Pratiwi, Fadhila Ratu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketika Pendidikan dan PDRB Gagal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Bukti Empiris dari Provinsi Sulawesi Selatan Purnama, Hukma Ratu; Nujum, Syamsu; Pratiwi, Fadhila Ratu; Rambe, Azhar Ramitang; Novianti, Novianti
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2296

Abstract

Secara teoritis, peningkatan tingkat pendidikan dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dipandang sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, bukti empiris di berbagai wilayah berkembang menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak selalu berjalan linier. Studi ini menguji ketegangan antara asumsi teoretis tersebut dan realitas empiris dengan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan PDRB terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2019–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui regresi linier berganda dan data sekunder Badan Pusat Statistik, penelitian ini menemukan anomali empiris: baik tingkat pendidikan maupun PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi yang rendah menunjukkan bahwa variasi pertumbuhan ekonomi daerah lebih banyak ditentukan oleh faktor struktural di luar kedua variabel tersebut. Temuan ini menantang validitas asumsi human capital–led growth dan output-driven growth dalam konteks ekonomi regional Sulawesi Selatan, serta mengindikasikan adanya disconnect antara akumulasi pendidikan, ekspansi output regional, dan kapasitas produktif ekonomi. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengungkapan anomali empiris yang memperkaya literatur pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus menegaskan perlunya pergeseran fokus kebijakan dari sekadar peningkatan kuantitas pendidikan dan PDRB menuju transformasi struktur ekonomi, relevansi kompetensi tenaga kerja, dan kualitas proses penciptaan nilai ekonomi.