Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama

POTRET PENGARUSUTAMAAN MODERASI BERAGAMA DI GORONTALO Saputera, AbdurRahman Adi
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 1 No. 1 (2021): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v1i1.3351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelisik upaya pengarusutamaan Moderasi Beragama di Gorontalo melalui eksistensi kearifan lokal dan sinergitas kolaborasi pemerintah bersama NU dan Muhammadiyah, serta meneropong peluang dan tantangan moderasi bergama di daerah tersebut. Secara keseluruhan penelitian ini menggunakan Mix Method Kuantilatif karena bersifat Field Research dan mengaplikasikan alternatif Library Research. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kearifan lokal adalah piranti kunci dalam menguatkan nilai-nilai moderasi beragama di Gorontalo, melalui Praktek Huyula dan Tiayo, Timoa dan Duluhu, serta Dembulo dan Depito. Sinergitas kolaborasi pemerintah bersama NU dan Muhammadiyah dalam upaya pengarusutamaan moderasi beragama di Gorontalo selama ini dapat dikatakan sangat baik, dimana realisasi nyata dari pada upaya tersebut terejawantahkan dalam dimensi sosial-politik, pendidikan-edukasi, keimanan, dan akhlak. Peluang pengarusutamaan Moderasi beragama di Gorontalo, sangat terbuka dan potensial. Kembali pada prinsip dan karakteristik masyarakat Gorontalo sendiri yang mempunyai pandangan hidup yang harmonis antara agama dan budaya " Adati hula-hula’a to syara’a wau syara’a hula-hula’a to Qurani ", Sedangkan tantangannya secara normatif lahir dari diksi moderasi beragama itu sendiri masyarakat pada umumnya menyalah pahami makna moderasi beragama dengan tudingan sebagai agenda untuk meliberalisasi agama.
ANALISIS TERHADAP UPAYA MA’HAD AL-JAMIAH IAIN SULTAN AMAI GORONTALO DALAM PROSES PENGARUSUTAMAAN DAN PEMBENTUKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA BAGI MAHASANTRIWATI Saputera, AbdurRahman Adi; Djau, Erika
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 1 No. 2 (2021): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk melisik sejauhmana upaya pengarusutamaan sikap Moderasi Beragama bagi Mahasantriwati Ma’had Al-Jamiah IAIN Sultan Amai Gorontalo, lokasi penelitian dilakukan di Ma’had Al-Jamiah kampus 1 itu sendiri, adapun respondennya adalah seluruh mahasantriwati dan para asatidz dosen pengajar, metode penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dan dikategorikan sebagai penelitian deskriptif (descriptive research)., dengan menitikberatkan pada wawancara mendalam untuk menggali informasi, selanjutnya dianalisis melalui empat tahap: tahap identifikasi, klasifikasi, kategorisasi, dan interpretasi, kemudian terakhir adalah penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil peelitian ini menunjukan bahwa upaya pengarusutamaan pembentukan sikap mahasantriwati Ma’had yang diaksudkan diatas tertuang dalam beberapa item : 1) Pengembangan strategi kurikulum dan metode pembelajaran Mahasantriwati Ma’had berbasis Moderasi Beragama, 2) Program Pengembangan SDM, Silabi, dan Kelembagaan Ma’had berbasis nilai-nilai positif Moderasi Beragama, 3) Program Peningkatan Potensi Akademik dan Keterampilan Diskusi Mahasantiwati Ma’had berbasis Moderasi Beragama
TINGKAT PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA, INTEGRASI, DAN INTERNALISASI PENGEMBANGAN NILAI-NILAINYA DI MA.ALKHAIRAAT KOTA GORONTALO Saputera, Abdurrahman Adi
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 1 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyibak tingkat pemahaman moderasi beragama, dan upaya integrasi, serta internalisasi pengembangan nilai-nilainya di MA.Alkhairaat Kota Gorontalo. Adapun metode penelitian yag digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan analisis Miles dan Huberman, serta 55 responden dari para santri/wati dan para asatidz. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemahaman moderasi beragama para santri dan asatidz di lingkungan MA.Alkhairaat tentang moderasi beragama, mayoritas responden (76,4%) mengaku belum begitu memahami apa itu moderasi beragama, namun pada indikator moderasi beragama itu sendiri secara spesifik hampir seluruh responden memahami 1) Persoalan komitmen kebangsaan, 2) Kewajiban untuk toleransi beragama (73,1%), 3) Bahaya nir kekerasan atau anti anarkism (64,4%), 4) Sedangkan sikap akomodatif terhadap budaya lokal (61,5%). Adapun Integrasi dan internalisasi konsep moderasi beragama di madrasah ini tertuang dalam hal, 1) Elaborasi nilai-nilai moderasi bergama pada mata pelajaran para santri/wati, dan 2) melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler para santri/wati, dan 3) Pengembangan moderasi beragama melalui sikap dan keteladanan Asatidz di lingkungan Madrasah. Abstract This study aims to uncover the level of understanding of religious moderation, and efforts to integrate, as well as internalize the development of its values ​​in MA.Alkhairaat Gorontalo City. The research method used is qualitative using the analysis of Miles and Huberman, as well as 55 respondents from students and asatidz. The results showed that the level of understanding of religious moderation of the santri and asatidz in the MA.Alkhairaat environment regarding religious moderation, the majority of respondents (76.4%) admitted that they did not really understand what religious moderation was, but on the indicator of religious moderation itself, almost all respondents specifically understand 1) the issue of national commitment, 2) the obligation for religious tolerance (73.1%), 3) the danger of non-violence or anti-anarchism (64.4%), 4) while being accommodative towards local culture (61.5%). The integration and internalization of the concept of religious moderation in madrasas is contained in terms of, 1) Elaboration of the values ​​of religious moderation in the subjects of santri/women, and 2) through extracurricular activities for students, and 3) Development of religious moderation through Asatidz's attitude and example in the Madrasah environment.