Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Empowerment of fishermen in managing processed Rebon Shrimp-Based Food Products in Coastal "Communities" Isir, Mariana; Abdullah, Vera Iriani
OMNICODE Journal (Omnicompetence Community Developement Journal) Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : UrbanGreen Central Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/omnicode.v1i1.81

Abstract

The fishing community is one of the communities identified as poor, about 90% of the 16.2 million people are below the poverty line, the abundant marine wealth should be able to support the economy, but in reality it is not as expected. Poverty experienced by the community has an impact on the health status of the family including the inability to access health facilities, Chronic Energy Deficiency in pregnant women and malnutrition in children. Rebon shrimp is a marine product that contains multi micronutrients, has direct benefits for health and can be processed into various products. Raw rebon shrimp in the market are sold at very cheap prices ranging from Rp. 60,000- s/d 90,000/ Kilo, the fragrant and distinctive smell has its own charm, but the low knowledge of mothers in producing household processed food products, product packaging, business licensing, and marketing of products is a common obstacle to product development. nutritious and hygienic. For this reason, through this Community Service activity, training on Food Product Processing made from rebon shrimp will be carried out which can help increase family income. The main target partners include women fishermen, head of RT, head of RW, TP-PKK, Posyandu cadres, while supporting partners are the head of the West Sorong District, Department of Health, Health Polytechnic of Sorong and the Department of Industry. The implementation time is 2 days, starting on June 10, 2021 until June 11, 2021. Mandatory output results in the form of scientific publications in accredited national journals. While the additional output in the form of intellectual property rights.
Efektifitas Pelatihan Kader terhadap Peningkatan Kompetensi Kader dalam Pemberian Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Isir, Mariana; Duhita, Fitra
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Vol. 4 No. 2 (2025): Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health
Publisher : Nur Science Institute and Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/griyawidya.v4i2.1822

Abstract

Background: Acceleration of the Health System Transformation achievement program in the first pillar, namely Primary Service Transformation, reconstruction of primary health services was carried out by making Cadres one of the human resources implementing it. The purpose of this study was to determine the effectiveness of cadre training on improving cadre competence in providing counseling to pregnant women. Method: This study is a quantitative descriptive pre-experimental study with a pretest-posttest design. The sample in this study were 29 Posyandu Cadres responsible for examining pregnant women in all Posyandus in the Malawili Health Center working area. The intervention given was cadre training to provide counseling to pregnant women. Pretest-posttest data are the results of observations of cadre competence in conducting counseling using an instrument in the form of a checklist. Result: The results of the analysis showed that there was a significant difference between the pretest and posttest values ​​in all aspects (p-value <0.05). Further calculation results on the effectiveness of providing training on improving cadre competence showed that the training provided was low (N-Gain score 0.23 <0.3). Implication: This study is expected to provide an overview of the readiness and preparation for cadres, especially in the work area of ​​the Malawili Health Center, Sorong Regency, to implement several parts of the 25 cadre competencies. Novelty: This study focuses on assessing cadre competency based on the performance of knowledge, attitude and skills in providing counseling to pregnant women.
PENINGKATAN KOMPETENSI KADER DALAM LAYANAN IBU HAMIL SEBAGAI PENGUATAN PILAR TRANSFORMASI LAYANAN PRIMER DI PUSKESMAS MALAWILI Duhita, Fitra; Andriana, Andriana; Isir, Mariana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.2020-2027

