Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Materi Kebutuhan Oktavia, Safitri
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.2645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya materi kebutuhan. Metode PBL merupakan pendekatan yang berpusat pada siswa dan melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah nyata yang relevan dengan kebutuhan manusia. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Model PBL diterapkan dalam pembelajaran IPAS selama beberapa pertemuan. Selama proses pembelajaran, siswa diberikan masalah atau tantangan yang terkait dengan kebutuhan manusia. Mereka kemudian bekerja dalam kelompok kecil untuk menganalisis masalah, mencari informasi, berbagi ide, dan merumuskan solusi. Selama implementasi, data hasil belajar peserta didik dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran IPAS, khususnya materi kebutuhan. Peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses pemecahan masalah, mengembangkan pemikiran kritis, dan berkolaborasi dengan baik dalam kelompok. Mereka juga mengalami peningkatan pemahaman konsep dan keterhubungan anta rmateri dalam IPAS.Dalam kesimpulannya, implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning dalam mata pelajaran IPAS, khususnya materi kebutuhan, memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV. Model PBL memberikan pengalaman belajar yang aktif, relevan, dan mengembangkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah, berkolaborasi, dan mengaitkan konsep dengan konteks kehidupan sehari-hari. Diharapkan bahwa penemuan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik di kelas IV.Kata Kuncii : Problem Based Learning, Hasil Belajar, Kebutuhan
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Materi Kebutuhan Oktavia, Safitri
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.2645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya materi kebutuhan. Metode PBL merupakan pendekatan yang berpusat pada siswa dan melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah nyata yang relevan dengan kebutuhan manusia. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Model PBL diterapkan dalam pembelajaran IPAS selama beberapa pertemuan. Selama proses pembelajaran, siswa diberikan masalah atau tantangan yang terkait dengan kebutuhan manusia. Mereka kemudian bekerja dalam kelompok kecil untuk menganalisis masalah, mencari informasi, berbagi ide, dan merumuskan solusi. Selama implementasi, data hasil belajar peserta didik dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV dalam mata pelajaran IPAS, khususnya materi kebutuhan. Peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses pemecahan masalah, mengembangkan pemikiran kritis, dan berkolaborasi dengan baik dalam kelompok. Mereka juga mengalami peningkatan pemahaman konsep dan keterhubungan anta rmateri dalam IPAS.Dalam kesimpulannya, implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning dalam mata pelajaran IPAS, khususnya materi kebutuhan, memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV. Model PBL memberikan pengalaman belajar yang aktif, relevan, dan mengembangkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah, berkolaborasi, dan mengaitkan konsep dengan konteks kehidupan sehari-hari. Diharapkan bahwa penemuan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik di kelas IV.Kata Kuncii : Problem Based Learning, Hasil Belajar, Kebutuhan
Effect of Rupiah Exchange Rate, GDP Growth, and Dow Jones Index on Composite Stock Price Index in Indonesia Stock Exchange Oktavia, Safitri; Handayani, Wiwik
JASF: Journal of Accounting and Strategic Finance Vol. 1 No. 1 (2018): JASF (Journal of Accounting and Strategic Finance) - June 2018
Publisher : Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jasf.v1i01.24

Abstract

The capital market is a meeting place for stock sellers and buyers with the aim of getting maximum profits. To get these benefits, investors need information about the stock price index. Factors that influence the Stock Price Index are important information for investors. The composite stock price index (CSPI) is one of the main indicators that reflects the performance of the capital market whether it is experiencing an increase or is experiencing a decline. These factors include the rupiah exchange rate, GDP growth, and the Dow Jones index. This study aims to prove and analyse the effect of the rupiah exchange rate, GDP growth, and the Dow Jones index Average (DJIA) on the composite stock price index on the Indonesia stock exchange for the period 2012-2015. The population and sample of this study are forty-eight CSPI data from the Indonesia Stock Exchange. Data is collected by means of documentation and then analysed. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis techniques. Based on the results of the analysis it is known that the rupiah exchange rate has no effect on the Composite Stock Price Index (CSPI). While GDP growth and the Dow Jones index Average (DJIA) have affected the Composite Stock Price Index (CSPI). For further research, it is considered necessary to review other factors that can influence the movement of the stock price index, for example, the company's fundamental factors such as profit, loss, financial ratios, and others.