Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Bahasa Indonesia Integrasi Nilai-Nilai Pai Dalam Pembinaan Moralitas Siswa Sma Darul Ulum Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Nurul Huda Sumberanyar-Banyuputih-Situbondo Tahun Pelajaran 2020-2021 Agus Readi
Progresif : Media Publikasi Ilmiah Vol. 8 No. 1 (2018): PROGRESIF : MEDIA PUBLIKASI ILMIAH
Publisher : Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.048 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan yang melibatkan 2 pihak sekaligus, pihak pertama sebagai subjek pendidikan yaitu pihak yang melaksanakan pendidikan, dalam hal ini disebut guru sedangkan pihak kedua sebagai objek pendidikan yaitu pihak yang menerima pendidikan, dalam hal ini disebut siswa. Salah satu yang tidak dilepaskan dari siswa adalah soal moralitas. Problem moralitas yang terjadi pada siswa luaran harus segera dicarikan solusi karena hal ini akan merembet pada siswa yang menyandang status santri. Dampak dari problem ini sangat besar yaitu dapat mengubah emage pesantren yang dikenal dengan tempat bagi orang-orang yang bermoral. Di Indonesia Pesantren juga terkenal dengan tempat untuk mengatasi moralitas yang hancur karena Pesantren dianggap memiliki nilai spiritualitas dan religiusitas yang tinggi.
Role of the Islamic Education teacher in the Moral Improvement of Learners Abdul Muis; Hosaini hosaini; Eriyanto Eriyanto; Agus Readi
At-Tarbiyat Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education In Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v5i3.487

Abstract

This research is driven by a student's moral decadence, which is worrying and complex, for illustration beating students to teachers who died, brawls between students, and other lawless acts; from these problems, PAI teachers play a role in improving student morale. This study describes PAI teachers' role as educators, models and role models, and evaluators in improving students' morale. The research method used in this study is a descriptive qualitative approach because the researchers wanted to describe several phenomena related to the problems and problems that occurred. The results show 1) The role of the teacher as an educator in improving the morale of students at SMP N 02 AjungJember is to always explain moral values in everyday life through cults, giving a penalty, and 5 S cultural habits (smiles, greetings, Salim, polite, and courteous), 2) The role of PAI teachers as models and role models in improving students' morale, Always trying to offer good examples for students, so they give good feedback in everyday life, 3) The role of PAI teachers as evaluators in improving students' morale, mainly by providing a thorough evaluation, because evaluation discuss analytical aspects and further evaluations in affective and psychomotor aspects.
Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Mushalla sebagai Bentuk Melestarikan Kearifan Lokal Agus Readi
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 6 No. 1 (2022): Strategi Peningkatan Proses Belajar Pendidikan Islam berbasis Digital
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Building the character of students is the essence of education itself. Both characters related to God (spiritual), with oneself, with others, with the environment and with nationality. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques through data reduction, presentation and conclusion. The results of the research are: 1) strengthening character education includes spiritual aspects, social aspects and environmental aspects; 2) the constraints faced include internal and external factors
Pola interaksi Guru Dengan Murid dalam Suasana Pembelajaran Agus Readi
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 6 No. 2 (2022): 21 Desember 2022
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakanakan dengan pertimbangan yang menunjukkan bahwa masing-masing sekolah belum memaksimalkan peraktek interaksi atau belum terbina dengan baik sebagaiman dengang yang diharapkan oleh pihak sekolah. Hampir disetiap sekolah bahkan setiap guru menjalankan praktek-praktek intraksi yang dilakukan oleh para guru di kelas dan diluar kelas, sehingga tidak menggambarkan gambaran yang sebenarnya tentang inteksi yang diharapkan oleh lembaga yang terkait. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang sejarah terjdinya MTs Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo tahun ajaran 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,teknik wawancara kepada pihak yang bersangkutan, seperti para guru dan kepala sekolah serta teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data untuk dideskripsikan dan melakukan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah pertama pelaksanaan interaksi dalam suasana pembelajarane di MTs Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dilaksanakan secara rutin dalam bentuk peraktek antara guru dengan murid ,murid dengan guru dan murid dengan murid disaat berlangsungnya pproses pembelajaran dan di lain waktu. Kedua bahwasanya setiap guru harus memiliki banyak pengalaman, buku-buku dan sering ikut seminar-seminar yang berkaitan dengan pola interaksi