Takhuri, Takhuri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Model Discovery Learning Melalui Tutor Sebaya Dengan Kartu Soal Pada Siswa Kelas X MIA-5 SMA N 1 Balapulang Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Takhuri, Takhuri
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 3 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v3i1.55

Abstract

Peningkatan aktivitas dan hasil belajar Matematika materi sistem persamaan linier tiga variabel model Discovery Learning melalui tutor sebaya dengan kartu soal pada siswa kelas X MIA-5 SMA Negeri 1 Balapulang Semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar Matematika materi sistem persamaan linier tiga variabel model Discovery Learning melalui tutor sebaya dengan kartu soal pada siswa kelas X MIA-5 SMA Negeri 1 Balapulang Semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA-5 yang berjumlah 35 siswa 9 siswalaki-laki dan 26 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus di mana tiap siklusnya terdiri dari : 1) Planning, 2) Action, 3) Observation dan 4) Reflection. Hasil penerapan model Discovery Learning melalui tutor sebaya dengan kartu soal pada siswa kelas X MIA-5 SMA Negeri 1 Balapulang Semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 mengalami peningkatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 69% meningkat menjadi 82% pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata kelas sebesar 71,20 meningkat menjadi 80,00 pada siklus II, sedangkan prosentase tuntas belajar klasikal pada siklus I sebesar 60% meningkat menjadi 86% pada siklus II.