Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Antara Motivasi dan Minat dengan Pemahaman Teknik Passing Irawan Nugraha, Ahmad; Julianur; Tria Raharja, Andri
Jurnal Muara Olahraga Vol 7 No 2 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v7i2.3022

Abstract

Passing skills in football are basic talents that set good players apart, but there isn't much research on the psychological variables that affect skill acquisition in Indonesian schools. In May 2025, this correlational study looked at the connections between motivation, interest, and understanding of passing tactics among 31 football extracurricular students at SMAN 2 Samboja. It used Self-Determination Theory. We used the Sport Motivation Scale-II (α=0.847), the Individual Interest Scale (α=0.823), and the Understanding of Passing Techniques Scale (α=0.891) to gather data. Then, we used SPSS 26.0 to analyze the data using Pearson correlation and multiple regression. The results showed that the participants had a lot of motivation (M=5.42, SD=0.89), a lot of interest (M=4.18, SD=0.72), and a solid grasp of passing (M=3.85, SD=0.65). There were strong positive links between motivation and passing comprehension (r=0.672, p<0.001) and between curiosity and passing understanding (r=0.584, p<0.001). Motivation and interest together accounted for 52.3% of the variation in passing understanding (R²=0.523, p<0.001). Motivation was a better predictor (β=0.451) than interest (β=0.312). The results support the use of Self-Determination Theory in Indonesian sports education and suggest that encouraging independent motivation and situational interest might help students improve their technical skills in football extracurricular programs
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI (VO2MAX) PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN OLAHRAGA UMKT Nor Hidayatullah, Muhammad; Julianur
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5714

Abstract

Physical fitness particularly aerobic capacity as reflected VO₂Max is a crucial component for sports education students as prospective professionals in the fields of coaching and physical education. This study aimed to determine the physical fitness level (VO₂Max) of students in the Sports Education Study Program at the University of Muhammadiyah East Kalimantan (UMKT). The study used a survey method with the Multistage Fitness Test (Beep Test) technique. The sample consisted of 14 male students selected through purposive sampling. Data analysis used descriptive statistics in the form of mean, standard deviation, frequency, and fitness category. The results showed that the average VO₂Max of students was in the "Moderate" category with an average value of 43.5 ml/kg/min. The distribution of fitness categories was 14.3% in the Very High category, 42.9% in the High category, 42.9% in the Moderate category, and no participants in the Low or Very Low categories. These findings indicate that most students have adequate fitness levels, but increasing their aerobic exercise program is still recommended to achieve an optimal fitness profile.
ANALISIS BIOMEKANIKA TEKNIK TENDANGAN PENALTI PADA PERMAINAN FUTSAL: STUDI KASUS SMA NEGERI 1 LOA JANAN Batara Family, Azdam Mangku Batara; Julianur
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5716

Abstract

This study was motivated by the essential role of penalty-kick technique in futsal, particularly among high school students who are still developing fundamental motor skills. Penalty kicks frequently determine match outcomes and require precise control of movement. This research aimed to describe the biomechanical characteristics of penalty-kick performance among students at SMA Negeri 1 Loa Janan by examining the support-leg angle, swing-leg angle, and movement patterns across the preparation, contact, and follow-through phases. A quantitative descriptive design was employed involving two subjects selected based on their basic futsal skills. Data were collected through video recordings and analyzed using Kinovea software to obtain quantitative measurements of joint angles. The results indicate that Subject 1 demonstrated more consistent angular patterns across all phases, particularly in support-leg stability and body orientation at ball contact (mean support-leg angles: 139–169°). Subject 2 showed a larger swing-leg amplitude but less stable body control, resulting in greater angular variability between phases (range: 130–179°). These inconsistencies reduced the efficiency of force transfer and directional control during the kick. Overall, the findings confirm that biomechanical analysis provides an objective basis for evaluating and improving penalty-kick technique in school-level futsal training. The integration of motion-analysis technology is recommended to assist coaches in identifying technical errors more accurately, thereby enhancing training effectiveness, safety, and adherence to biomechanical principles.
Analisis Biomekanika Gerakan Passing Bawah pada Atlet Bola Voli Avbc Samarinda Muhammad Aldi; Julianur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2217