Abstract

Transformasi layanan primer merupakan pilar pertama dalam transformasi kesehatan Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ini merupakan perwujudan dari fokus pertama yaitu edukasi penduduk melalui penguatan kader, dan untuk menunjang fokus ketiga yaitu upaya pencegahan sekunder dengan sasaran ibu hamil dalam rangka peningkatan kualitas Antenatal Care (ANC). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan simulasi keterampilan memberikan edukasi menggunakan media lembar balik yang telah dibuat oleh tim pengabdi. Peserta kegiatan ini adalah 29 kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Malawili, yang berasal dari 23 Posyandu. Pada tahap pelaksanaan, terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, yaitu pengenalan 25 kompetensi Kader, pengenalan media lembar balik untuk edukasi ibu hamil dan diakhiri dengan evaluasi. Evaluasi kompetensi kader dalam memberikan edukasi ibu hamil memberikan gambaran bahwa pada aspek keterampilan dan sikap dalam memberikan edukasi, mayoritas kader menunjukkan performa yang baik (rerata persentase 84,3%). Namun pada aspek pengetahuan masih sedikit kader yang dapat mempraktikkan dengan baik (rerata persentase 31,03%). Sedangkan pada evaluasi kasiapan kader mengimplementasikan 25 kompetensi kader menunjukkan bahwa 37,93% merasa senang dengan adanya penambahan kompetensi, dan 80% menyatakan siap untuk mengimplementasikan. Hasil evaluasi kesiapan kader mengimplementasikan 25 kompetensi kader ini menunjukkan hasil yang kontradiktif terhadap hasil evaluasi kemampuan kader dalam melakukan edukasi. Mayoritas kader menyatakan siap untuk menerapkan 25 kompetensi kader, namun kemampuan kader dalam melakukan edukasi terutama pada aspek pengetahuan mayoritas masih belum baik. Kondisi ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kader dapat memerankan fungsinya dengan optimal dalam penguatan transformasi layanan primer.
Upaya Pencegahan Komplikasi Preeklamsia Dan Diabetes Gestasional Melalui Edukasi Pemenuhan Kebutuhan Vitamin D Pada Ibu Hamil Andriana; Isir, Mariana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklamsia dan diabetes gestasional merupakan bentuk kompliaksi yang terjadi selama kehamilan dan berkontribusi dalam meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Defisiensi vitamin D dinyatakan sebagai salah satu penyebab terjadinya kedua kompliaksi tersebut sehingga penting untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pemenuhan kebutuhan vitamin D. Tujuan dari kegiatan ini adalah ibu hamil dapat memahami terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan vitamin D untuk mencegah komplikasi preeklamsia dan diabetes gestasional. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian edukasi tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan vitamin D untuk mencegah komplikasi preeklamsia dan diabetes gestasional. Hasil evaluasi kegiatan yaitu kehadiran responden 100%, antusias responden 100%, pengetahuan responden meningkat menjadi 79% dengan target awal 75%. Kesimpulan kegiatan pemberian edukasi kesehatan mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan vitamin D untuk mencegah risiko terjadinya preeklamsia dan diabetes gestasional pada ibu hamil di Puskesmas Malawei telah terlaksana dengan baik dan berhasil mencapai indikator keberhasilan
Pengenalan Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara Sebagai Upaya Pencegahan Primer Bagi Perempuan Usia Subur di Kelurahan Matamalagi Egam, Adriana; Sinaga, Rany Anggina Putri; Isir, Mariana; Amrin, Dian Andriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3378

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Rendahnya pengetahuan, masih kuatnya mitos dan stigma, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan menyebabkan rendahnya kesadaran perempuan usia subur untuk melakukan deteksi dini. Kondisi serupa juga ditemukan di Kelurahan Matalamagi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang komprehensif. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan perempuan usia subur dalam melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif dengan media PowerPoint dan leaflet, disertai sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan desain pretest–posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan di Gereja GKI Efata Matalamagi dan diikuti oleh 40 perempuan usia subur.Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi. Sebelum kegiatan, seluruh peserta memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (60%) dan kurang (40%), tanpa ada yang berkategori baik (0%). Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) mencapai tingkat pengetahuan kategori baik. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan perubahan sikap positif terhadap pentingnya pemeriksaan payudara sendiri dan deteksi dini kanker serviks. Kesimpulan: Kegiatan edukasi kesehatan “Pengenalan Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan usia subur. Program ini berkontribusi dalam mendorong perilaku preventif terhadap kanker dan dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat di wilayah lain dengan karakteristik serupa.