Sukariawan, I Made
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENANAMAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI PADA PASRAMAN DI DESA PAKRAMAN PELIATAN KECAMATAN UBUD KABUPATEN GIANYAR Sukariawan, I Made
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v6i1.1900

Abstract

Keberhasilan penerapan pendidikan disuatu sekolah baik itu sekolah formal maupun non formal tidak terlepas dari model pembiasaan yang ditampilkan oleh guru dalam menanamkan sifat-sifat dan perilaku budi pekerti yang luhur, yang nantinya dapat menciptakan kualitas anak yang mempunyai moral dan etika Hindu yang baik. Sebagai sekolah non formal khususnya pasraman merupakan suatu tempat atau wadah bagi manusia Hindu untuk mengembangkan nilai-nilai budi pekerti dan agama Hindu di dalam meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan yang Mahas Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehubungan dengan hal tersebut maka permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimanakah proses penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan kecamatan Ubud kabupaten Gianyar. (2) Bagaimanakah hambatan-hambatan penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (3) Bagaimanakah dampak dari implementasi penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumen, serta menggunakan teknik analisis data deskritif kualitatif. Berdasarkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka diperoleh hasil yaitu: . (1) Tentang proses penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (2) Hambatan-hambatan penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (3) Dampak dari implementasi penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkann bahwa pendidikan budi pekerti yang diberikan kepada siswa di pasraman Desa Peliatan sangat berperan dalam meningkatkan moral dan etika serta meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan Tuhan yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
STRATEGI PENANAMAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI PADA PASRAMAN DI DESA PAKRAMAN PELIATAN KECAMATAN UBUD KABUPATEN GIANYAR Sukariawan, I Made
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v6i1.1900

Abstract

Keberhasilan penerapan pendidikan disuatu sekolah baik itu sekolah formal maupun non formal tidak terlepas dari model pembiasaan yang ditampilkan oleh guru dalam menanamkan sifat-sifat dan perilaku budi pekerti yang luhur, yang nantinya dapat menciptakan kualitas anak yang mempunyai moral dan etika Hindu yang baik. Sebagai sekolah non formal khususnya pasraman merupakan suatu tempat atau wadah bagi manusia Hindu untuk mengembangkan nilai-nilai budi pekerti dan agama Hindu di dalam meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan yang Mahas Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehubungan dengan hal tersebut maka permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimanakah proses penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan kecamatan Ubud kabupaten Gianyar. (2) Bagaimanakah hambatan-hambatan penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (3) Bagaimanakah dampak dari implementasi penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumen, serta menggunakan teknik analisis data deskritif kualitatif. Berdasarkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini maka diperoleh hasil yaitu: . (1) Tentang proses penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (2) Hambatan-hambatan penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (3) Dampak dari implementasi penanaman pendidikan budi pekerti pada pasraman di Desa Pakraman Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkann bahwa pendidikan budi pekerti yang diberikan kepada siswa di pasraman Desa Peliatan sangat berperan dalam meningkatkan moral dan etika serta meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan Tuhan yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada Mata Pelajaran IPAS Kelas III di SD No 1 Petang Badung Trisnayanti, Ni Putu Ari; Lestawi, I Nengah; Sukariawan, I Made
ARZUSIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v5i4.6290

Abstract

An appropriate learning approach plays a strategic role in enhancing the quality of education, particularly in developing 21st-century skills. However, many educators still employ conventional methods that inadequately support active and meaningful learning. This study aims to: (1) identify the implementation of Project Based Learning (PjBL) in third-grade Natural and Social Sciences (IPAS) at SD No. 1 Petang Badung; (2) examine challenges and strategies for overcoming them; and (3) analyze the impact of PjBL on student learning outcomes. The study draws on constructivism (Jean Piaget), behaviorism (Ivan Petrovic Pavlov), and learning motivation (Abraham Maslow) theories. Data were collected through observation, interviews, and literature review, then analyzed descriptively using a qualitative approach. The findings indicate that the implementation of PjBL enhances teachers’ creativity in lesson planning and fosters student independence, responsibility, and active engagement. Despite challenges such as limited time and resources, corrective strategies proved effective in mitigating these obstacles. The study concludes that the PjBL model holds significant potential to optimize IPAS learning at the elementary education level, particularly in cultivating contextual and problem-solving learning skills.