Claim Missing Document
Check
Articles

KALIMAT IMPERATIF DALAM BAHASA PASEMAH DI KECAMATAN PADANG GUCI HILIR KABUPATEN KAUR PROVINSI BENGKULU Zakaria, Jelita -
Lateralisasi Vol 7, No 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.207

Abstract

Abstrak: Bahasa Pasemah dipergunakan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat suku Pasemah. Sebagai alat komunikasi, bahasa Pasemah mempunyai sistem bahasa yang berbeda dengan bahasa daerah lainnya. Penelitian ini membahas tentang jenis kalimat imperatif dalam bahasa Pasemah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis kalimat imperatif bahasa Pasemah.Data penelitian ini adalah berupa kalimat – kalimat imperatif bahasa Pasemah. Sumber data yang digunakan adalah masyarakat suku Pasemah yang berada di Desa Air Kering Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur. Data dikumpulkan dengan menggunakan: (1) tenik simak libat cakap (2) teknik simak bebas libat cakap (3) teknik rekaman (4) teknik catat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan langkah: mendeskripsikan data yang telah terkumpul, mengidentifikasi, mengklasifikasi dan menginterprestasikan data berdasarkan permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan bahwa kalimat imperatif bahasa terdapat lima jenis yaitu kalimat imperatif biasa, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif pemberian izin, kalimat ajakan, dan kalimat imperatif suruhan. Saran dalam penelitian ini adalah karena keterbatasan penelitai,maka penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut. Peneliti juga  mengharapkan adanya penelitian bidang lain terkait dengan bahasa pasemah.
MAKNA DAN FUNGSI SARAFAL ANAM DALAM ACARA PERNIKAHAN SUKU LEMBAK DI KELURAHAN PAGAR DEWA KECAMATAN SELEBAR KOTA BENGKULU Zakaria, Jelita; Asiyah, St.
Lateralisasi Vol 7, No 2 (2019): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i2.558

Abstract

ABSTRAK Manusia merupakan makhluk yang berbudaya.Melalui akalnya manusia dapat mengembangkan kebudayaan. Begitu juga manusia hidup dan tergantung pada kebudayaan sebagai hasil ciptaannya. Olek karena itu kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat. Suku Lembak adalah salah satu suku yang ada di Provinsi Bengkulu.Masyarakat Suku Lembak kaya dengan budaya dan sastra lisan. Seni pertunjukan Sarafal Anam merupakan salah satu budaya masyarakat Lembak yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat Lembak.Perlu diketahui bahwa budaya pertunjukan Sarafal Anam yang dimiliki oleh masyarakat suku Lembak khususnya di Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penulis simpulkan bahwa pertunjukan seni Sarafal Anam bagi masyarakat suku Lembak pada acara pernikahan di kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu memiliki makna solidaritas, kebersamaan, dan hiburan sebagai pelengkap kegembiraan terwujudnya pernikahan anak dalam suatu keluarga. Melalui seni pertunjukan Sarafal Anam nilai budaya yag terkait dengan solidaritas dan kebersamaan akan selalu terpupuk dengan baik. Khusus bagi pemyelenggara, pelaksanaan pertunjukan seni Sarafal Anam yang mereka selenggarakan adalah secara tidak lansung untuk memberitahukan kepada masyarakat lingkungan bahwa anak yang akan menikah adalah bujang dan gadis. Pertunjukan seni Sarafal Anam pada acara pernikahan masyarakat suku lembak di Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu juga memiliki beberapa fungsi, yaitu (1) sebagai hiburan, (2) fungsi pendidikan, (3) fungsi penebal emosi keagamaan, (4) fungsi estetis. Fungsi tersebut melekat pada unsur pokok dalam proses penyelenggaraan Sarafal Anam, yaitu pemeran, penyelenggara dan penonton.
PERGESERAN BAHASA LEMBAK DI KALANGAN REMAJA SUKU LEMBAK KELURAHAN PAGARDEWA KOTA BENGKULU Zakaria, Jelita -; Asiyah, St.; Paulina, Yanti
Lateralisasi Vol 8, No 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.811