Abstract

Passing bawah merupakan teknik dasar yang berperan penting dalam permainan bola voli karena menjadi dasar penguasaan bola dan awal penyusunan serangan. Kualitas passing bawah dipengaruhi oleh ketepatan sudut gerak, kestabilan postur tubuh, serta kontrol gerakan lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika gerakan passing bawah pada atlet bola voli AVBC Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis biomekanika. Subjek penelitian terdiri dari dua atlet yang dianalisis menggunakan rekaman video dan perangkat lunak Kinovea. Parameter yang dianalisis meliputi sudut tumpuan, sudut ayunan lengan, sudut lutut pasca perkenaan, sudut lengan pasca perkenaan, serta fase lanjutan (follow-through). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sampel 1 memiliki sudut tumpuan 98° dan sudut ayunan lengan 168°, dengan sudut lutut pasca perkenaan 118,7° dan sudut lengan 94,7°, yang menunjukkan fleksibilitas gerak lebih besar namun kontrol lanjutan terbatas. Sampel 2 menunjukkan sudut tumpuan 132° dan sudut ayunan lengan 174°, dengan sudut lutut pasca perkenaan 135,2° dan sudut lengan 107,1°, serta follow-through yang lebih stabil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kestabilan tumpuan, ekstensi lengan, dan kualitas follow-through berpengaruh terhadap efektivitas passing bawah.
Analisis Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri 012 Tenggarong Rangga Mauladani, Vio; Julianur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2221

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar memerlukan dukungan alat peraga agar materi gerak dapat disampaikan secara konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Alat peraga berperan penting dalam meningkatkan keaktifan siswa serta membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Namun, pada kenyataannya pemanfaatan alat peraga di sekolah dasar masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari segi jumlah maupun kondisi alat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat peraga dalam pembelajaran PJOK di SD Negeri 012 Tenggarong, meliputi ketersediaan, kondisi, dan pemanfaatannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PJOK, sedangkan objek penelitian difokuskan pada alat peraga PJOK yang digunakan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki beberapa jenis alat peraga yang sebagian besar masih layak pakai dan dimanfaatkan dalam pembelajaran, terutama cone yang paling sering digunakan. Meskipun demikian, terdapat beberapa alat yang mengalami kerusakan sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penggunaan alat peraga terbukti mampu meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa selama pembelajaran PJOK. Disimpulkan bahwa alat peraga memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran PJOK yang aktif, menyenangkan, dan bermakna, meskipun masih diperlukan perbaikan dan pengadaan alat untuk menunjang pembelajaran secara optimal.
Pengaruh Kurangnya Sarana dan Prasarana terhadap Prestasi Ekstrakulikuler Bola Voli : Studi Survei pada Siswa Smpn 8 Longkali Istiqomah, Jovita; Julianur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2224

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler bola voli memiliki peran strategis dalam pengembangan prestasi dan motivasi siswa di sekolah menengah pertama. Namun, keberhasilan pembinaan olahraga sekolah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sarana dan prasarana serta pengaruhnya terhadap prestasi dan motivasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMPN 8 Longkali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif dan desain non-eksperimental. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert empat pilihan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana dan prasarana berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 80%, sedangkan 20% berada pada kategori sedang. Pada variabel prestasi dan motivasi, seluruh responden (100%) berada pada kategori sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan adanya kecenderungan hubungan searah antara keterbatasan fasilitas dengan rendahnya prestasi dan motivasi siswa. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kurangnya sarana dan prasarana berdampak negatif terhadap efektivitas pembinaan ekstrakurikuler bola voli, sehingga peningkatan dan pengadaan fasilitas olahraga menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengembangan potensi dan prestasi siswa secara berkelanjutan.