Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN AMPAS KOPI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PAVING BLOCK Veronica, Christina; Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 3, Agustus 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i3.34047

Abstract

With the decreasing availability of sand due to excessive exploitation and the increasing volume of organic waste such as coffee grounds, utilizing coffee grounds as a substitute for fine aggregates is expected to support the concept of sustainable development. This study aims to evaluate the effect of adding coffee grounds as a partial substitute for fine aggregates on the compressive strength and water absorption of paving blocks. The paving blocks were made with a cement-to-sand ratio of 1:6 and dimensions of 10.5 cm × 10.5 cm × 6 cm. Substitution was carried out in two conditions: untreated coffee grounds and washed coffee grounds, each at levels of 5%, 10%, 15%, and 20% by weight of fine aggregate. Of all variations, only the mixtures with 5% untreated coffee grounds and 5% washed coffee grounds were suitable for compressive strength testing. Compared to normal paving blocks, the compressive strength decreased by 61.2% for paving blocks using regular coffee grounds, and by 76.6% for those using washed coffee grounds. Water absorption tests showed that the addition of coffee grounds tended to increase the water absorption of the paving blocks. This study concludes that the use of coffee grounds, whether untreated or washed, is not recommended as a substitute material in paving blocks. Abstrak Dengan semakin berkurangnya ketersediaan pasir akibat eksploitasi berlebihan serta meningkatnya volume limbah organik seperti ampas kopi, pemanfaatan ampas kopi sebagai substitusi agregat halus diharapkan dapat mendukung konsep pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan ampas kopi sebagai substitusi parsial agregat halus terhadap kuat tekan dan daya serap paving block. Paving block dibuat dengan perbandingan semen terhadap pasir 1:6 dan ukuran 10,5 cm × 10,5 cm × 6 cm. Substitusi dilakukan dalam dua kondisi, yaitu ampas kopi biasa dan ampas kopi yang telah dicuci, masing-masing pada kadar 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat agregat halus. Dari seluruh variasi, hanya campuran dengan 5% ampas kopi biasa dan 5% ampas kopi cuci yang dapat dilanjutkan ke pengujian kuat tekan. Jika dibandingkan dengan paving block normal, penurunan kuat tekan tercatat sebesar 61,2% untuk paving block yang menggunakan ampas kopi biasa, dan sebesar 76,6% untuk paving block dengan ampas kopi cuci. Pengujian daya serap air menunjukkan bahwa penambahan ampas kopi cenderung meningkatkan daya serap paving block. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan ampas kopi, baik dalam kondisi asli maupun setelah proses pencucian, tidak direkomendasikan sebagai bahan substitusi pada paving block.
STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN CUKA BERBASIS BUAH ANGGUR BALI (Vitis vinifera) UTUH DAN TANPA KULIT Zubaidah, Elok; Veronica, Christina
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.837 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13012

Abstract

Anggur Bali (Vitis vinifera) selama ini kurang diminati oleh konsumen karena rasanya yang sangat asam. Beberapa kandungan senyawa dalam buah anggur Bali memiliki potensi sebagai antioksidan antara lain vitamin C, flavonoid, dan polifenol. Pengolahan anggur bali menjadi cuka buah diharapkan akan dihasilkan produk yangmemiliki efek kesehatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kulit buah dan penambahan air terhadap aktivitas antioksidan cuka anggur Bali. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah perlakuan anggur utuh dan anggur kupas. Sedangkanfaktor kedua adalah proporsi buah: air (1:1, 1:2, 1:3). Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA. Perlakuan terbaik cuka anggur Bali diperoleh pada perlakuan buah utuh dan proporsi buah:air 1:1, memiliki parameter kimia seperti total asam 5,74%, pH 3,27 dan aktivitas antioksidan 59,49%. Kata Kunci : anggur bali, antioksidan, cuka, kulit buah