p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHAFAL DI DESA KUTOREJO KABUPATEN KEPAHIANG Zakaria, Jelita -; Paulina, Yanti -
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1248

Abstract

AbstrakBahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui penguasaan kosa kata seseorang atau anak dapat mengembangkan interaksi dengan orang lain. Penguasaan kosakata Bahasa Indonesia yang dimiliki anak TK Bustanul Athafal Desa Kutorejo rendah dibanding dengan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia di sekolah TK lainnya. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak di sekolah Taman Kanak-kanak Bustanul Athafal Desa Kutorejo tersebut. Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimana penguasaan kosakata bahasa Indonesia anak usia 4-6 tahun di  Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athafal Desa Kutorejo Kabupaten Kepahiang. Tujuan peneitian mendeskripsikan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak 4-6 tahun yang sedang belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik mengolah data yaitu dengan cara editing, coding/pengkodean, tabulasi dan menghitung presentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukan  kosakata bahasa Indonesia  yang dikuasai oleh anak usia 4-6 tahun di TK Asisiah Bustanul Athfal Desa Koto Rejo Kabupaten Kepahiyang adalah: 1) Berdasarkan klarifikasi kosa kata,  kata benda lebih dominan, disusul dengan kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata bilangan, kata ganti, kata seru, kata depan, kata hubung, dan kata sandang tidak ditemukan dalam penelitian ini. 2) Berdasarkan umur, penguasaan kosakata anak umur 6 tahun lebih banyak daripada anak usia 5 dan 4 tahun. 3) Berdasarkan jenis kelamin, anak perempuan lebih banyak menguasai kosakata daripada anak laki-laki. 4) Berdasarkan pekerjaan orang tua, terlihat pada hasil penelitian bahwa anak yang orang tuanya bekerja sebagai guru berbeda penguasaan kosakatanya dengan anak yang orang tuanya bekerja sebagai petani, pedagang dan buruh. 5) Berdasarkan sosial ekonomi, terlihat bahwa anak yang memiliki sosial ekonomi bagus  penguasaan kosakatanya lebih  tinggi, sebaliknya anak yang memiliki sosial ekonomi kurang bagus penguasaan kosakatany  rendah.Kata Kunci: Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 13 KOTA BENGKULU St. Asiyah, St. Asiyah -; Paulina, Yanti -; Lestari, Tiara Rescha
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1244

Abstract

Abstrak Teks eksposisi merupakan teks yang mengungkapkan pikiran, perasaan atau pendapat penulis untuk diketahui orang lain. Teks eksposisi berusaha menjelaskan suatu prosedur atau proses, memberikan definisi, menerangkan, menjelaskan, menafsirkan gagasan, menerangkan bagan atau tabel, dan mengulas sesuatu. Rumusan masalah di dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu ? Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu.. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat : Sebagai masukan bagi guru bahasa Indonesia, yaitu memperbaiki pembelajaran mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif.  Subjek penelitian ini siswa kelas VIII B SMP 13 Bengkulu jumlahnya 30 siswa. Teknik Pengumpulan Data menggunakan Teks. Hasil penelitian ini dengan Rata-rata aspek pernyataan pendapat (tesis) siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor 72.5 %. Rata-rata kemampuan aspek argumen-arumen siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor 76 %.  Karena jawaban test pada siswa dalam aspek argumen-argumen menunjukkan kurang terorganisasi (Argumen-argumen), tetapi ide utama ternyatakan; pendukung terbatas; logis, tetapi tidak  lengkap. Rata-rata kemampuan penegasan ulang pendapat siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor  75.2 %. Karena jawaban test pada siswa dalam aspek penegasan ulang pendapat menunjukkan pemanfaatan kata cukup canggih, pilihan kata dan ungkapan sesekali kurang tepat tetapi tidak mengganggu. Rata-rata kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII  B SMP Negeri 13 Kota Bengkulu adalah Nilai rata-rata presentase 74.58 %.Kata Kunci : Kemampuan, Teks Eksposisi
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN TEKNIK SCANNING MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU paulina, yanti -; Handayani, Dinda Rike; Zakaria, Jelita -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1714

