Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Digital Twin dalam Otomatisasi Manufaktur yang Berkelanjutan Kurniawan, Eko; Fahlovi, Oldy; Avista, Zeluyvenca; Witanto, Yudha; Ilyasa, Reza
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Twin (DT) adalah model virtual dari sebuah proses, produk, dan/atau layanan dengan menerapkan konsep pemodelan dan simulasi, yang merupakan salah satu solusi transformasi digital di Industri 4.0. Untuk menciptakan industri manufaktur yang berkelanjutan, DT berperan penting dalam mengintegrasikan sistem otomasi dengan elemen cerdas dan teknologi digital dalam berbagai aspek produksi. Oleh karena itu, makalah ini menjelaskan peran DT yang berfokus pada otomatisasi manufaktur dengan mempertimbangkan aspek pembangunan berkelanjutan. Metode tinjauan literatur yang sistematis digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif dari hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini menemukan bahwa DT berperan dalam meningkatkan produktivitas dan operasi manufaktur. Berdasarkan konsep keberlanjutan, DT berperan dalam meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan manajemen aset. Hasil penelitian ini dapat membantu para pengambil kebijakan di industri manufaktur dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat untuk keberlanjutan perusahaannya.
Rancang Bangun Sistem Kendali Temperatur Pendingin Portable Menggunakan Thermoelectric FADLY, SINGGI; Avista, Zeluyvenca; Kurniawan, Eko; Witanto, Yudha; Ajitomo, Dimas Suryo; Rizkiawan , M. Asep; Ardiansyah , Bintang
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 8 No. 2 (2025): Volume VIII - Nomor 2 - Februari 2025
Publisher : Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/siskom-kb.v8i1.784

Abstract

Sistem kendali temperatur pendingin portable merupakan aspek penting untuk penyimpanan bahan makanan dan minuman dalam temperatur dingin. Mengendalikan termoelektrik dapat memudahkan pengguna dalam mengatur temperatur menggunakan dimmer yang mempengaruhi efek elemen peltier temperatur tinggi hingga rendah. Penelitian ini merancang sebuah kulkas mini yang ramah lingkungan serta hemat energi tidak menggunakan refrigerant kompresi yang mudah ditempatkan dimana saja. Sistem ini dirancang menggunakan dua sisi termoelektrik dilengkapi dengan kipas DC sebagai penyerap kalor didalam cooler box dan melepas kalor untuk tercapainya temperatur rendah, power supply 12VDC sebagai konversi tegangan AC ke DC dimana komponen termoelektrik menggunkakan tegangan DC dan dimmer DC sebagai pengatur tegangan, arus serta daya yang terhubung dengan peltier. Berdasarkan hasil pengujian, sistem dapat berfungsi dengan baik karena adanya waktu pengujian 20 menit awal menghasilkan 18.1°C dengan putaran dimmer 20% hingga menambahkan waktu pengujian selama 160 menit menghasilkan 12.8°C maka tercapainya temperatur tinggi ke rendah didalam pendingin box.
Pengenalan dan Implementasi Smart Bell Berbasis Internet of Things DI SMK S Jakarta 1 Fadly, Singgi; Rizkiawan, M. Asep; Avista, Zeluyvenca; Kurniawan, Eko; Witanto, Yudha; Ajitomo, Dimas Suryo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5728

Abstract

Pengoperasian bel sekolah secara manual masih menjadi kendala dalam menjaga ketepatan jadwal di SMK S Jakarta 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui implementasi Smart Bell berbasis Internet of Things (IoT) dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, perancangan sistem, implementasi, serta pelatihan bagi pengguna. Smart Bell dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, pemrograman Arduino, dan platform Blynk untuk kendali jarak jauh melalui smartphone. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem Smart Bell berfungsi dengan baik, menghasilkan suara yang jelas, serta meningkatkan efisiensi operasional sekolah. Berdasarkan survei Google Form yang diisi oleh siswa, mayoritas responden merasa bahwa sistem ini bermanfaat, materi yang diberikan mudah dipahami, serta program ini menambah wawasan mereka mengenai teknologi IoT. Kesimpulannya, penerapan Smart Bell berbasis IoT dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sekolah dan memperkenalkan teknologi modern kepada siswa dan tenaga pendidik.
Rancang Bangun Sistem Penyiram Tanaman Otomatis Hemat Biaya Berbasis Internet of Things Avista, Zeluyvenca; Kurniawan, Eko; Fadly, Singgi; Witanto, Yudha; Ajitomo, Dimas Suryo
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.5958

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) telah diterapkan pada berbagai bidang. Penelitian ini memanfaatkan perkembangan IoT yang diimplementasikan langsung untuk sistem penyiram tanaman otomatis. Penggunaan ESP8266 sebagai mikrokontroler yang nanti dapat dihubungkan secara wireless pada aplikasi seluler. Soil moisture sensor dan DHT11 digunakan sebagai sensor kelembaban dan temperatur lingkungan. Sprinkler yang menyiram tanaman menggunakan sekrup yang dipasang pada pipa ½”. Hasil yang didapatkan bahwa sistem penyiram tanaman otomatis bekerja sesuai dengan kontrol pada aplikasi Blynk secara wireless. Delay untuk sistem manual rata-rata adalah 2,75 detik. Kemudian tingkat presentase error untuk sistem otomatis pada sensor soil moisture sensor adalah 0,33% dan DHT11 0,3%. Hasil uji disimpulkan bahwa sistem bekerja cukup real time dengan tingkat error cukup rendah dan penggunaan sekrup untuk sprinkler dapat menghemat biaya.
Empirical Investigation of the Efficiency of Heat Pipe Heat Exchanger as a Preheater in the Regeneration System of Liquid Calcium Chloride (CaCl2) Fahlovi, Oldy; Avista, Zeluyvenca
International Journal of Mechanics, Energy Engineering and Applied Science (IJMEAS) Vol. 2 No. 1 (2024): IJMEAS - January
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijmeas.v2i1.231

Abstract

The use of air conditioning (AC) systems has greatly improved human comfort since the 20th century. However, challenges like the greenhouse effect, global warming, and increased energy consumption pose significant problems. To address these issues, a common solution is the use of desiccants to absorb air humidity, though regenerating them with a boiler requires additional energy. This study investigates the application of Heat Pipe Heat Exchanger (HPHE) to harness wasted heat as a preheating medium in a regeneration system. Solutions of calcium chloride (CaCl2) desiccants, ranging in concentrations of 36%, 49%, and 62%, coupled with flow rates of 0.1, 0.15, and 0.2 liters per minute, were employed to evaluate both the effectiveness and the visual quality of the regeneration system. Results showed the highest temperature difference with a 62% concentration desiccant at a flow rate of 0.15 liters/minute, approximately ±2.35°C. The regenerator and dehumidifier achieved peak effectiveness at a concentration of 62% and a flow rate of 0.2 lpm, recording values of 23.56% and 45.31%, respectively. This research proposes a practical solution for recovering wasted heat in AC regeneration systems, reducing energy consumption, and improving desiccant utilization efficiency.