Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE DISCOVERY LEARNING DALAM MEMPROSES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI Rahayu, Mukti; Ellen Prima
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.361

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode pembelajaran discovery learning sebagai upaya untuk memproses kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Ajibarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa kelas VIII B, serta analisis dokumentasi seperti modul ajar. Analisis data dilakukan secara interaktif mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning berjalan efektif melalui tiga tahapan: (1) Perencanaan, di mana guru secara sistematis menyiapkan perangkat pembelajaran yang berpusat pada siswa; (2) Pelaksanaan, yang mengikuti sintaks utuh discovery learning mulai dari stimulasi hingga penarikan kesimpulan, di mana siswa secara aktif menemukan konsep materi hukum bacaan lam jalalah; (3) Evaluasi, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berhasil memahami materi serta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menganalisis, bertanya, dan mengemukakan pendapat. Metode ini berhasil mengubah peran siswa dari penerima pasif menjadi penemu pengetahuan aktif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan interaktif.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KESADARAN BERAGAMA SISWA DI MA AL-IKHSAN BEJI PURWOKERTO Hama, Aeromsee; Ellen Prima
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.385

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kesadaran beragama siswa di MA Al-Ikhsan Beji Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam meningkatkan kesadaran beragama siswa, proses pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI dilakukan melalui integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui berbagai aktivitas, antara lain pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, serta keteladanan dari guru. Temuan juga menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk kesadaran beragama siswa meliputi internalisasi nilai-nilai agama, pembentukan budaya religius sekolah, serta pembiasaan ibadah secara rutin. Faktor pendukung terdiri atas kebijakan sekolah, kompetensi guru, dan keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang keagamaan siswa, kurangnya motivasi, serta keterbatasan sarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran beragama siswa melalui proses pembinaan, pembiasaan, dan internalisasi nilai secara berkelanjutan.
Identifikasi Minat Belajar pada Mata Pelajaran PAI Murid Kelas X SMK Wiworotomo Purwokerto Hana rohadatul; Ellen Prima
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 5 No. 2 (2025): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2025)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v5i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X SMK Wiworotomo Purwokerto, khususnya minat belajar dengan kategori visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Sampel penelitian terdiri dari 80 siswa kelas X TITL. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat minat belajar pada mata pelajaran PAI siswa kelas X pada masing-masing jenis minat yaitu minat belajar visual, minat belajar auditori, dan minat belajar kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, minat belajar visual pada mata pelajaran PAI yang tinggi. Sebanyak 56 siswa (70%) berada pada kategori tinggi, sedangkan 24 siswa (30%) tergolong cukup. Kedua, minat belajar auditori siswa berada pada kategori cukup. Sebanyak 37 siswa (46,25%) masuk kedalam kategori tinggi, 41 siswa (51,25%) berada pada kategori cukup, dan hanya 2 (2,5%) dalam kategori sedang. Ketiga, minat belajar kinestetik menunjukan bahwa sebanyak 47 siswa (58,75%) menunjukan kategori tinggi dan 33 siswa (41,25%) berada pada kategori cukup. Keeempat yaitu tidak terdapat siswa yag menunjukan minat belajar dalam kategori rendah untuk ketiga jenis minat belajar (visual,auditori, dan kinestetik).
Inclusive Education in Early Childhood Education from Mel Ainscow’s Perspective Dewi Yunjiati; Ellen Prima
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v3i3.1108

Abstract

This study discusses inclusive education in Early Childhood Education from the perspective of Mel Ainscow. Inclusive education is an educational approach that provides equal learning opportunities for all children without discrimination, including those with diverse learning needs. The purpose of this study is to describe the concept of inclusive education according to Mel Ainscow and to analyze its implementation in the development of early childhood education. This research employs a qualitative approach using library research methods. The data were collected from various written sources, including books, scientific journals, research articles, and documents related to inclusive education and early childhood education. Documentation techniques were used for data collection, while the data were analyzed through content analysis. The findings reveal that according to Mel Ainscow, inclusive education is a continuous process aimed at increasing the participation of all learners and reducing barriers to learning within educational environments. In the context of early childhood education, inclusive education can be implemented through flexible learning methods, child-friendly learning environments, and active collaboration between teachers and parents in supporting children’s development. The implementation of inclusive education also contributes positively to children’s social and emotional development, as they learn to respect diversity from an early age. However, several challenges remain, including limited facilities, insufficient teacher competence, and a lack of public understanding regarding inclusive education. Therefore, collaboration among schools, families, and the government is necessary to create an inclusive, equitable, and diversity-respecting early childhood education system.
Peran Psikologi Pendidikan dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa Sania Mutia Salsabila; Ellen Prima
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v4i2.1996

Abstract

Creativity is one of the essential competencies students must possess to face the challenges of the globalization and digital era. However, conventional educational systems often hinder this potential due to an rigid orientation toward cognitive-academic achievement. This study aims to comprehensively analyze the strategic role of educational psychology in fostering and optimizing students' creative potential within the school environment. The research method employed is qualitative with a literature review approach (library research), utilizing secondary data gathered from relevant scientific journals, articles, and theoretical documents. The results indicate that educational psychology provides a scientific foundation for educators to understand mental processes, holistic developmental needs (cognitive, affective, psychomotor), and students' psychological characteristics. Through this approach, the teacher's role is reconstructed from a conventional instructor into an adaptive learning facilitator. Students' creativity can be optimized through the implementation of psychology-based strategies, such as differentiated learning that respects individual uniqueness, and Project-Based Learning methods that stimulate divergent thinking. Furthermore, successful creativity development requires a strong synergy between a positive classroom climate, emotional support within the family environment, and the provision of platforms through extracurricular activities. This study concludes that a proper understanding of educational psychology is the ultimate key to creating a school ecosystem that cultivates a creative, adaptive, and solution-oriented generation.