Abstract

ABSTRAKKata Kunci :  Pergesesran, Bahasa Lembak Masa remaja adalah masa identitas diri. Pencarian identitas ini sering remaja lakukan pada saat berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain. Pencarian identitas diri yang dilakukan remaja pada saat berkomunikasi sering mengalami peralihan bahasa. Seperti halnya bagi remaja suku lembak Pagardewa kota Bengkulu dalam berkomunikasi.  Tujuan dari penilitian ini adalah (1) mendiskripsikan pergeseran bahasa Lembak dikalangan remaja suku Lembak Pagardewa kota Bengkulu. (2) Mendiskripsikan sebab sebab terjadinya pergeseran bahasa Lembak di kalangan remaja Suku Lembak Pagardewa Kota Bengkulu.Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Informan  dalam penelitian ini adalah remaja yang berasal dari Suku Lembak Pagardewa Kota Bengkulu. Teknik pengumpulamn data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara. Teknik analisis data yang digunakan  adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data mencakup perpanjang pengamatan, ketekunan, triagulasi. Hasi penelitian ini menunjukan Sekolah. Simpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1). Remaja Suku Lembak Pagardewa kota Bengkulu malu untuk menggunakan bahasa Lembak dalam berkomunikasi sehari-hari. 2).  Remaja suku Lembak Pagardewa Bengkulu berkomunikasi dengan orang lain menggunakan  bahasa Melayu Bengkulu dan bahasa Indonesia, karena bahasa sini lebih mudah dipahami oleh semua kalangan. Penyebab pergeseran bahasa Lembak dikalangan remaja suku Lembak Bengkulu adalah 1). sosialisasi dalam keluarga tidak emnggunakan bahasa Lembak. 2). Interaksi dengan teman dilingkungan sekitar yang beragam. 3). Sekolah yang menggunakan bahasa nasional.
PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHAFAL DI DESA KUTOREJO KABUPATEN KEPAHIANG Zakaria, Jelita -; Paulina, Yanti -
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1248

Abstract

AbstrakBahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui penguasaan kosa kata seseorang atau anak dapat mengembangkan interaksi dengan orang lain. Penguasaan kosakata Bahasa Indonesia yang dimiliki anak TK Bustanul Athafal Desa Kutorejo rendah dibanding dengan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia di sekolah TK lainnya. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak di sekolah Taman Kanak-kanak Bustanul Athafal Desa Kutorejo tersebut. Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimana penguasaan kosakata bahasa Indonesia anak usia 4-6 tahun di  Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athafal Desa Kutorejo Kabupaten Kepahiang. Tujuan peneitian mendeskripsikan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak 4-6 tahun yang sedang belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik mengolah data yaitu dengan cara editing, coding/pengkodean, tabulasi dan menghitung presentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukan  kosakata bahasa Indonesia  yang dikuasai oleh anak usia 4-6 tahun di TK Asisiah Bustanul Athfal Desa Koto Rejo Kabupaten Kepahiyang adalah: 1) Berdasarkan klarifikasi kosa kata,  kata benda lebih dominan, disusul dengan kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata bilangan, kata ganti, kata seru, kata depan, kata hubung, dan kata sandang tidak ditemukan dalam penelitian ini. 2) Berdasarkan umur, penguasaan kosakata anak umur 6 tahun lebih banyak daripada anak usia 5 dan 4 tahun. 3) Berdasarkan jenis kelamin, anak perempuan lebih banyak menguasai kosakata daripada anak laki-laki. 4) Berdasarkan pekerjaan orang tua, terlihat pada hasil penelitian bahwa anak yang orang tuanya bekerja sebagai guru berbeda penguasaan kosakatanya dengan anak yang orang tuanya bekerja sebagai petani, pedagang dan buruh. 5) Berdasarkan sosial ekonomi, terlihat bahwa anak yang memiliki sosial ekonomi bagus  penguasaan kosakatanya lebih  tinggi, sebaliknya anak yang memiliki sosial ekonomi kurang bagus penguasaan kosakatany  rendah.Kata Kunci: Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN TEKNIK SCANNING MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU paulina, yanti -; Handayani, Dinda Rike; Zakaria, Jelita -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1714

Abstract

AbstrakMasalah penelitian ini adalah bagaimanakah Kemampuan Membaca Cepat Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan Teknik Scanning. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pendeskripsian kemampuan membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning. Metode yang digunakan adalah metode metode deskriftip kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes. Teknik analisis data adalah (1) Menghitung kecepatan membaca, (2) Menghitung presentase pemahaman isi bacaan, (3) Menghitung rata rata kemampuan membaca. Hasil penelitian ini adalah (1) kecepatan membaca mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning  adalah 6 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori kurang,  21 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori cukup, dan 38 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori Baik. Secara keseluruhan jumlah kecepatan membaca adalah 200 kpm masuk ke dalam kategori baik., (2) Kemampuan pemahaman mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning dalam memperoleh isi bacaan yang telah dihitung dan dimasukkan ke dalam rumus persentase pemahaman isi bacaan, diperoleh hasil sebanyak 5 orang  mahasiswa dapat menjawab dengan benar 10 soal dari 10 soal dengn persentase 100%. Selanjutnya 25 orang mahasiswa dapat menjawab dengan benar  soal dengan persentase 80%. Berikutnya adalah sebanyak 18 orang mahasiswa dapat menjawab 3 soal dengan persentase 60%. Kemudian sebanyak  12 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 40%, dan yang terakhir sebanyak  5 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 20%. Maka persentase pemahaman mahasiswa secara keseluruhan yaitu 63% masuk ke dalam kategori cukup, (3) Kemampuan rata-rata membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning adalah 64,2% masuk dalam kategori cukup. Diharapkan hasil penelitian dijadikan bahan informasi dan masukan bagi pembaca guna memperluas pengetahuan dan kemampuan  nahasiswa  tentang  membaca  scanning  untuk menemukan informasi secara cepat.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MILEA: SUARA DARI DILAN KARYA PIDI BAIQ Zakaria, Jelita -; Yuniati, Ira -; mahdijaya, mahdijaya -; Wahyuni, Reva Eka
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1717