Abstract

AbstrakMasalah penelitian ini adalah bagaimanakah Kemampuan Membaca Cepat Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan Teknik Scanning. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pendeskripsian kemampuan membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning. Metode yang digunakan adalah metode metode deskriftip kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes. Teknik analisis data adalah (1) Menghitung kecepatan membaca, (2) Menghitung presentase pemahaman isi bacaan, (3) Menghitung rata rata kemampuan membaca. Hasil penelitian ini adalah (1) kecepatan membaca mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning  adalah 6 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori kurang,  21 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori cukup, dan 38 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori Baik. Secara keseluruhan jumlah kecepatan membaca adalah 200 kpm masuk ke dalam kategori baik., (2) Kemampuan pemahaman mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning dalam memperoleh isi bacaan yang telah dihitung dan dimasukkan ke dalam rumus persentase pemahaman isi bacaan, diperoleh hasil sebanyak 5 orang  mahasiswa dapat menjawab dengan benar 10 soal dari 10 soal dengn persentase 100%. Selanjutnya 25 orang mahasiswa dapat menjawab dengan benar  soal dengan persentase 80%. Berikutnya adalah sebanyak 18 orang mahasiswa dapat menjawab 3 soal dengan persentase 60%. Kemudian sebanyak  12 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 40%, dan yang terakhir sebanyak  5 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 20%. Maka persentase pemahaman mahasiswa secara keseluruhan yaitu 63% masuk ke dalam kategori cukup, (3) Kemampuan rata-rata membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning adalah 64,2% masuk dalam kategori cukup. Diharapkan hasil penelitian dijadikan bahan informasi dan masukan bagi pembaca guna memperluas pengetahuan dan kemampuan  nahasiswa  tentang  membaca  scanning  untuk menemukan informasi secara cepat.
PERGESERAN BAHASA REJANG PADA MASYARAKAT DI DESA WONOHARJO KECAMATAN GIRI MULYA BENGKULU UTARA Paulina, Yanti -; Haryati, Erni -
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2888

Abstract

                                                                            AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah Apa penyebab terjadinya pergeseran bahasa Rejang di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya Bengkulu Utara? Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan penyebab terjadinya pergeseran bahasa Rejang di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya Bengkulu. Manfaat penelitian ini adalah, (1) Dapat membuktikan salah satu penyebab pergeseran bahasa Rejang, (2) Dapat berguna untuk membantu usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Rejang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tempat penelitian terletak di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya Bengkulu Utara. Data dalam penelitian ini adalah berupa pergeseran bahasa Rejang, sedangkan sumber datanya adalah informan masyarakat transmigrasi di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya Bengkulu Utara, ciri-ciri informan yangdipilih peneliti yaitu: 1) berjenis kelamin pria atau wanita, 2) berusia 25-65 tahun, 3) Pendidikan maksimal SD-SLTP, 4) dapat berbahasa Indonesia, 5) sehat jasmani dan rohani. Pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, teknik catat. Teknik Keabsahan Data yaitu: 1) perpanjang keikutsertaan, 2) Ketekunan Pengamatan, 3) Trianggulasi, 4) Kecukupan Referensial, 5) Auditing Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan sebagai berikut; 1). Pergeseran bahasa terjadi akibat adanya proses transmigrasi atau perpindahan penduduk yang dilakukan suku Jawa kedaerah desa Wonoharjo. 2). Pergeseran bahasa juga terjadi karena jumlah penduduk suku Jawa yang jauh lebih banyak dibandingkan suku Rejang, sehingga untuk berkomunikasi digunakan bahasa Jawa, karena itulah bahasa Rejang perlahan mengalami pergeseran bahasa. Penulis menyadarai bahwa dalam penyusunan Penelitian ini masih belum sempurna maka penulis mengharapkan pada penelitian selanjutnya terhadap pergeseran bahasa Rejang akibat perpindahan penduduk pada aspek yang lain seperti dialek, tindak tutur dan lain-lain perlu penelitian yang relavan agar penelitian selanjutnya dapat dijadikan sebagai referensi.