.797

Abstract

Guidance Counseling is an activity that originates from human life. Because in life, humans always experience various problems. So you need help from other people to solve the problem. Guidance Counseling is a series of service programs provided to students so that they are able to develop. Students also need good handling. Like deaf children who cannot hear clearly and communicate well. Especially in terms of religious counseling guidance, which aims to provide assistance to individuals in their religious life so that it is in line with the provisions and instructions of Allah SWT so that they obtain happiness in this world and the hereafter. Recently, there has been significant concern regarding the mental health of adolescents due to the increasing prevalence of mental disorders among them, making this group particularly vulnerable. Adolescents' understanding of mental health can be improved through appropriate educational initiatives using appropriate media. Among various media, audiovisual content, especially video, has shown superior effectiveness in increasing teenagers' knowledge. The guidance and counseling teacher's efforts aim to increase teenagers' awareness of mental health by utilizing counseling methods for handling it.
PEMANFAATAN EKSTRAK BATANG PISANG SEBAGAI PEMBIUS UNTUK MENSEPARASI NILA Puspito, Gondo; Mustaruddin; Kusuma, Mega; Muninggar, Retno; Iskandar, Mokhamad Dahri; Bangun, Tri Nanda Citra
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 5 No. 3 (2021): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.5.3.313-323

Abstract

Penelitian ditujukan untuk menentukan konsentrasi pembius ekstrak batang pisang yang dapat membius nila (Oreochormis niloticus). Indikator keberhasilannya didasarkan atas waktu kolaps tercepat dan waktu pulih terlama. Sebanyak 29 ikan belum layak konsumsi berukuran panjang total antara 12,6-18,5 cm dan 25 ikan layak konsumsi (18,6-24,5 cm) dijadikan sebagai sampel penelitian. Pembiusan difokuskan terutama pada ikan belum layak konsumsi yang akan diseparasi, karena lebih rentan terhadap zat pembius dibandingkan dengan ikan layak konsumsi. Konsentrasi pembius yang digunakan terdiri atas 1%, 2%, dan 3%. Respon ikan terhadap pembiusan disesuaikan dengan tabel McFarland (1959). Hasilnya adalah zat pembius yang terkandung dalam batang pisang berupa saponin. Konsentrasi pembius 3% lebih baik dibandingkan dengan 2% dan 1%, karena ikan lebih cepat kolaps dan lebih lama pulih. Ikan belum layak konsumsi akan kolaps setelah pembiusan selama 25-60 menit dengan waktu pulih antara 28-50 menit. Adapun ikan layak konsumsi akan kolaps setelah dibius selama 82-93 menit dan akan pulih kembali antara 58-90 menit. Kata kunci: batang pisang, layak konsumsi, nila, saponin, waktu kolaps, waktu pulih