Abstract

AbstrakKarya sastra menurut ragamnya terbagi menjadi tiga, yaitu prosa, puisi, dan drama. Berkaitan dengan prosa fiksi umumnya dibagi menjadi dua, cerita pendek (cerpen) dan novel, persoalan yang disodorkan oleh pengarang tidak terlepas dari pengalaman kehidupan nyata sehari-hari. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis kepribadian tokoh. Menurut Sigmund Freud (dalam Koeswara, 1991: 332), membagi struktur kepribadian menjadi tiga aspek, yaitu: 1) aspek id, 2) aspek ego, dan 3) aspek superego. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kepribadian tokoh utama dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data-data penelitian ini berbentuk kutipan novel yang terkait dengan kepribadian tokoh id, ego, dan superego. Sumber data dalam  penelitian ini berupa novel yang berjudul Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq terdiri dari 360 halaman dan diterbitkan oleh Pastel Books dari Mizan. Teknik pengumpilan data dilakukan dengan cara: (a) membaca dengan teliti novel Milea: Suara dari Dilan, (b) menandai hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian tokoh utama dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq, (c) mencatat ke dalam instrument kutipan-kutipan dalam novel yang berkaitan dengan kepribadian tokoh utama dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq. Teknik analisis data dalam penelitian, yaitu: (a) mengidentifikasi masing-masing cuplikan data yang telah dicatat pada daftar data, (b) menganalisis secara jelas dan terperinci kepribadian tokoh utama dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq yang terdiri dari id, ego dan superego, dan (c) menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dalam novel Milea: Suara dari Dilan karya Pidi Baiq ditemukan sebanyak 58 kepribadian yang meliputi aspek id 20 data, aspek ego 19 data, dan aspek superego 19 data. Aspek yang paling banyak ditemukan adalah aspek id, yaitu sebanyak 20 data. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi untuk penelitian yang lebih mendalam terkhusus penelitian karya sastra yang menggunakan novel ini.
SAPAAN DALAM BAHASA NASAL DI KABUPATEN KAUR PROVINSI BENGKULU Zakaria, Jelita -; Yuniati, Ira -; Nursiyah, Nursiyah -
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2951

Abstract

AbstrakBahasa merupakan suatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia terlebih lagi karena manusia yang merupakan makhluk sosial yang saling komunikasi dan berinteraksi satu sama lain. Zaman yang sudah semakin maju sudah mulai banyak bahasa baru timbul sehingga dikhawatirkan bahasa daerah perlahan akan menghilang, terkhusus dengan Sapaan Dalam Bahasa Nasal di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti Sapaan Dalam Bahasa Nasal di Kabupataen Kaur Provinsi Bengkulu agar Sapaan dalam Bahasa Nasal di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu tetap dipertahankan. Rumusan dalam Bagaimana bentuk kata sapaan kekerabatan yang digunakan dalam bahasa Nasal di Kabupaten Kaur. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk kata sapaan dalam bahasa Nasal. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yaitu dengan cara ditranskripsikan, Menganalisis data, Mengelompokkan bentuk kata sapaan, Menginterprestasikan data, Menarik kesimpulan. Kesimpulan, dari hasil penelitian bentuk kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Nasal dapat disimpulan sebagai berikut :  Bak (bapak) Mak (ibu) Anak dan Nak (anak), Dang, Dongah, Cik (kakak laki-laki), Wo, Ngah, Odo (kakak perempuan), Adek (adik), Tamong (kakek), Sawo (nenek), Cucung, Pakdang, Bakdang, Pakwo, Pakngah, Wan, Unik, (Paman), Makdang, Makwo, Makngah, Nda, Bucik,(bibi), bak/diiringi dengan sebutan nama anak tertua (suami), Mak/diiringi dengan sebutan nama anak tertua = (istri), Dodang, Dongah, Docik (kakak ipar laki-laki),Wodang, Cikngah, Ceudo ( kakak ipar perempuan ), Adek (adik ipar), Dang/Dongah/Cik (kakak sepupu laki-laki), Wo/Ngh/Odo (kakak sepupu perempuan), Adek (adik sepupu), Bak (mertua laki-laki), Mak (mertua perempuan). Di dalam penelitian ini peneliti menyarankan untuk menjaga kelestarian bahasa daerah dan sapaan dalam bahasa Nasal agar tetap dipertahankan dan kita sebagai generasi muda harus bangga dengan bahasa daerah kita sendiri.
Pendampingan Orang Tua Peserta Didik dalam Membimbing Belajar Anak pada Masa Covid-19 di RT. 46 Pagar Dewa Kota Bengkulu Ira Yuniati; St. Asiyah; Yanti Paulina; Jelita Zakaria; Man Hakim; Hasmi Suyuthi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.316 KB) | DOI: 10.55526/pkml.v2i1.245

