Yusup, Irwan Maolana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Buku Komik Rufaidah Al-Aslamiyah: Kisah Perawat Muslim Pertama Dalam Sejarah Apriyanti, Okti Dwi; Yusup, Irwan Maolana; Nurhablisyah, Nurhablisyah
Cipta Vol 3, No 1 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v3i1.3174

Abstract

Tujuan penelitian untuk merancang Buku Komik Rufaidah Al-Aslamiyah Berjudul Kisah Perawat Muslim Pertama Dalam Sejarah. Generasi muda sekarang masih banyak yang belum mengetahui Rufaidah Al-Aslamiyah yang merupakan perawat muslim pertama, hal ini terjadi karena kurangnya minat membaca terutama pada bacaan yang mengandung nilai sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif untuk menelusuri kisah hidup tokoh Rufaidah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tiga cara yaitu studi literatur, wawancara, dan observasi. Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data-data dari literatur seperti buku, jurnal, maupun sumber lainnya seperti artikel di internet yang terkait dengan objek. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu buku komik Kisah Perawat Muslim Pertama Dalam Sejarah ini berisi rangkaian cerita mengenai tokoh Rufaidah Al-Aslamiyah yang merupakan perawat muslim pertama mulai dari usia remaja belajar ilmu pengobatan dengan ayahnya yang merupakan seorang tabib, hingga menjadi pemimpin perawat diperang Khandaq, dan mendapat penghargaan dari Rasulullah. Target buku ini untuk orang yang tinggal di wilayah kota-kota besar dengan usia 11 tahun sampai usia 16 tahun,  merupakan usia yang cocok dalam memahami sejarah biografi tokoh Rufaidah Al-Aslamiyah.
KAJIAN IKONOGRAFI MOTIF MEGA MENDUNG CIREBON Yusup, Irwan Maolana
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 13 No 1 (2023): HARMONI: APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jh.v13i1.12698

Abstract

This research analyzes the "Mega Mendung Motif of Cirebon". Using art history as the basis for the approach, the main theory used is Erwin Panofsky's theory of iconography and iconology. The results of this research contain a pre-iconographic description which explains at an early stage the aspect of the textual idea, namely based on an analysis of the visual elements in the mega mendung motif including an objectively precise style, apart from that it is also reviewed from the mega mendung motif using a stylization style, namely by changing the shape. The original form of a source becomes a new form that is decorative but the special characteristics of the source are not completely lost. Iconographic analysis explains themes and concepts. The themes and concepts expressed in the Mega Mendung motif were ideas adopted from Chinese ceramics or knick-knacks brought by Ong Tien's daughter, knick-knacks brought from China and then combined with typical Cirebon culture, resulting in a combination of Cirebon-Chinese culture. From this cultural influence, the mega mendung motif has distinctive characteristics and a very deep meaning as a result of social and community interactions.AbstrakPenelitian ini menganalisis “Motif Mega Mendung Cirebon”  Dengan menggunakan sejarah seni sebagai dasar pendekatan, selanjutnya pilihan teori utama yang dipakai adalah teori ikonografi dan ikonologi Erwin Panofsky. Hasil penelitian ini berisi, deskripsi pra ikonografi yang menerangkan pada tahap awal aspek ide tekstual, yaitu berdasarkan anilsis unsur-unsur visual pada motif mega mendung ini termasuk dengan gaya ketepatan objektif, selain itu juga ditinjau dari motifnya mega mendung menggunakan gaya stilisasi yaitu dengan merubah bentuk asli dari suatau sumber menjadi bentuk yang baru yang bersifat dekoratif tetapi dari ciri khusus  dari sumber tersebut tidak hilang sepenuhnya.  Analisis ikonografi menjelaskan tentang tema dan konsep. Tema dan konsep yang terungkap dalam motif mega mendung ini mendapat ide yang diadopsi dari keramik-keramik Cina atau pernak pernik yang dibawa oleh putri Ong Tien, pernak pernik yang dibawa dari cina kemudian dikombinasikan dengan kebudayaan khas Cirebon, sehingga menghasilkan perpaduan kebudayaan Cirebon-Cina. Dari pengaruh budaya tersebut motif mega mendung memiliki ciri khas dan makna yang sangat mendalam sebagai hasil dari interaksi sosial dan masyarakat.