Abstract

Pandemi covid-19 atau dikenal virus corona, penularannya sangat cepat dan telah menyebar hampir ke semua negara, termsuk Indonesia. Untuk menekan penyebaran virus corona, maka belajar di pindahkan ke rumah masing-masing dengan daring. Dengan adanya program tersebut, banyak orang tua peserta didik merasa kesulitan dalam membimbing anaknya belajar dan mengajari anaknya ketika mempelajari mata pelajaran yang dirasa tidak bisa dikuasai anak-anak. Oleh karena itu, pendampingan orang tua peserta didik dalam membimbing anaknya yang sedang belajar di RT. 46 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu perlu dilaksanakan dengan tujuan agar orang tua peserta didik terhindar dari berbagai kesulitan yang dialami dalam pembelajaran anaknya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan masyarakat dengan cara mengajak para orang tua peserta didik diajak dan diberi penjelasan tentang bimbingan anak dan pembelajaran anak-anaknya. Langkah-langkah kegiatan meliputi: tahap perencanaan, pendataan, dan terakhir tahap pelaksanaan. Pada pelaksanaan yang disampaikan: 1) pendampingan dalam menumbuhkan semangat belajar anak, 2) menumbuhkan minat belajar anak, dan 3) mengatasi kesulitan belajar anak ketika sedang belajar.
KONTRIBUSI KAMPUS MENGAJAR 5 DALAM MENINGKATKAN LITERASI DI SDN 3 KOTA BENGKULU MELALUI MAJALAH DINDING Mella Endah Sepdiana; Syanurdin Syanurdin; Jelita Zakaria; Ajat Manjato; Septina Lisdayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kampus mengajar yang dibuat pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia guna meningkatkan literasi yang di terapkan mahasiswa kampus mengajar 5 melalui program majalah dinding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, hasil adari penelitian ini peneliti melakukan observasi dengan berkoordinasi kepada dosen pembimbing lapangan, guru pamong, dan pihak sekolah mengenai program majalah dinding kemudian melaksanakan program dengan membuat mading yang berisi informasi yang dapat menarik perhatian siswa/siswi SDN 3 Kota Bengkulu setelah itu melakukan evaluasi terhadap maalah dinding yang telah dibuat mahasiswa tim kampus mengajar angkatan 5. Hasil dari penelitian ini, Siswa/siwi dapat menambah ilmu pengetahuan, percaya diri, menampilkan hasil karya mereka, memotivasi siswa lain, dan tentunya meningkatkan literasi para siswa/siwi di SDN 3 Kota bengkulu.
PENDAMPINGAN BELAJAR MATEMATIKA ANAK-ANAK RT 05 KELURAHAN BAJAK PADA MASA PANDEMI COVID 19 Endah Nur Hasanah; Reni Kusmiarti; Septina Lisdayanti; Jelita Zakaria
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i1.3198

Abstract

Pendampingan belajar Matematika anak-anak RT 05 kelurahan Bajak dimasa pandemi covid 19 saat ini sangat penting. Masih banyak anak-anak kurang paham dan mengerti dengan materi pelajaran matematika, karena dampak adanya pandemi covid 19 yang masih berlanjut mengharuskan kegiatan belajar yang biasanya dilakukan di sekolah kini harus terpaksa dilakukan di rumah dengan menggunakan media online. Tujuan dari pendampingan belajar ini untuk memudahkan pemahaman anak-anak terhadap tugas yang diberikan guru. Pendampingan dilakukan secara luring mengajarkan anak-anak matematika dengan beberapa pertemuan. Hasil pendampingan ini, anak bisa memahami mater matematika dan dapat dengan mudah mengikuti pelajaran selama berkegiatan belajar di rumah pada masa covid 19 ini. Kata kunci: Anak-anak, Pendampingan belajar, Matematika